Senin, 02 Feb 2026 11:08 WIB

PDAM Surabaya Pelototi Pelanggan Bersubsidi, Dirut: Yang Tidak Pantas Ya Dicabut

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 23 Nov 2022 12:41 WIB
Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.
Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.

selalu.id - PDAM Surya Sembada Surabaya mulai menerapkan penyesuaian tarif air untuk konsumennya. PDAM menyebut akan memberlakukan aturan tegas terkait subsidi bagi konsumen. Hal ini diungkap oleh Direktur Utama PDAM Surya Sembada, Arief Wisnu.

"Berkeadilan itu, siapa yang pantas disubsidi ya harus disubsidi, yang tidak pantas ya harus dicabut,"kata Direktur Utama PDAM Surya Sembada Arief Wisnu, Rabu (21/11/2022).

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Arief Wisnu mengatakan, rencana tersebut tentu tidak dengan biaya yang sedikit. Pihaknya, saat ini sedang menghitung untuk prinsip tarifnya dan nantinya yang memutuskan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

"Nanti kami sampaikan lagi ke Wali Kota, mungkin 1-2 hari ini diharapkan beliau sudah memutuskan. Kalau angka, hampir tiap tahun sekitar 50-60 miliar angka subsidinya,"ujarnya.

"Soal keputusan akhir, bagaimana subsidinya dan siapa yang disubsidi itu hak sepenuhnya dari Wali Kota, karena batas akhir penetapan adalah akhir bulan November 2022,"lanjutnya.

Wisnu menyampaikan, penyesuaian tarif tersebut sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim. Ia menyebut besarannya yakni Rp. 2.659 per meter kubik (batas bawah).

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Dan angka itu yang menjadi referensi kami.
Saya kira sudah sangat wajar (penyesuain tarif) sudah clear. Kami direksi baru satu tahun tetapi dengan melihat kondisi yang ada. Kemudian melakukan proyeksi mengenai usia teknis dari peralatan produksi, saya pikir ini sesuatu yang wajar untuk dilakukan,"ungkapnya.

Lebih lanjut Wisnu menjelaskan, PDAM Surabaya mempunyai pipa di atas umur kelayakan, yakni secara teknis 30-50 tahun dengan panjang 2.018 Kilometer. Menurutnya, rata-rata biaya sekita 1 miliar per kilometer. Artinya, PDAM butuh 2 Triliun.

"Total panjang pipa sekitar 6.200 kilometer, pelanggan sekarang 608.000 dari target 618.000, itu baru ngomong pipa,"jelasnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Ia menambahkan, produksi air bersih PDAM Surabaya saat ini tersalur melalui pipa-pipa tua yang di dalamnya sudah banyak kotoran. Sehingga, pipa-pipa tersebut, seharusnya sudah diganti.

"Kualitas (air bersih) yang dikirimkan ke pelanggan terdampak. Ini yang kami prioritaskan secara bertahap. Makanya tahun ini 150 kilometer, kami berusaha untuk konsisten pertahun, kalau Ndak dilakukan, seperti kami menanam bom waktu,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.