Kamis, 04 Jun 2026 05:18 WIB

Ini Identitas Dua Polisi yang Tewas saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Okt 2022 09:33 WIB
Suasana di Stadion Kanjuruhan Malang, usai polisi menembakkan gas air mata ke suporter
Suasana di Stadion Kanjuruhan Malang, usai polisi menembakkan gas air mata ke suporter

selalu.id - Selain suporter, tercatat dua anggota kepolisian juga menjadi korban meninggal dunia pada kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Dua identitas anggota polisi tersebut yakni Bripka Andik asal Polsek Sumber Gempol, Polres Tulungagung dan Briptu Fakar Yoyok asal Polsek Dongko, Polres Trenggalek.

Baca Juga: Tampil Konsisten Sepanjang Musim, Persebaya Perpanjang Kontrak Francisco Rivera

"Bripka Andik dievakuasi di Rumah Sakit (RS) Wava Husada Kepanjen sedangkan Briptu Fajar Yoyok di evakuasi RS Hasta Brata Batu,"kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, melalui keterangan rilisnya, Minggu (1/10/2022).

Nico menjelaskan, update untuk korban yang meninggal sementara berjumlah 127 orang, diantaranya 34 orang meningal dalam stadion.

Penyebab mereka meninggal moyaritas terkena sesak nafas saat hendak keluar di satu pintu yang terjadi penumpukan orang.

"Proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas, kekurangan oksigen,"jelasnya.

"Meninggal Dunia : 127 orang, dalam perawatan 180 orang . Sedangkan untuk identitas korban masih dilakukan pendataan oleh petugas,"pungkasnya.

Sebanyak 124 meninggal dan 180 orang dibawa ke rumah sakit. (Ade/SL1)

Berikut data rumah sakit dan korban dirawat:

1. Rumah Sakit Hasta Husada Kepanjen : Pasien meninggal 4 orang dan Pasien dalam perawatan 20 orang

2. Rumah Sakit Wava Husada Kepanjen
Pasien MD 73 orang dan Pasien dalam perawatan 19 orang

3. Rumah Sakit Teja Husada Kepanjen
Pasien MD 34 orang dan Pasien dalam perawatan 6 orang

4. Rumah Sakit Kanjuruhan Kepanjen
Pasien MD 3 orang dan Pasien dalam perawatan 79 orang.

5. RSI Gondanglegi , Pasien MD6 orang
dan Pasien dalam perawatan, 25 orang

Baca Juga: Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, Golkar Jatim Gelar Nobar Final Liga Champions

6. Puskesmas Gondanglegi
Pasien dalam perawatan 6 orang

7. RS Ben Mari Pakisaji Pasien MD 1 orang dna Pasien dalam perawatan 4 orang

8. RSU Pindad Turen Pasien dalam perawatan 3 orang

9. RS. Salsabila DS. Jatikerto Kec. Kromengan
Pasien MD 4 orang dan Pasien dalam perawatan : 4 orang

10. RSBK Turen Pasien dalam perawatan 1 orang.

11. RS Saiful Anwar Kota Malang Pasien MD 2 orang

12. Pasien dalam perawatan 13 orang, Kemudian pasien dalam perawatan 6 orang

13. Rumah Sakit Kanjuruhan Kepanjen Pasien MD 3 orang

Baca Juga: Setelah Lumat Singo Edan, Bajul Ijo Taklukkan Badai Pasifik

14. Pasien dalam perawatan : 79 orang

15. RSI Gondanglegi Pasien MD : 6 orang dan Pasien dalam perawatan : 25 orang

16. Puskesmas Gondanglegi
Pasien dalam perawatan : 6 orang

17. RS Ben Mari Pakisaji Pasien MD : 1 orang dan Pasien dalam perawatan : 4 orang

18. RSU Pindad Turen
Pasien dalam perawatan : 3 orang

19. RS. Salsabila DS. Jatikerto Kec. Kromengan
Pasien MD : 4 orang dan Pasien dalam perawatan : 4 orang

20. RSBK Turen Pasien dalam perawatan : 1 orang

21. RS Saiful Anwar Kota Malang , Pasien MD : 2 orang dan Pasien dalam perawatan : 13 orang

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.