Rabu, 22 Jul 2026 02:18 WIB

Survei SSC: Elektabilitas Risma Jauh Ungguli Khofifah di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Jan 2023 19:05 WIB
Konfrensi pers survei SSC di Surabaya
Konfrensi pers survei SSC di Surabaya

selalu.id - Menteri Sosial, Tri Rismaharini masuk tiga besar dalam perolehan elektabilitas pemilihan Calon Presiden (Capres) pada hasil Lembaga Surabaya Survey Center (SCC) di Jawa Timur.

Bahkan, elektabilitas mantan Wali Kota Surabaya itu jauh menggungguli Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM

Berdasar data SSC, Risma memperoleh 10,7 Persen, sedangkan Khofifah hanya 1,4 persen saja.

Peneliti senior SCC Ikhsan Rosidi menyebut bahwa elektabilitas itu dari keinginan masyarakat Jawa Timur. Terutama Surabaya ingin melihat Risma bersaing memperebutkan kursi Presiden Indonesia, pada konstelasi politik 2024.

"Level Jawa Timur itu hampir tidak ada hari tanpa aktivitas yang dilakukan Bu Khofifah. Hanya saja begini, kadang-kadang logika rakyat itu berbeda dengan logika kami atau apalagi logika politisi," kata Ikhsan, saat pemaparan hasil SSC di Hotel Narita, Surabaya, Kamis (12/1/2023).

Sementara, melihat elektabilitas 1,4 persen milik Khofifah, menurut Ikhsan, hal tersebut menjadi tanda bahwa sosok mantan Mensos ini diinginkan masyarakat untuk memimpin Jawa Timur, ketimbang baju di Pilpres 2024.

Potret elektabilitas dari Khofifah itu bukan berarti nama Gubernur Jawa Timur cocok menjadi salah satu capres.

Baca Juga: Wapres Gibran Puji Perekonomian Jatim

"Artinya, harapan masyarakat lebih ingin Khofifah tetap ingin menjadi gubernur. Sementara Bu Risma naik menjadi salah satu calon presiden," jelasnya.

Selain nama Khofifah, elektabilitas Risma juga mengungguli capres Partai NasDem Anies Baswedan (9,3 persen). Kemudian, Ganjar Pranowo nomor urut pertama elektabiltas tertinggi yakni 34,6 persen.

Berikut hasil survey elektabilitas sejumlah sosok potensial untuk Pilpres 2024 :

1. Ganjar Pranowo 34,6 persen.
2. Prabowo Subianto 16,3 persen.
3. Tri Rismaharini 10,7 persen.
4. Anies Baswedan 9,3 persen.
5. Agus Harimurti Yudhoyono 3,9 persen.
6. Puan Maharani 3,5 persen.
7. Erick Thohir 3,3 persen.
8. Ridwan Kamil 3,2 persen.
9. Sandiago Uno 2,0 persen.
10. Khofifah Indar Parawansa 1,4 persen.
11. Andika Perkasa 1,4 persen.
12. Airlangga Hartarto 1,3 persen.
13. Mahfud MD 0,8 persen.
14. Muhaimin Iskandar 0,6 persen.
15. Lainnya 0,8 persen.
16. Tidak memilih/tidak mengetahui (TT/TM) 6,9 persen.

Baca Juga: Khofifah Sebut KCL Singhasari Buka Dua Prodi Baru pada 2027, Berikut Cara Daftarnya

Sekadar diketahui, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan mulai 1-10 Januari 2023, di 31 Kecamatan di Kota Surabaya.

Survey SCC ini melibatkan 1.200 responden, dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.