Kamis, 04 Jun 2026 09:47 WIB

Vena Melinda Sebut Ferry Irawan Tahu Cara Menyakiti Tanpa Meninggalkan Bekas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Jan 2023 12:00 WIB
Vena Melinda bersama anaknya saat di Mapolda Jatim
Vena Melinda bersama anaknya saat di Mapolda Jatim

selalu.id - Artis Venna Melinda mengaku dirinya sering mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) selama tiga bulan terakhir. Ia menyebut Ferry seorang pesilat sehingga tahu cara menyakiti tanpa ada bekas.

"Karena dia tahu gimana menyakiti tanpa membekas,"kata Venna, saat mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Selama ini Venna hanya memendam dan diam dari kekerasan yang sering dilakukan oleh Ferry ketika cemburu dan emosi. Saat kejadian terakhir pada Minggu, 8 Januari 2023 lalu Venna mengalami kekerasan hingga hidungnya berdarah.

"Hdung saya patah karena terlalu keras, saat itu belum berdarah. Tapi saat saya bilang tolong hidung saya patah terlalu keras. Pas saya bilang patah, dia (Ferry) langsung lepasin. (Kemudian) saya berdiri, air darah itu bocor seperti air bah,"ungkap Venna.

Bahkan dari keterangan dokter yang menangani Venna, dari beberapa kekerasan oleh Ferry dengan cara dibekap, dipinting, di dorong hingga Venna mengalami kerusakan tulang rusuknya.

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Venna pun menyebut bahwa motif suaminya melakukan kekerasan tersebut karena cemburu dan marah jika tak dituruti.

"Kalau cemburu, kalau permintaanya tidak dituruti macam-macam,"terangnya.

Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya

Sementara itu, Pengacara Kondang Hotman Paris mengatakan bahwa dirinya bersama Venna Melinda mendatangi Polda Jatim untuk melengkapi keterangan tambahan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Laporan BAP kami untuk melengkapi dugaan kekerasan tersebut bukan hanya kejadian Kediri tanggal 8 (Januari). Ternyata Venna sudah mengalami 3 bulan terakhir kekerasan fisik. Dengan cara di piting, dibekap hingga tulang rusuknya retak kata dokter,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.