Kamis, 23 Jul 2026 00:23 WIB

MPR RI Apresiasi Kinerja Mensos Risma Soal Terobosan Penyediaan Air Bersih

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Okt 2022 08:53 WIB
Mensos Risma bersama Wakil Ketua MPR RI mencoba air bersih hasil bantuan Kemensos
Mensos Risma bersama Wakil Ketua MPR RI mencoba air bersih hasil bantuan Kemensos

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengambil langkah investasi jangka panjang dengan menyulap air keruh menjadi air siap minum. Hal ini dilakukan Mensos Risma bersama Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto saat meresmikan fasilitas instalasi air bersih di tujuh kecamatan di Kabupaten Serang, Banten.

"Air itu impactnya sangat besar, dampaknya panjang. Jangka pendeknya, ya diare. Untuk jangka panjangnya, kalau dia (air minum) mengandung timbal, anak bisa jadi down syndrome. Belum nanti kena kanker, kalau airnya mengandung pestisida dan lain sebagainya," kata Mensos Risma di Kecamatan Kasemen, Serang, Selasa sore (4/10/2022).

Baca Juga: Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Mensos Risma mengutarakan bahwa permasalahan air tidak bisa dipandang sebelah mata. Air bersih, dikatakan Risma, jadi sesuatu yang sangat berdampak pada, bukan hanya kesehatan orang dewasa, tapi juga pertumbuhan anak.

"Sebetulnya, solusi lokal beginilah yang bisa kita selesaikan untuk masyarakat karena impactnya besar. _Impact_ kesehatan, kemudian _impact_ kepada anak-anak, terutama terhadap pertumbuhan anak dan sebagainya, hingga peningkatan kesejahteraan," katanya.

Menurutnya, hal sesederhana mengubah air keruh menjadi air bersih dan siap untuk diminum yang dilakukannya ini menjadi penting untuk didahulukan penanganannya.

"Jadi, ini sangat urgent, menurut saya. Makanya, saya prioritaskan jika ada keluhan air di masyarakat, saya coba dahulukan penanganannya," ucap dia.

Program air bersih di Kabupaten Serang, yang dibangun dalam kurun waktu empat bulan dengan anggaran mencapai Rp3,1 miliar ini, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Mensos Risma mengakui langkahnya memfasilitasi instalasi air bersih di ketujuh kecamatan di Kabupaten Serang, tidak lepas dari usulan yang diajukan Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Sebetulnya, ini usulan Pak Yandri. Saat itu, saya cerita tentang bagaimana air di Papua, ternyata tanggapan beliau,

"Ooh, banyak itu di Serang. Kasian mereka Bu, minum dari air keruh," terang Risma mengilas balik awal mula inisiatif instalasi air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Serang.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, pada kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas langkah responsif Kemensos terhadap usulan yang disampaikan kepada Mensos Risma beberapa waktu lalu dan ditangkap dengan baik.

"Saya mengapresiasi terobosan yang luar biasa dari Kemensos untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menjawab persoalan terkait air," akunya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Lebih lanjut, lewat langkah pendekatan yang diambil Kemensos ini, ia berharap bisa menjadi pola pelayanan yang diterapkan pemerintah terhadap persoalan anak bangsa.

"Bu Mensos sudah memberikan contoh, bisa memberikan pelayanan terbaik, tadi air keruh yang tidak bisa digunakan, sekarang bisa diminum dan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Semoga ini bisa menjadi pola pelayanan pemerintah terhadap persoalan anak bangsa," katanya tegas.

Sebelumnya, masyarakat di tujuh kecamatan di Kabupaten Serang, menggunakan sumber air yang berasal dari rawa-rawa dan sumur bor yang keruh untuk keperluan sehari-hari, mulai dari mandi, memasak, hingga minum. Dengan adanya fasilitas instalasi air bersih, air yang semula keruh berubah menjadi jernih, dan siap untuk dikonsumsi tanpa perlu dimasak lagi.

Adapun, program pemberdayaan masyarakat untuk air bersih yang diresmikan Mensos Risma hari ini, menyasar tujuh kecamatan di Kabupaten Serang. Ketujuh kecamatan dimaksud yaitu Kecamatan Kasemen, Kecamatan Pontang, Kecamatan Lebak Wangi, Kecamatan Panara, Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Kragilan, dan Kecamatan Pamayaran. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari penelusuran kepatuhan pelaporan PBJT sektor makanan dan minuman untuk masa pajak 1 tahun. 

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.