Senin, 19 Okt 2026 21:49 WIB

Hampir 3000 Orang Pasien Covid-19 di Surabaya Dinyatakan Sembuh, Ini Datanya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 04 Jul 2020 10:52 WIB

 

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Surabaya (selalu.id) - Lebih dari dua ribu pasien Covid-19 di Kota Surabaya dinyatakan sembuh. Tren kesembuhan itu terus bertambah. Berdasarkan data terkini dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya hingga Kamis (2/7/2020), jumlah kumulatif pasien yang sembuh mencapai 2.737 orang.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, setiap harinya pasien yang sembuh rata-rata lebih dari seratus orang. Seperti dalam satu hari kemarin, 194 orang dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan. Baik yang isolasi mandiri di rumah, Hotel Asrama Haji Sukolilo, maupun rawat inap di Rumah Sakit (RS).

"Kemarin yang sembuh lebih didominasi pasien dari rawat jalan jumlahnya 155 orang,"kata Febria Rachmanita, Jumat (3/7/2020).

Febria menjelaskan, untuk pasien sembuh dari rumah sakit sebanyak 29 orang. Ia juga merinci, 29 pasien itu terdiri dari RS Premier dua orang, RS Menur dua orang, RS Adi Husada Kapasari satu orang, RSAL dua orang, RS William booth satu orang, RS Bhakti Dharma Husada (BDH) dua orang, RS RKZ satu orang, RS Pura Raharja satu orang, RS Gotong Royong satu orang, RS Husada Utama empat orang, RS Siloam satu orang, RS Undaan Wetan tiga orang, RS National Hospital dua orang, serta RSUD dr Soewandhie satu orang. 

"Sisanya ada yang dari RS PHC dan RSU Haji," papar dia.

Tidak hanya itu, untuk tamu atau pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG) dari Hotel Asrama Haji mencapai 10 orang. 

"Mereka semua sudah menjalani test swab dengan hasil negatif. Dan langsung boleh pulang," ungkap dia.

Sementara itu, hingga saat ini total kumulatif orang dalam pemantauan (ODP) dari upaya mentracing atau melacak, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sebanyak 4.437 orang. Mereka terdiri dari 4.026 yang sudah selesai dipantau atau sembuh. Kemudian sekitar 372 orang masih dalam pemantauan.

"Kemudian, rinciannya yang masih dalam pantauan adalah 346 orang rawat jalan dan 26 rawat inap. Lalu 39 orang meninggal," urainya.

Kepala Dinkes Kota Surabaya ini menambahkan, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya yakni  5.116. Dari angka itu, 2.351 adalah pasien yang selesai dipantau. Sementara itu, saat ini ada 2.463 pasien masih terus diberikan intervensi. 

"Terdiri dari 1.093 rawat inap rumah sakit, dan 1.370 rawat jalan isolasi mandiri di rumah," pungkasnya. Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.