Senin, 03 Agu 2026 02:46 WIB

Bersama Wapres Ma'ruf Amin, Mensos Risma Serahkan Santunan Korban Gempa Cianjur

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 05 Jan 2023 10:13 WIB
Mensos Risma saat di lokasi gempa Cianjur
Mensos Risma saat di lokasi gempa Cianjur

selalu.id - Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini menyerahkan santunan secara simbolis kepada ahli waris korban meninggal akibat gempa di Cianjur. Santunan diserahkan kepada 478 ahli waris masing-masing Rp15 juta, dengan nilai total Rp7,17 M.

Seremoni penyerahan santunan dilakukan di Kampung Lanjung, Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Selain menyerahkan santunan, Wapres juga menyerahkan 2.000 paket sembako kepada masyarakat.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

Dalam keterangannya di hadapan media, Mensos mengimbau kepada ahli waris agar menggunakan santunan sesuai dengan kebutuhan dan dapat berhemat.

"Kalau misalkan kebutuhan makan kan bisa dipenuhi dari dapur umum.Jadi tidak perlu mengadakan sendiri. Yang kedua bisa berhemat," katanya saat ditemui di lokasi pengungsian Lapangan Jagaraksa, Warungkondang pada Rabu (4/1/2023).

Pada giatnya ke Warungkondang, Mensos meninjau langsung proses penyaluran santunan. Adapun santunan disalurkan dengan metode _cash transfer_ dimana masyarakat dibuatkan rekening tabungan dan ATM untuk mengambil dana.

Kemensos sendiri menyiapkan petugas untuk melakukan verifikasi data penerima santunan. Proses pengambilan santunan berjalan kondusif. Masyarakat yang datang dapat langsung membuka rekening tabungan dibantu oleh petugas bank dan langsung mengambil uang melalui ATM keliling yang disediakan di lokasi Lapangan Jagaraksa Warungkondang.

Meskipun mendapatkan bantuan dari pemerintah, Mensos berharap masyarakat bisa berdaya dan mendapatkan penghasilan walaupun tinggal di pengungsian.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

"Makanya di sini beberapa kita ajarkan bagaimana mereka bisa mencari nafkah melalui dapur kreasi," ujarnya.

Tim Kementerian Sosial, lanjut Mensos, telah mengajarkan masyarakat agar mampu mandiri dan mengelola kebutuhan yang berhubungan dengan pengungsian secara swadaya. Upaya ini untuk mengantisipasi jika masa tanggap darurat tidak diperpanjang.

"Tagana (Taruna Siaga Bencana) harus melatih ibu-ibu warga sekitar untuk mereka bisa mandiri. Kita akan bantu untuk kebutuhannya tapi mereka bisa kerjakan sendiri," kata mantan Walikota Surabaya itu.

Sejak gempa terjadi, Mensos telah menerjunkan 1.600 personel dari unit-uni teknis yang ada di Kemensos. Selain itu, sebanyak lebih dari 600 orang tagana juga disiagakan di lokasi pengungsian. Tagana yang menjadi relawan di Cianjur dikerahkan dari berbagai wilayah di Indonesia seperti Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, dan daerah lainnya.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Sementara itu, sebelum mendampingi Wapres, Risma sempat meninjau kondisi terkini masyarakat terdampak gempa di RT03, RW07 Kampung Gunung Lanjung Desa Cijendil, Kecamatan Cugenang. Bersama dengan masyarakat dan Tagana, Mensos mendirikan tenda dan menyerahkan bantuan untuk pendirian dapur umum.

Saat ini, masyarakat masih tinggal di tenda darurat dekat yang didirikan dekat dengan rumah mereka. Melihat hal itu, Mensos berencana akan mendirikan hunian sementara yang akan dibangun secara gotong royong dengan tagana dan masyarakat. Risma berharap rencana ini bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Penyerahan santunan oleh Wapres merupakan kesempatan kedua. Adapun santunan tahap I telah diserahkan oleh Presiden RI pada tanggal 9 Desember 2022. Sama seperti tahap II, sebanyak 122 jiwa menerima santunan sebesar Rp15 juta, dengan total santunan senilai Rp1,8 M. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Hadiah Juara Naik jadi Rp8 M

Maruarar mengungkapkan, meski sebelumnya ada wacana menggelar laga krusial tersebut di Surabaya, namun keputusan laga akhirnya digelar di Bali.

Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Menurutnya, aspek administrasi, keamanan, hingga perlindungan bagi petugas harus menjadi perhatian utama untuk mencegah terjadinya insiden di lapangan.

Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Ida Widayati menjelaskan pihaknya langsung berkoordinasi dengan jajaran Polres setempat untuk memverifikasi kebenaran informasi yang meresahkan publik itu.

Tak Ada Ongkos Berobat? Pemkab Jember Kirim Nakes dan Dokter Spesialis Langsung ke Rumah Warga

Bupati Jember, Muhammad Fawait mengungkapkan bahwa program dengan konsep jemput bola ini lahir dari keprihatinan atas kondisi riil di lapangan.

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2 di Sumenep: Korban Selamat jadi 231, Lima Tewas

Unsur SAR hingga kini masih bersiaga di lokasi untuk melanjutkan pencarian sekaligus memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di lokasi kejadian.

Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang.