Senin, 03 Agu 2026 20:56 WIB

Melihat Kemegahan Masjid Agung Al Fattah Mojokerto yang Berusia 148 Tahun

Masjid Agung Al Fattah yang berada tepat di depan Alun-alun Kota Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Masjid Agung Al Fattah yang berada tepat di depan Alun-alun Kota Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Masjid Agung Al Fattah yang berdiri megah di tengah Kota Mojokerto memiliki sejarah dan ornamen atau arsitektur majapahit serta timur tengah. Masjid bersejarah ini sudah berdiri 148 tahun.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Al Fattah, Ismail mengatakan, masjid tertua di Mojokerto ini sudah berdiri sejak tahun 1877 pada masa Bupati Mojokerto pertama yakni Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III atau Raden Ersadan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Jeruk: Cerita dari Bantaran Sungai Balongcangkring Mojokerto yang Menghidupi Sekolah

"Masjid Agung Al Fattah ini dulu bernama Masjid Jami. Pendirian itu dulu di masa Bupati Mojokerto pertama Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III atau Raden Ersadan pada tahun 1877," terang Ismail, Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, masjid tertua di Mojokerto yang berada di Lingkungan Kauman, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto atau tepatnya di depan Alun-alun Kota Onde-onde.

"Terkenal masjid tertua di Mojokerto dan saat ini bisa menampung 5.500 jamaah sampai saat ini sejak ada perluasan. Untuk kegiatan Masjid Agung Al Fattah ini mulai dari pengajian jamaah, majelis taklim, pengajian rutin atau reboan yang sudah dari awal dilakukan oleh almarhum Kiai Mudakkir Makruf," kata Ismail.

Baca Juga: 7 Penghargaan Disabet Kabupaten Mojokerto di Peringatan Harganas Ke-33 Provinsi Jatim 2026

Masjid Agung Al Fattah Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).Masjid Agung Al Fattah Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

Menurutnya, dari awal pendirian yang dulunya bernama Masjid Jami hingga saat ini bernama Masjid Agung Al Fattah. Tiang pondasi utama masih terpasang kokoh di pilar utama.

"Ketika awal pembangunan sampai rehab renovasi saat ini ada yang menjadi bukti bahwasanya masjid ini menjadi masjid yang tertua yaitu tiang soko (pondasi atau penyangga) yang ada di tengah bangunan masjid yang sudah direnovasi," jelas Ismail.

Baca Juga: Kejari Kota Mojokerto Lelang Mobil hingga Motor, Catat Tanggal dan Jamnya

Untuk arsitektur atau ornamen majapahit dan Timur Tengah. Bangunan utamanya meniru gaya Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

"Arsitekturnya adalah majapahit dikombinasi dengan arsitektur Timur Tengah, sehingga arsitektur majapahitnya akan terlihat pada ukiran yang ada yang sekiranya menampakkan majapahit, dan ada modifikasi dari khas timur tengah yang ada di Masjid Nabawi, Madinah. Pintu pintunya agak persis dengan pintu gerbang masjid yang ada di Madinah," tandas Ismail.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gagal Cari Cuan Pascabebas, Pengedar Sabu di Surabaya Kembali Masuk Bui

Kini, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tengah memburu sosok pemasok utama berinisial ND yang disinyalir sebagai penyuplai belasan poket sabu tersebut.

Lima Jenazah Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II Berhasil Diidentifikasi

Wahono menyampaikan proses identifikasi masih terus berlangsung.

Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Komunitas Kami Anak Negeri yang menyampaikan aspirasi terkait rendahnya tingkat pemasangan bendera di sejumlah wilayah Kota Pahlawan.

Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Sebelum penertiban dilaksanakan, pemerintah telah menempuh sejumlah langkah persuasif.

Pisah Sambut Kapolres Jember, Gus Fawait: Keamanan jadi Fondasi Pertumbuhan Ekonomi

Kepada AKBP Alaiddin, Gus Fawait menyampaikan ucapan selamat datang.

Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Hingga saat ini, penyelidikan memperkirakan sedikitnya terdapat lima korban di wilayah Jawa Timur.