Senin, 02 Feb 2026 23:32 WIB

PKS Jatim Tegas Tolak Kenaikan Harga BBM, Ini Alasannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Sep 2022 19:12 WIB
Konfrensi pers PKS Jawa Timur
Konfrensi pers PKS Jawa Timur

selalu.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur menyatakan sikap penolakan atas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan meminta Pemerintah membatalkan kebijakan tersebut.

Ketua DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan menyampaikan, kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM sangat merugikan rakyat. Sehingga, PKS meminta presiden Jokowi membatalkan kebijakan.

Baca Juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

"Pemerintah tak mempunyai empati dengan kondisi masyarakat yang saat ini krisis ekonom pasca pandemi, apalagi krisis pangan yang meningkat. Naiknya harga BBM membuat barang-barang juga ikut naik," kata Irwan, saat konferensi pers di Kantor DPW PKS Jatim, Surabaya, Selasa (6/9/2022).

Menurutnya, rakyat sudah berkali-kali terpukul dengan berbagai kondisi yang makin menghimpit rakyat. Seperti harga minyak goreng yang melambung tinggi tak terkendali.

"Belum selesai harga minyak goreng yang melonjak, harga telur meroket. Kini seluruh masyarakat semakin terpukul dengan kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi," tegasnya.

"Kita tak terima alasan pemerintah. Pemerintah punya sikap bijak dan empati bagaiaman menahan harga BBM tak bisa naik. Jangan bikin rakyat makin susah,"lanjutnya

Irwan mengungkapkan, kenaikan harga BBM bersubsidi ini akan mengundang efek domino di masyarakat. Hal ini juga berdampak menurunkan daya beli masyarakat, khususnya masyarakat kecil yang kondisi ekonominya belum pulih.

Baca Juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

"Tukang ojek, pedagang kaki lima, tukang bakso, supir angkot dan truk, buruh dan prkerja, pelaku UMKM, emak-emak, pelajar, petani, peternak, dan elemen masyarakat lainnya akan menjerit. Terpukul ekonominya dan sulit bamgkit dari keterpurukan ekonomi," ungkapnya.

Sehingga, pihaknya juga meminta kepada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga ikut menyampaikan sikap penolakan tersebut.

"Kami dari partai politik ini untuk memerintahkan fraksi PKS di seluruh Jatim serta seluruh struktur PKS dari wilayah hingga ke ranting yang ada di tingkat desa, untuk sampaikan sikap,"jelasnya.

Humas DPW PKS Jatim yang Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti menambahkan, dampak harga BBM naik ini juga ikut dirasakan oleh emak-emak, milineal maupun mahasiswa.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Mahasiswa juga masyarakat, emak-emak dan milinenal juga merasakan dampak kenaikan BBM. Pedagang pasar kulakan mengggunakan bensin untuk ke pasar, apalagi daya beli masyarakat menurun,"jelasnya.

Nantinya, Reni juga akan datang ke pasar-pasar tradisional untuk menyampaikan sikap PKS menolak kenaikan harga BBM.

"Kita juga mendorong kepada pejabat publik untuk menolak kenaikah harga BBM ini. Dampaknya juga dirasakan di Jawa Timur," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Perkuat Keandalan Pasokan Gas Bumi di Jatim, BPH Migas Dorong Roadmap FSRU

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan gas untuk sektor industri, kelistrikan, dan rumah tangga.

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah: Rakyat Butuh Pemimpin yang Jujur!

Prabowo mengatakan, harapan rakyat yang menginginkan pemimpin baik, adil, jujur, dan bekerja untuk kepentingan rakyat bukan harapan segelintir orang.