Kamis, 04 Jun 2026 18:56 WIB

Rayakan Imlek, Warga Surabaya Nikmati Pertunjukan Barongsai di Kya-Kya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Jan 2023 22:56 WIB
Pertunjukan barongsai di Kya-Kya
Pertunjukan barongsai di Kya-Kya

selalu.id - Ratusan Warga Surabaya antusias menyaksikan pertunjukan Jepun Chujie Fest seni Cina di Wisata Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun, Minggu (22/1/2023).

Pertama kali usai pandemi Covid-19, penggelaran seni Cina itu digelar Oleh Pemkot Surabaya dalam menyambut Hari Raya Imlek 2574 di kawasan pecinan legendaris di Surabaya yakni Wisata Kya-Kya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dengan penggelaran itu, selain mencicipi berbagai beragam sajian kuliner pecinan, warga bisa menyaksikan penampilan seni Barongsai, Dewa Rejeki, Wushu, Musik, Tradisonal Tionghoa, Tarian Bedhayan Potehi, dan Tarian Cak Juan.

Pantuan selalu.id, bundaran panggung kecil di sediakan untuk penampilan kesenian cina. Namun, pertunjukan sempat terhenti karena hujan reda turun sekitar pukul 18.30-18.40 WIB.

Meski begitu, ratusan warga tetap antusias menunggu tampilan seni momen Imlek. Barulah sekitar pukul 18.45 WIB keluar atraksi barongsai.

Tak hanya itu, saat pertunjukan barongsai mulai beraksi, banyak pengunjung memberi angpau terutama dari anak-anak kecil. Mereka, begitu asyik melihat aksi pertunjukan dan memasuki angpau kedalam mulut barongsai.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Sebanyak tiga barongsai berwarna, merah, hijau dan pink membuat masyarakat tak ingin ketinggalan mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama dan merekam aksi tarian barongsai.

Salah satu pengunjung Ardini (24) bersama tiga temannya sengaja mendatangi wisata kya-kya karena ingin melihat barongsai. Selain itu, Ia juga ingin mencoba beberapa kuliner khas cina di Kya-Kya

"Tadi datang jam 19.00 WIB. Tadi sempat hujan, berteduh di parkiran, bentar doang. Terus pas berhenti, langsung keliling ke Wisata Kya-kya. Pingin lihat barongsai terus cicip kuliner-kuliner, khususnya makanan Cina. Tadi coba kwetiau sama capcay," kata Dini.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Hal yang sama juga dirasakan salah satu pengunjung asal Sidoarjo, Jennik (25) bersama temannya jauh-jauh datang hanya untuk menyaksikan momen Tahun Baru Imlek di Wisaya Kya-Kya. Menurutnya, toleransi masyarakat antusias sambut Imlek 2574.

"Bisa terlihat toleransi masyarakat Surabaya sangat toleransi baik keturunan Chinese ataupun bukan tetap tumpah ruah di kya kya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.