Selasa, 03 Mar 2026 13:49 WIB

Cucu Mensos Risma Diusir saat Bermain di Ciputra World, Fuad: Jangan Rasis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Sep 2022 09:13 WIB
Tempat bermain di Mal Ciputra World
Tempat bermain di Mal Ciputra World

selalu.id - Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini diusir saat bermain di Playtopia Ciputra Word Surabaya, oleh pegawai lantaran melepas masker. Balita berusia 2 tahun bernama Luigi ini adalah anak kedua dari putra sulung Risma, Fuad Benardi.

Kepada selalu.id, Fuad mengaku, anaknya diusir karena tak pakai masker saat bermain di tempat permainan tersebut. Hal itu membuatnya kecewa, sebab anaknya masih berumur dua tahun.

Baca Juga: DPRD Minta Penandaan Bangunan Dihentikan Imbas Pelabaran Sungai Kalianak Surabaya

"Anak saya umur dua tahun, memang kalau dari dulu dipakaikan masker ndak mau, mesti dicopot,"kata Fuad, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/9/2022).

Fuad menceritakan kronologi pengusiran oleh pegawai tempat bermain tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (31/8/2022) malam. Saat itu, Fuad bersama anak-anaknya berniat bermain di tempat permainan tersebut.

"Jadi istri saya bersama baby sitter terus dibuntuti oleh pegawai disana. Kita itu kaya diawasi,"jelasnya.

Petugas tersebut, lanjut Fuad, menegur dan mengusir lantaran anak bungsunya yang berusia dua tahun tidak mengenakan masker. Fuad pun mengalah dan memilih meninggalkan lokasi lantaran anaknya memang tidak mau dipakaikan masker.

"Ya sudah kita berniat keluar, karena memang kata petugasnya sudah sesuai SOP," imbuhnya.

Baca Juga: Listrik Padam hingga 4 Jam Lebih Terjadi di Kedung Tarukan Surabaya, Belum Ada Petugas

Namun alangkah terkejutnya, saat hendak keluar, Fuad melihat ada dua anak yang juga bermain tanpa mengenakan masker dan terkesan dibiarkan. Dua anak tersebut disebutkan Fuad dari fisiknya berasal dari salah satu etnis.

"Ada anak cowok sama cewek itu ndak pakai masker tapi gak ada yang ingatkan, yang cewe itu bahkan digendong sama pendampingnya dan dia posisinya dibelakang resepsionis pintu masuk tempat bermainnya itu. Itu gak ada yang peringatkan,"ungkapnya.

Melihat hal itu, Fuad lantas mempertanyakan, kenapa dua anak yang disebutkan dibiarkan, sedangkan anaknya mendapat teguran dan diminta untuk keluar dari lokasi.

Baca Juga: Pekerja Tewas di Apartemen Waterplace Surabaya, Begini Jawaban Simpel Manajemen

"Kalau mereka ngomong SOP harusnya anak yg lain ga pake masker,diingatkan atau diminta keluar, ini kok ndak ada sama sekali,"tuturnya.

Fuad pun protes dan menggunggah postingan di akun instagram bahwa tempat bermain Playtopia disebutkan rasis.

"Apa Karena kami orang jawa? Tolong @playtopia.id jangan jadi tempat bermain rasis,"postingannya di akunnya @fuadbenardi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Deretan Ratu Gaib Cantik yang Disebut Memiliki Kekuatan Sakti di Nusantara

Dalam kisah-kisah mistis, mereka diyakini mendiami beberapa wilayah di Indonesia. Ada yang disebut menguasai laut selatan hingga bagian utara laut Jawa.

Satlantas Polres Nganjuk Sabet Penghargaan dalam Operasi Lilin Semeru 2025

AKP Ivan menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan suatu kehormatan yang sangat berarti dan menjadi motivasi besar bagi Satlantas Polres Nganjuk.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pisces Angka 23 Jadi Keberuntungan, Scorpio Kurang Baik dalam Hubungan

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Dibahas lengkap.

Mengenal LUCAS, Drone Murah AS yang Bikin Pemimpin Besar Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia

Spectreworks menunjukkan kemampuan LUCAS hanya dalam sebulan setelah Angkatan Udara AS mengumumkan minat untuk mencari replika Shahed-136 buatan Iran.

Pemkot Mojokerto Terima 51 Sertifikat Aset Tanah, Ning Ita Dorong Percepatan K1 dan K2

Ning Ita meminta agar bidang tanah kategori K1 segera diproses karena statusnya sudah clear and clear, dan untuk segera menyelesaikan kategori K2.

Melihat Kemegahan Masjid Agung Al Fattah Mojokerto yang Berusia 148 Tahun

Masjid ini dulunya bernama Masjid Jami, dan saat ini bernama Masjid Agung Al Fattah. Tiang pondasi utama masih terpasang kokoh di pilar utama.