Selasa, 21 Jul 2026 08:55 WIB

Pasarkan Produk UMKM, Wali Kota Eri Jalin Kerjasama dengan Hotel se-Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 13 Sep 2022 12:01 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara penandatanganan nota kesepahaman dengan hotel
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi saat acara penandatanganan nota kesepahaman dengan hotel

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya Jalin Kerjasama dengan 58 Hotel se-Surabaya untuk menggunakan produk UMKM masyarakat.

Kerjasama itu melalui pendatangan atau Nota Kesapakatan UMKM Pemberdayaan Masyarakat oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan perwakilan 58 Hotel, di Balai Kota Surabaya, pada Senin (12/9/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Eri Cahyadi menjelaskan, Pemkot Surabaya memberikan kesempatan kepada investor untuk menanam modal di Surabaya dan akan mempermudah akses perizinan.

"Kalau ada investasi masuk harus dijaga dan jangan diganggu, nanti lari dari Surabaya karena ndak nyaman,"kata Eri, Selasa (13/9/2022).

Menurutnya, investasi yang masuk ke Surabaya, dapat mempengaruhi dampak ekonomi kehidupan warga sekitar. Sebab itu, ia melibatkan masyarakat dan UMKM.

Mulai dari pengerjaan slipper hotel, laundry, pemilihan bahan baku makanan, hingga penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar hotel.

"Pemerintah harus hadir memberikan kepastian bagi masyarakat dan ini bisa digerakkan oleh UMKM Surabaya," terangnya.

Dengan begitu, Pemkot meminta dukungan terhadap seluruh Hotel di Surabaya guna memberdayakan masyarakat.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Hal itu guna menstabilkan ekonomi msayarakat Surabaya. Nantinya, Pemkot akan melatih mereka bisa memenuhi standar keperluan hotel.

"Itu adalah tanggung jawab Pemkot Surabaya, njenengan (anda) jangan terbebani. Kalau tidak sesuai dengan standar, bisa ditolak. Kalau kami berhasil sesuai standar, maka tolong bantu warga Surabaya," ujarnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan, rencananya
APBD Pemkot Surabaya pada tahun 2023 senilai 3 triliuan akan dialokasikan untuk pemberdayaan UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Wiwiek Widayati mengatakan, penandatanganan NKB merupakan kelanjutan dari NKB pada periode pertama.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Yaitu, pada 18 Maret 2022 yang diikuti oleh 46 hotel. Kali ini dilanjutkan kembali, penandatanganan NKB untuk 58 hotel.

Wiwiek menjelaskan, poin-poin yang ditandatangani antara Pemkot Surabaya dengan para General Manager (GM) hotel, antara lain adalah pemilihan batik UMKM yang akan digunakan untuk seragam bagi karyawan dan karyawati hotel yang ada di Surabaya.

"Penggunaan slipper hotel, pengerjaan laundry hotel, pemilihan bahan baku makanan, hingga penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar hotel," kata Wiwiek. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.