Rabu, 22 Jul 2026 15:47 WIB

Libatkan Pelajar, Ini Langkah Pemkot Surabaya Antisipasi DBD di Musim Penghujan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Okt 2022 12:15 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya bergerak mengantisipasi penyakit Demam Berdarah Dengeu (DBD) memasuki musim penghujan tahun ini.

Pemkot Surabaya melakukan pencegahan dengan memasifkan peran Bumantik yang digerakkan oleh Kader Surabaya Hebat KSH.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Bumantik telah bergerak di masing-masing rumah warga untuk mengecek jentik-jentik, termasuk ada genangan air atau tidak.

Bahkan, Bumantik yang dilakukan KSH telah dilaksanakan baik sebelum maupun menjelang musim penghujan di masing-masing wilayah yang ada di Surabaya.

"Kami telah menggerakkan KSH, yang di dalamnya ada Bumantik dan Posyandu. Mereka ini sudah bergerak di masing - masing wilayahnya." kata Eri Cahyadi, Kamis (6/10/2022).

Eri mengatakan, Pemkot Surabaya juga telah melakukan sosialisasi bagaimana cara pengecekan jentik nyamuk di dalam rumah.

"Puskesmas-puskesmas juga sudah melakukan sosialisasi. Bagaimana di setiap rumah mencegah DBD, jangan sampai ada genangan. Ini adalah tindakan bersama, tidak bisa DBD diselesaikan sendiri oleh pemerintah," ujar Eri.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Terkait target penurunan angka DBD, lanjut Eri, Pemkot berkolaborasi dengan puskesmas dengan laporan yang sudah disediakan oleh Dinkes ketika ada temuan DBD. Kemudian bersinergi bersama seluruh RS di Surabaya agar kasusnya bisa menurun dibandingkan tahun lalu.

"Sehingga kalau ada yang sakit, maka kita harus tahu ini kenanya dimana,"jelasnya.

Apabila terjadi seperti itu, lanjut Eri, secara otomatis pihaknya melakukan cover zona agar tidak berkembang luas.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

" Dengan model ini, harapan kami bisa mengurangi DBD yang ada di Kota Surabaya dan bisa turun dari tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Untuk mengantisipasi anak-anak agar tidak terkena DBD, Dinkes Surabaya menyediakan call center. Kemudian sekolah-sekolah digerakkan untuk menjaga.

"Kita mendidik anak-anak untuk menjaga kamar mandinya. Ini loh kebersamaan. Jadi maksud saya, gerakannya harus ada pencegahannya, bukan menunggu sakitnya dulu. Kalau pencegahannya berhasil, maka secara otomatis penurunannya bisa dirasakan," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.