Selasa, 21 Jul 2026 07:46 WIB

PDAM Surabaya Pelototi Pelanggan Bersubsidi, Dirut: Yang Tidak Pantas Ya Dicabut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Nov 2022 12:41 WIB
Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.
Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.

selalu.id - PDAM Surya Sembada Surabaya mulai menerapkan penyesuaian tarif air untuk konsumennya. PDAM menyebut akan memberlakukan aturan tegas terkait subsidi bagi konsumen. Hal ini diungkap oleh Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.

"Berkeadilan itu, siapa yang pantas disubsidi ya harus disubsidi, yang tidak pantas ya harus dicabut,"kata Direktur Utama PDAM Surya Sembada Arief Wisnu, Rabu (21/11/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Arief Wisnu mengatakan, rencana tersebut tentu tidak dengan biaya yang sedikit. Pihaknya, saat ini sedang menghitung untuk prinsip tarifnya dan nantinya yang memutuskan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Nanti kami sampaikan lagi ke Wali Kota, mungkin 1-2 hari ini diharapkan beliau sudah memutuskan. Kalau angka, hampir tiap tahun sekitar 50-60 miliar angka subsidinya,"ujarnya.

"Soal keputusan akhir, bagaimana subsidinya dan siapa yang disubsidi itu hak sepenuhnya dari Wali Kota, karena batas akhir penetapan adalah akhir bulan November 2022,"lanjutnya.

Wisnu menyampaikan, penyesuaian tarif tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim. Ia menyebut besarannya yakni Rp. 2.659 per meter kubik (batas bawah).

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

"Dan angka itu yang menjadi referensi kami.
Saya kira sudah sangat wajar (penyesuain tarif) sudah clear. Kami direksi baru satu tahun tetapi dengan melihat kondisi yang ada. Kemudian melakukan proyeksi mengenai usia teknis dari peralatan produksi, saya pikir ini sesuatu yang wajar untuk dilakukan,"ungkapnya.

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan, PDAM Surabaya mempunyai pipa di atas umur kelayakan, yakni secara teknis 30-50 tahun dengan panjang 2.018 Kilometer. Menurutnya, rata-rata biaya sekita 1 miliar per kilometer. Artinya, PDAM butuh 2 Triliun.

"Total panjang pipa sekitar 6.200 kilometer, pelanggan sekarang 608.000 dari target 618.000, itu baru ngomong pipa,"jelasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Ia menambahkan, produksi air bersih PDAM Surabaya saat ini tersalur melalui pipa-pipa tua yang di dalamnya sudah banyak kotoran. Sehingga, pipa-pipa tersebut, seharusnya sudah diganti.

"Kualitas (air bersih) yang dikirimkan ke pelanggan terdampak. Ini yang kami prioritaskan secara bertahap. Makanya tahun ini 150 kilometer, kami berusaha untuk konsisten pertahun, kalau Ndak dilakukan, seperti kami menanam bom waktu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.