Senin, 22 Jun 2026 00:42 WIB

Cucu Mensos Risma Diusir saat Bermain di Ciputra World, Fuad: Jangan Rasis

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 01 Sep 2022 09:13 WIB
Tempat bermain di Mal Ciputra World
Tempat bermain di Mal Ciputra World

selalu.id - Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini diusir saat bermain di Playtopia Ciputra Word Surabaya, oleh pegawai lantaran melepas masker. Balita berusia 2 tahun bernama Luigi ini adalah anak kedua dari putra sulung Risma, Fuad Benardi.

Kepada selalu.id, Fuad mengaku, anaknya diusir karena tak pakai masker saat bermain di tempat permainan tersebut. Hal itu membuatnya kecewa, sebab anaknya masih berumur dua tahun.

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

"Anak saya umur dua tahun, memang kalau dari dulu dipakaikan masker ndak mau, mesti dicopot,"kata Fuad, saat dihubungi selalu.id, Kamis (1/9/2022).

Fuad menceritakan kronologi pengusiran oleh pegawai tempat bermain tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (31/8/2022) malam. Saat itu, Fuad bersama anak-anaknya berniat bermain di tempat permainan tersebut.

"Jadi istri saya bersama baby sitter terus dibuntuti oleh pegawai disana. Kita itu kaya diawasi,"jelasnya.

Petugas tersebut, lanjut Fuad, menegur dan mengusir lantaran anak bungsunya yang berusia dua tahun tidak mengenakan masker. Fuad pun mengalah dan memilih meninggalkan lokasi lantaran anaknya memang tidak mau dipakaikan masker.

"Ya sudah kita berniat keluar, karena memang kata petugasnya sudah sesuai SOP," imbuhnya.

Baca Juga: Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Namun alangkah terkejutnya, saat hendak keluar, Fuad melihat ada dua anak yang juga bermain tanpa mengenakan masker dan terkesan dibiarkan. Dua anak tersebut disebutkan Fuad dari fisiknya berasal dari salah satu etnis.

"Ada anak cowok sama cewek itu ndak pakai masker tapi gak ada yang ingatkan, yang cewe itu bahkan digendong sama pendampingnya dan dia posisinya dibelakang resepsionis pintu masuk tempat bermainnya itu. Itu gak ada yang peringatkan,"ungkapnya.

Melihat hal itu, Fuad lantas mempertanyakan, kenapa dua anak yang disebutkan dibiarkan, sedangkan anaknya mendapat teguran dan diminta untuk keluar dari lokasi.

Baca Juga: Hakim Vonis Ringan Eks Manajer Akuntasi PT Dejavu Multi Kreasi dalam Kasus Penggelapan

"Kalau mereka ngomong SOP harusnya anak yg lain ga pake masker,diingatkan atau diminta keluar, ini kok ndak ada sama sekali,"tuturnya.

Fuad pun protes dan menggunggah postingan di akun instagram bahwa tempat bermain Playtopia disebutkan rasis.

"Apa Karena kami orang jawa? Tolong @playtopia.id jangan jadi tempat bermain rasis,"postingannya di akunnya @fuadbenardi. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Telusuri Jejak Masa Kecil Bung Karno di Sidoarjo Lewat FGD

Salah satu yang kembali mencuat adalah keberadaan bangunan sekolah lama yang diduga tempat Soekarno sekolah.

Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa diarahkan berkumpul di Taman Bambu Runcing sebelum melakukan long march menuju Gedung Negara Grahadi. 

Surabaya Hasilkan Ribuan Ton Limbah B3, Tapi 46 Ton Masih Menumpuk di TPS

Menurut Maria, masih ada sejumlah pihak yang belum mampu mengelola limbah secara mandiri meskipun telah mendapatkan edukasi dari pemerintah.

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

Risky sebagai Koordinator Kabupaten Program BSPS 2024 mengatakan bahwa diperintahkan menyerahkan uang kompensasi kepada anggota dewan terebut.

Ali Mufthi Ajak Santri Teladani Perjuangan KH Sholeh Nahrawi Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Sebagai bagian dari keluarga besar santri, Ali Mufti mengaku bangga melihat Kabupaten Probolinggo dipimpin oleh seorang kiai.