Kamis, 22 Okt 2026 15:14 WIB

Rayakan Imlek, Warga Surabaya Nikmati Pertunjukan Barongsai di Kya-Kya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 22 Jan 2023 22:56 WIB
Pertunjukan barongsai di Kya-Kya
Pertunjukan barongsai di Kya-Kya

selalu.id - Ratusan Warga Surabaya antusias menyaksikan pertunjukan Jepun Chujie Fest seni Cina di Wisata Kya-Kya, Jalan Kembang Jepun, Minggu (22/1/2023).

Pertama kali usai pandemi Covid-19, penggelaran seni Cina itu digelar Oleh Pemkot Surabaya dalam menyambut Hari Raya Imlek 2574 di kawasan pecinan legendaris di Surabaya yakni Wisata Kya-Kya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Dengan penggelaran itu, selain mencicipi berbagai beragam sajian kuliner pecinan, warga bisa menyaksikan penampilan seni Barongsai, Dewa Rejeki, Wushu, Musik, Tradisonal Tionghoa, Tarian Bedhayan Potehi, dan Tarian Cak Juan.

Pantuan selalu.id, bundaran panggung kecil di sediakan untuk penampilan kesenian cina. Namun, pertunjukan sempat terhenti karena hujan reda turun sekitar pukul 18.30-18.40 WIB.

Meski begitu, ratusan warga tetap antusias menunggu tampilan seni momen Imlek. Barulah sekitar pukul 18.45 WIB keluar atraksi barongsai.

Tak hanya itu, saat pertunjukan barongsai mulai beraksi, banyak pengunjung memberi angpau terutama dari anak-anak kecil. Mereka, begitu asyik melihat aksi pertunjukan dan memasuki angpau kedalam mulut barongsai.

Baca Juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Sebanyak tiga barongsai berwarna, merah, hijau dan pink membuat masyarakat tak ingin ketinggalan mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama dan merekam aksi tarian barongsai.

Salah satu pengunjung Ardini (24) bersama tiga temannya sengaja mendatangi wisata kya-kya karena ingin melihat barongsai. Selain itu, Ia juga ingin mencoba beberapa kuliner khas cina di Kya-Kya

"Tadi datang jam 19.00 WIB. Tadi sempat hujan, berteduh di parkiran, bentar doang. Terus pas berhenti, langsung keliling ke Wisata Kya-kya. Pingin lihat barongsai terus cicip kuliner-kuliner, khususnya makanan Cina. Tadi coba kwetiau sama capcay," kata Dini.

Baca Juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta

Hal yang sama juga dirasakan salah satu pengunjung asal Sidoarjo, Jennik (25) bersama temannya jauh-jauh datang hanya untuk menyaksikan momen Tahun Baru Imlek di Wisaya Kya-Kya. Menurutnya, toleransi masyarakat antusias sambut Imlek 2574.

"Bisa terlihat toleransi masyarakat Surabaya sangat toleransi baik keturunan Chinese ataupun bukan tetap tumpah ruah di kya kya,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,