Kamis, 04 Jun 2026 12:21 WIB

Dubes Uni Eropa Kagum Masa Depan Transisi Energi Hijau Kawasan Industri SIER

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 09 Des 2022 10:20 WIB
Direktur PT SIER Didik Prasetiyono saat berkeliling kawasan SIER bersama Duta Besar Uni Eropa
Direktur PT SIER Didik Prasetiyono saat berkeliling kawasan SIER bersama Duta Besar Uni Eropa

selalu.id - Delegasi Uni Eropa yang dipimpin Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Vincent Piket mengagumi masa depan transisi energi hijau kawasan industri PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER).

"Fantastis melihat bagaimana SIER mengelola dan mengembangkan semua ini sebagai perusahaan milik negara," ujarnya di sela kunjungan delegasi Uni Eropa ke PT SIER pada Senin, (5/12/2022).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Menurut Vincent Piket, energi hijau di kawasan industri milik PT SIER sangat menarik bagi investor atau pengusaha internasional, dan bukan hanya untuk Indonesia.

"Terutama terkait kawasan hijau yang tak hanya instalasi pengolahan air limbah, tapi juga penggunaan energinya, sangat menarik" kata dia.

"Saya ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana agenda di perusahaan ini (SIER), terutama tentang iklim investasi dan kemudahan regulasi," tambah Vincent Piket.

Di tempat sama, Konsul Kehormatan Belanda di Surabaya Lily Jessica Tjokrosetio menambahkan bahwa bisnis keluarganya telah berada di SIER sejak tahun 1977.

Menurut dia, berinvestasi di kawasan SIER yang pengelolaannya dikenal sangat baik untuk bisnis memiliki banyak keuntungan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Ini sangat mungkin juga berlaku untuk investor asing. Jika ada berinvestasi di kawasan yang dikelola dan dilindungi dengan baik seperti ini maka akan lebih aman," tutur Lily.

Sementara itu, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian dari program Trade & Investment Dialogue Roadshow Visit to East Java yang berlangsung pada 5-6 Desember 2022 di Surabaya.

Turut hadir Kepala Seksi Delegasi Ekonomi dan Perdagangan Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam Marika Jakas, Kepala Kantor Jakarta untuk Investasi dan Perdagangan Polandia Cezary Filipek, dan Kepala Kamar Dagang Eropa untuk Indonesia EuroCham Gustaaf Reerink.

Selain itu turut hadir pulaKepala Komite Tetap untuk Perdagangan Multilateral Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Anne Sutanto serta Andika Saragih dan Mario Lauw dari Kantor Dukungan Bisnis Belanda NBSO.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Sedangkan, dari PT SIER dihadiri Direktur Utama Didik Prasetiyono, Direktur Keuangan Administrasi dan Manajemen Risiko Rizka Syafittri Siregar, Direktur Operasi Lussi Erniawati, serta seluruh Kepala Divisi PT SIER.

Pada kesempatan tersebut Direktur Utama PT SIER Didik Prasetiyono memperkenalkan kawasan industri yang dikelola yakni SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut) dan PIER (Pasuruan Industrial Estate Rembang), terutama berhubungan iklim investasi yang kondusif serta fasilitas-fasilitas berkaitan dengan transisi energi.

"Seperti penggunaan energi hijau di kawasan industri, instalasi pengolahan limbah, penggunaan teknologi panel surya on grid, serta rencana implementasi kendaraan listrik dan stasiun pengisiannya," kata dia. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.