Jumat, 05 Jun 2026 00:14 WIB

Kemensos Hadir di Bogor Salurkan Bantuan ATENSI Bagi 164 Penerima Manfaat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Nov 2022 18:37 WIB
Penyaluran bantuan Kemensos
Penyaluran bantuan Kemensos

selalu.id - Kementerian Sosial terus menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan para penerima manfaat, seperti halnya di Kabupaten Bogor. Sebanyak 164 penerima manfaat menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) senilai total Rp270.555.350 di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Sejalan dengan arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor Siti Sari Rumayanti menyatakan, bantuan ATENSI merupakan langkah nyata Kemensos hadir untuk kelompok rentan.

Baca Juga: Orang Mati Masih Terdaftar PBI JKN: Potret Rapuhnya Validasi Data Kemensos dan Dukcapil

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Siti Sari Rumayanti secara simbolis kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Mustakim. Para penerima manfaat berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor.

"Total bantuan yang diberikan tersebut terdiri dari alat bantu aksesibilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas, paket pemenuhan kebutuhan dasar berupa sembako dan nutrisi serta bantuan kewirausahaan," ujar Siti.

Penyaluran bantuan ATENSI melalui Sentra Galih Pakuan ini dilakukan selama 2 hari, yaitu pada tanggal 10 dan 11 November 2022. Dalam sambutannya, Mustakim menyatakan siap mendukung penyaluran program ATENSI kepada warganya.

"Kami siap membantu Kemensos, salah satunya kami akan berupaya mendata dan mengasesmen penerima manfaat yang membutuhkan bantuan. Jika ada yang belum terdaftar DTKS, agar segera diusulkan untuk masuk DTKS," kata Mustakim.

Pada 10 November 2022, sebanyak 54 orang penerima manfaat berkumpul di Dinas Sosial Kabupaten Bogor, 29 diantaranya merupakan para penerima alat bantu dengar.

Sebelum menerima alat bantu, satu per satu penerima manfaat diperiksa terlebih dahulu kondisi pendengarannya agar alat yang diberikan sesuai kondisi. Pemeriksaan tersebut melibatkan petugas dari Pusat Alat Bantu Dengar (ABDI).

"Pemasangan alat bantu dengar ini harus disesuaikan dengan kondisi dari pendengaran si penggunanya, jadi disini kami harus memastikan alat bantu dengar mana yang sesuai untuk mereka," ungkap Eti, salah satu petugas dari ABDI.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Pada kesempatan ini juga petugas dari ABDI memberikan edukasi kepada para penerima manfaat yang terdiri dari para lansia dan penyandang disabilitas rungu wicara tentang penggunaan alat bantu dengar.

Marsius, orangtua dari George (10) penerima alat bantu dengar mengaku sangat senang dapat menerima bantuan ini.

"Terima kasih banyak, alat bantu dengar ini sangat berguna untuk anak saya, ini akan membantu dia saat belajar di sekolah," katanya saat mendampingi anaknya di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran Sesuai DTSEN

Pada hari kedua, Sentra Galih Pakuan kembali menyalurkan alat bantu di dua lokasi. Lokasi pertama bertempat di Sentra Galih Pakuan, sebanyak 64 orang penerima manfaat datang untuk menerima alat bantu berupa kursi roda standar, kursi roda adaptif, tongkat kaki 3, tongkat penuntun adaptif, walker, kruk dan motor roda tiga.

Di lokasi kedua di Rumah Cerebral Palsy (RCP) Bogor, diberikan bantuan ATENSI terhadap 46 orang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Bantuan yang diberikan terdiri dari alat bantu khusus dan paket kewirausahaan untuk orang tua ABK. Alat bantu tersebut terdiri dari sepatu AFO, kursi roda CP, kursi CP, kursi roda travelling, walker CP, sepeda statis, sepatu ortopedi, treadmill, backslap tangan, nebulizer omron, standing frame, infra red dan guling terapi.

Sentra Galih Pakuan terus melakukan asesmen kepada penerima manfaat yang membutuhkan. Bantuan ATENSI akan disalurkan sesuai hasil asesmen kepada penerima manfaat yang terdiri dari anak, lansia, penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.