Selasa, 21 Jul 2026 01:52 WIB

Hampir 3000 Orang Pasien Covid-19 di Surabaya Dinyatakan Sembuh, Ini Datanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Jul 2020 10:52 WIB

 

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Surabaya (selalu.id) - Lebih dari dua ribu pasien Covid-19 di Kota Surabaya dinyatakan sembuh. Tren kesembuhan itu terus bertambah. Berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya hingga Kamis (2/7/2020), jumlah kumulatif pasien yang sembuh mencapai 2.737 orang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata lebih dari seratus orang. Seperti dalam satu hari kemarin, 194 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Baik yang isolasi mandiri di rumah, Hotel Asrama Haji Sukolilo, maupun rawat inap di Rumah Sakit (RS).

"Kemarin yang sembuh lebih didominasi pasien dari rawat jalan jumlahnya 155 orang,"kata Febria Rachmanita, Jumat (3/7/2020).

Febria menjelaskan, untuk pasien sembuh dari rumah sakit sebanyak 29 orang. Ia juga merinci, 29 pasien itu terdiri dari RS Premier dua orang, RS Menur dua orang, RS Adi Husada Kapasari satu orang, RSAL dua orang, RS William booth satu orang, RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dua orang, RS RKZ satu orang, RS Pura Raharja satu orang, RS Gotong Royong satu orang, RS Husada Utama empat orang, RS Siloam satu orang, RS Undaan Wetan tiga orang, RS National Hospital dua orang, serta RSUD dr Soewandhie satu orang. 

"Sisanya ada yang dari RS PHC dan RSU Haji," papar dia.

Tidak hanya itu, untuk tamu atau pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dari Hotel Asrama Haji mencapai 10 orang. 

"Mereka semua sudah menjalani test swab dengan hasil negatif. Dan langsung boleh pulang," ungkap dia.

Sementara itu, hingga saat ini total kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) dari upaya mentracing atau melacak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebanyak 4.437 orang. Mereka terdiri dari 4.026 yang sudah selesai dipantau atau sembuh. Kemudian sekitar 372 orang masih dalam pemantauan.

"Kemudian, rinciannya yang masih dalam pantauan adalah 346 orang rawat jalan dan 26 rawat inap. Lalu 39 orang meninggal," urainya.

Kepala Dinkes Kota Surabaya ini menambahkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya yakni  5.116. Dari angka itu, 2.351 adalah pasien yang selesai dipantau. Sementara itu, saat ini ada 2.463 pasien masih terus diberikan intervensi. 

"Terdiri dari 1.093 rawat inap rumah sakit, dan 1.370 rawat jalan isolasi mandiri di rumah," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.