Sabtu, 13 Jun 2026 17:22 WIB

Bersama Wapres Ma'ruf Amin, Mensos Risma Serahkan Santunan Korban Gempa Cianjur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Jan 2023 10:13 WIB
Mensos Risma saat di lokasi gempa Cianjur
Mensos Risma saat di lokasi gempa Cianjur

selalu.id - Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban meninggal akibat gempa di Cianjur. Santunan diserahkan kepada 478 ahli waris masing-masing Rp15 juta, dengan nilai total Rp7,17 M.

Seremoni penyerahan santunan dilakukan di Kampung Lanjung, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Selain menyerahkan santunan, Wapres juga menyerahkan 2.000 paket sembako kepada masyarakat.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Dalam keterangannya di hadapan media, Mensos mengimbau kepada ahli waris agar menggunakan santunan sesuai dengan kebutuhan dan dapat berhemat.

"Kalau misalkan kebutuhan makan kan bisa dipenuhi dari dapur umum.Jadi tidak perlu mengadakan sendiri. Yang kedua bisa berhemat," katanya saat ditemui di lokasi pengungsian Lapangan Jagaraksa, Warungkondang pada Rabu (4/1/2023).

Pada giatnya ke Warungkondang, Mensos meninjau langsung proses penyaluran santunan. Adapun santunan disalurkan dengan metode _cash transfer_ dimana masyarakat dibuatkan rekening tabungan dan ATM untuk mengambil dana.

Kemensos sendiri menyiapkan petugas untuk melakukan verifikasi data penerima santunan. Proses pengambilan santunan berjalan kondusif. Masyarakat yang datang dapat langsung membuka rekening tabungan dibantu oleh petugas bank dan langsung mengambil uang melalui ATM keliling yang disediakan di lokasi Lapangan Jagaraksa Warungkondang.

Meskipun mendapatkan bantuan dari pemerintah, Mensos berharap masyarakat bisa berdaya dan mendapatkan penghasilan walaupun tinggal di pengungsian.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

"Makanya di sini beberapa kita ajarkan bagaimana mereka bisa mencari nafkah melalui dapur kreasi," ujarnya.

Tim Kementerian Sosial, lanjut Mensos, telah mengajarkan masyarakat agar mampu mandiri dan mengelola kebutuhan yang berhubungan dengan pengungsian secara swadaya. Upaya ini untuk mengantisipasi jika masa tanggap darurat tidak diperpanjang.

"Tagana (Taruna Siaga Bencana) harus melatih ibu-ibu warga sekitar untuk mereka bisa mandiri. Kita akan bantu untuk kebutuhannya tapi mereka bisa kerjakan sendiri," kata mantan Walikota Surabaya itu.

Sejak gempa terjadi, Mensos telah menerjunkan 1.600 personel dari unit-uni teknis yang ada di Kemensos. Selain itu, sebanyak lebih dari 600 orang tagana juga disiagakan di lokasi pengungsian. Tagana yang menjadi relawan di Cianjur dikerahkan dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, dan daerah lainnya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Sementara itu, sebelum mendampingi Wapres, Risma sempat meninjau kondisi terkini masyarakat terdampak gempa di RT03, RW07 Kampung Gunung Lanjung Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang. Bersama dengan masyarakat dan Tagana, Mensos mendirikan tenda dan menyerahkan bantuan untuk pendirian dapur umum.

Saat ini, masyarakat masih tinggal di tenda darurat dekat yang didirikan dekat dengan rumah mereka. Melihat hal itu, Mensos berencana akan mendirikan hunian sementara yang akan dibangun secara gotong royong dengan tagana dan masyarakat. Risma berharap rencana ini bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Penyerahan santunan oleh Wapres merupakan kesempatan kedua. Adapun santunan tahap I telah diserahkan oleh Presiden RI pada tanggal 9 Desember 2022. Sama seperti tahap II, sebanyak 122 jiwa menerima santunan sebesar Rp15 juta, dengan total santunan senilai Rp1,8 M. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Armuji, menegaskan bahwa Gen-Z memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan partai maupun bangsa.

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.