Rabu, 22 Jul 2026 12:46 WIB

MPR RI Apresiasi Kinerja Mensos Risma Soal Terobosan Penyediaan Air Bersih

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 05 Okt 2022 08:53 WIB
Mensos Risma bersama Wakil Ketua MPR RI mencoba air bersih hasil bantuan Kemensos
Mensos Risma bersama Wakil Ketua MPR RI mencoba air bersih hasil bantuan Kemensos

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini mengambil langkah investasi jangka panjang dengan menyulap air keruh menjadi air siap minum. Hal ini dilakukan Mensos Risma bersama Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto saat meresmikan fasilitas instalasi air bersih di tujuh kecamatan di Kabupaten Serang, Banten.

"Air itu impactnya sangat besar, dampaknya panjang. Jangka pendeknya, ya diare. Untuk jangka panjangnya, kalau dia (air minum) mengandung timbal, anak bisa jadi down syndrome. Belum nanti kena kanker, kalau airnya mengandung pestisida dan lain sebagainya," kata Mensos Risma di Kecamatan Kasemen, Serang, Selasa sore (4/10/2022).

Baca Juga: Krisis Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Bergantung Sisa Air Hujan

Mensos Risma mengutarakan bahwa permasalahan air tidak bisa dipandang sebelah mata. Air bersih, dikatakan Risma, jadi sesuatu yang sangat berdampak pada, bukan hanya kesehatan orang dewasa, tapi juga pertumbuhan anak.

"Sebetulnya, solusi lokal beginilah yang bisa kita selesaikan untuk masyarakat karena impactnya besar. _Impact_ kesehatan, kemudian _impact_ kepada anak-anak, terutama terhadap pertumbuhan anak dan sebagainya, hingga peningkatan kesejahteraan," katanya.

Menurutnya, hal sesederhana mengubah air keruh menjadi air bersih dan siap untuk diminum yang dilakukannya ini menjadi penting untuk didahulukan penanganannya.

"Jadi, ini sangat urgent, menurut saya. Makanya, saya prioritaskan jika ada keluhan air di masyarakat, saya coba dahulukan penanganannya," ucap dia.

Program air bersih di Kabupaten Serang, yang dibangun dalam kurun waktu empat bulan dengan anggaran mencapai Rp3,1 miliar ini, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Mensos Risma mengakui langkahnya memfasilitasi instalasi air bersih di ketujuh kecamatan di Kabupaten Serang, tidak lepas dari usulan yang diajukan Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto.

Baca Juga: Demi Dongkrak Daya Beli, Pemprov Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp32,16 Miliar di Ngawi 

"Sebetulnya, ini usulan Pak Yandri. Saat itu, saya cerita tentang bagaimana air di Papua, ternyata tanggapan beliau,

"Ooh, banyak itu di Serang. Kasian mereka Bu, minum dari air keruh," terang Risma mengilas balik awal mula inisiatif instalasi air bersih untuk masyarakat di Kabupaten Serang.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto, pada kesempatan yang sama, menyampaikan apresiasi atas langkah responsif Kemensos terhadap usulan yang disampaikan kepada Mensos Risma beberapa waktu lalu dan ditangkap dengan baik.

"Saya mengapresiasi terobosan yang luar biasa dari Kemensos untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dalam menjawab persoalan terkait air," akunya.

Baca Juga: PMI Surabaya Gelar Bulan Dana, Perkuat Solidaritas hingga Kepedulian Sosial

Lebih lanjut, lewat langkah pendekatan yang diambil Kemensos ini, ia berharap bisa menjadi pola pelayanan yang diterapkan pemerintah terhadap persoalan anak bangsa.

"Bu Mensos sudah memberikan contoh, bisa memberikan pelayanan terbaik, tadi air keruh yang tidak bisa digunakan, sekarang bisa diminum dan digunakan untuk keperluan sehari-hari. Semoga ini bisa menjadi pola pelayanan pemerintah terhadap persoalan anak bangsa," katanya tegas.

Sebelumnya, masyarakat di tujuh kecamatan di Kabupaten Serang, menggunakan sumber air yang berasal dari rawa-rawa dan sumur bor yang keruh untuk keperluan sehari-hari, mulai dari mandi, memasak, hingga minum. Dengan adanya fasilitas instalasi air bersih, air yang semula keruh berubah menjadi jernih, dan siap untuk dikonsumsi tanpa perlu dimasak lagi.

Adapun, program pemberdayaan masyarakat untuk air bersih yang diresmikan Mensos Risma hari ini, menyasar tujuh kecamatan di Kabupaten Serang. Ketujuh kecamatan dimaksud yaitu Kecamatan Kasemen, Kecamatan Pontang, Kecamatan Lebak Wangi, Kecamatan Panara, Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Kragilan, dan Kecamatan Pamayaran. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.