Rabu, 22 Jul 2026 05:29 WIB

Vena Melinda Sebut Ferry Irawan Tahu Cara Menyakiti Tanpa Meninggalkan Bekas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Jan 2023 12:00 WIB
Vena Melinda bersama anaknya saat di Mapolda Jatim
Vena Melinda bersama anaknya saat di Mapolda Jatim

selalu.id - Artis Venna Melinda mengaku dirinya sering mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) selama tiga bulan terakhir. Ia menyebut Ferry seorang pesilat sehingga tahu cara menyakiti tanpa ada bekas.

"Karena dia tahu gimana menyakiti tanpa membekas,"kata Venna, saat mendatangi Ditreskrimum Polda Jatim, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga: Perkuat Konsolidasi di Jawa Timur, Ali Mufthi Pastikan Golkar Hadir Melayani Rakyat

Selama ini Venna hanya memendam dan diam dari kekerasan yang sering dilakukan oleh Ferry ketika cemburu dan emosi. Saat kejadian terakhir pada Minggu, 8 Januari 2023 lalu Venna mengalami kekerasan hingga hidungnya berdarah.

"Hdung saya patah karena terlalu keras, saat itu belum berdarah. Tapi saat saya bilang tolong hidung saya patah terlalu keras. Pas saya bilang patah, dia (Ferry) langsung lepasin. (Kemudian) saya berdiri, air darah itu bocor seperti air bah,"ungkap Venna.

Bahkan dari keterangan dokter yang menangani Venna, dari beberapa kekerasan oleh Ferry dengan cara dibekap, dipinting, di dorong hingga Venna mengalami kerusakan tulang rusuknya.

Baca Juga: Brimob Polda Jatim Siagakan Personel dan Alutsista SAR Hadapi Ancaman Karhutla 2026

Venna pun menyebut bahwa motif suaminya melakukan kekerasan tersebut karena cemburu dan marah jika tak dituruti.

"Kalau cemburu, kalau permintaanya tidak dituruti macam-macam,"terangnya.

Baca Juga: Polres Tuban Kini Berganti jadi Polresta, Begini Pesan Khusus Kapolda Jatim

Sementara itu, Pengacara Kondang Hotman Paris mengatakan bahwa dirinya bersama Venna Melinda mendatangi Polda Jatim untuk melengkapi keterangan tambahan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) atas Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

"Laporan BAP kami untuk melengkapi dugaan kekerasan tersebut bukan hanya kejadian Kediri tanggal 8 (Januari). Ternyata Venna sudah mengalami 3 bulan terakhir kekerasan fisik. Dengan cara di piting, dibekap hingga tulang rusuknya retak kata dokter,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.