Kamis, 04 Jun 2026 08:22 WIB

Datangi PN Surabaya, Ibu Korban Kerusuhan Kanjuruhan: Kenapa Hanya 5 Tersangka?

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Jan 2023 13:29 WIB
Ibu korban menunjukkan foto mendiang anaknya
Ibu korban menunjukkan foto mendiang anaknya

selalu.id - Salah satu orangtua korban menghadiri sidang perdana Tragedi Kanjuruhan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya hari ini, Senin (16/1/2022).

Anak dari Rini Hanifah (43) merupakan korban Tragedi Kanjuruhan. Rini jauh-jauh dari Pasuruan sengaja mendatangi sidang perdana tragedi yang terjadi pada 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Anak saya yang pertama, namanya Agus Riansyah, panggilannya Tole. Saya ingin ikuti sidangnya anak saya karena saya sudah gak percaya dengan hukum Indonesia. Sudah ndak percaya lah saya,"kata Rini.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Rini berharap persidangan tersebut berjalan lancar dan lima tersangka dihukum seberat-beratnya. Rini mengaku tak percaya dengan hanya 5 orang yang ditetapkan sebagai tersangka mengingat jumlah korban mencapai ratusan.

"Ingin tau soalnya kok gini-gini aja tok mbak. 135 korban tapi tersangka kenapa kok 5 orang? Itu tanda tanya gak masuk akal lah,"ungkapmya.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Kita cuma orang kecil. Seandainya kita punya jabatan, punya nama mungkin gak kaya gini nasibnya. Dan tersangka ndak mungkin lima orang,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.