Selasa, 21 Jul 2026 23:57 WIB

Kepala Sekolah SMPN 1 Surabaya Sebut Siswi yang Loncat Sering Terlihat Murung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 25 Nov 2022 16:42 WIB
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Soewandhi
Siswi SMPN 1 yang loncat dari lantai 2 sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Soewandhi

selalu.id - Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Surabaya, Hanifah menyebut siswi berisinial NPS (13) yang meloncat dari lantai 2 gedung sekolah cendrung pendiam.

Hanifah menerangkan, menurut keterangan wali kelas, siswi tersebut sering terlihat murung di sekolah.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

"Dia baru kelas 7, tadi sempat tanya ke wali kelasnya, sering murung dikelas. Memang anaknya pendiam. kalau kronologi seperti yang ada dipemberitaan (media), ada masalah keluarga," kata Hanifah, saat dihubungi selalu.id, Jumat (25/11/2022).

Meskipun pendiam, kata Hanifah, NPS justru terlihat baik-baik saja dan di lingkungan sekolah. Pun NPS bergaul baik bersama teman-temannya.

"Informasi dari Guru BK, anaknya pendiam.
Bersama teman baik, bergaul juga sama teman. Tidak ada masalah anaknya gak nakal
emang pendiam. Sebetulnya, kemarin juga kerja kelompok (bersama temannya) gak ada masalah"ujarnya.

Saat ini, NSP masih dalam perawatan di rumah sakit Soewandhi didampingi juga oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Surabaya. Rencananya NSP bakal di rehabilitasi di Shelter anak milik Pemkot Surabaya untuk mendapatkan pendampingan trauma psikis.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

"Masih di RS masih dalam pendampingan oleh DP3A, kita hanya bisa untuk mengarahkan dan mendampingi biar bisa pulih, biar trauma hilang kita konslesing juga,"ungkapnya.

Terkait adanya masalah keluarga, pihak sekolah masih mendalami permasalahan antara NSP dengan ibunya.

"Kita masih mendalami masalah NSP terhadap keluarganya. Kita tak bisa membuka semua karena kita lembaga pendidikan,"jelasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Lebih lanjut Hanifah menjelaskan, upaya untuk mencegah siswa-siswa di sekolahnya untuk tidak terjadi lagi, pihak sekolah mengimbau kepada siswa-siwa dan memberikan edukasi agar lebih peduli terhadap lawan-kawannya.

"Kebetualn hari Jumat ada keputrian dan ada salat jumat, kita sekaligus berdoa bersama untuk NSP, serta kita mengedukasikan mereka menyentuh empati mereka. Jadi kalau ada teman terlihat murung, diharapkan teman yang lain peduli," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.