Sabtu, 26 Sep 2026 21:32 WIB

Survei SSC: Elektabilitas Risma Jauh Ungguli Khofifah di Jawa Timur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Jan 2023 19:05 WIB
Konfrensi pers survei SSC di Surabaya
Konfrensi pers survei SSC di Surabaya

selalu.id - Menteri Sosial, Tri Rismaharini masuk tiga besar dalam perolehan elektabilitas pemilihan Calon Presiden (Capres) pada hasil Lembaga Surabaya Survey Center (SCC) di Jawa Timur.

Bahkan, elektabilitas mantan Wali Kota Surabaya itu jauh menggungguli Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Iddah Politik, Semangat Kembali ke Akar dalam Muktamar ke-35 NU

Berdasar data SSC, Risma memperoleh 10,7 Persen, sedangkan Khofifah hanya 1,4 persen saja.

Peneliti senior SCC Ikhsan Rosidi menyebut bahwa elektabilitas itu dari keinginan masyarakat Jawa Timur. Terutama Surabaya ingin melihat Risma bersaing memperebutkan kursi Presiden Indonesia, pada konstelasi politik 2024.

"Level Jawa Timur itu hampir tidak ada hari tanpa aktivitas yang dilakukan Bu Khofifah. Hanya saja begini, kadang-kadang logika rakyat itu berbeda dengan logika kami atau apalagi logika politisi," kata Ikhsan, saat pemaparan hasil SSC di Hotel Narita, Surabaya, Kamis (12/1/2023).

Sementara, melihat elektabilitas 1,4 persen milik Khofifah, menurut Ikhsan, hal tersebut menjadi tanda bahwa sosok mantan Mensos ini diinginkan masyarakat untuk memimpin Jawa Timur, ketimbang baju di Pilpres 2024.

Potret elektabilitas dari Khofifah itu bukan berarti nama Gubernur Jawa Timur cocok menjadi salah satu capres.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

"Artinya, harapan masyarakat lebih ingin Khofifah tetap ingin menjadi gubernur. Sementara Bu Risma naik menjadi salah satu calon presiden," jelasnya.

Selain nama Khofifah, elektabilitas Risma juga mengungguli capres Partai NasDem Anies Baswedan (9,3 persen). Kemudian, Ganjar Pranowo nomor urut pertama elektabiltas tertinggi yakni 34,6 persen.

Berikut hasil survey elektabilitas sejumlah sosok potensial untuk Pilpres 2024 :

1. Ganjar Pranowo 34,6 persen.
2. Prabowo Subianto 16,3 persen.
3. Tri Rismaharini 10,7 persen.
4. Anies Baswedan 9,3 persen.
5. Agus Harimurti Yudhoyono 3,9 persen.
6. Puan Maharani 3,5 persen.
7. Erick Thohir 3,3 persen.
8. Ridwan Kamil 3,2 persen.
9. Sandiago Uno 2,0 persen.
10. Khofifah Indar Parawansa 1,4 persen.
11. Andika Perkasa 1,4 persen.
12. Airlangga Hartarto 1,3 persen.
13. Mahfud MD 0,8 persen.
14. Muhaimin Iskandar 0,6 persen.
15. Lainnya 0,8 persen.
16. Tidak memilih/tidak mengetahui (TT/TM) 6,9 persen.

Baca Juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik

Sekadar diketahui, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan mulai 1-10 Januari 2023, di 31 Kecamatan di Kota Surabaya.

Survey SCC ini melibatkan 1.200 responden, dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bupati Sidoarjo Tekankan Sinergi Kades BPD, Perencanaan Pembangunan 2027 Harus Dimulai Sekarang

Ia juga mengingatkan BPD bukan lawan, melainkan mitra kerja kades.

Festival Gamelan Kahuripan 2026, Siswa Sidoarjo Jadi Garda Pelestarian Karawitan

Pada 2025 di lokasi yang sama ada 23 kelompok. Kini 2026 mencapai 33 kelompok dari pelajar dan masyarakat umum.

Motor Adu Depan Mobil di Mojokerto, Satpam Berangkat Kerja Tewas

Akibat kecelakaan tersebut, korban langsung meningga dunia di lokasi kejadian.

Respons Cepat Dugaan Luberan Air Limbah, SIERLakukan Pengecekan dan Pembersihan Saluran

Direktur Operasi PT SIER, Yohanes Deddy Setiawan, mengatakan setiap informasi yang berkaitan dengan lingkungan menjadi perhatian serius.

Kortastipidkor Polri Tetapkan Bupati Gowa jadi Tersangka Dugaan Korupsi Perizinan

Penyidik telah memeriksa sekitar 30 saksi dan empat ahli serta melakukan penggeledahan di empat lokasi.

Dittipidsiber Bareskrim Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online 1 Triliun di Thailand

Proses penangkapan dilakukan bersama Divisi Hubungan Internasional Polri, Kepolisian Thailand, dan Imigrasi Thailand.