Sabtu, 26 Sep 2026 16:25 WIB

Melihat Kemegahan Masjid Agung Al Fattah Mojokerto yang Berusia 148 Tahun

Masjid Agung Al Fattah yang berada tepat di depan Alun-alun Kota Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).
Masjid Agung Al Fattah yang berada tepat di depan Alun-alun Kota Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Masjid Agung Al Fattah yang berdiri megah di tengah Kota Mojokerto memiliki sejarah dan ornamen atau arsitektur majapahit serta timur tengah. Masjid bersejarah ini sudah berdiri 148 tahun.

Sekretaris Takmir Masjid Agung Al Fattah, Ismail mengatakan, masjid tertua di Mojokerto ini sudah berdiri sejak tahun 1877 pada masa Bupati Mojokerto pertama yakni Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III atau Raden Ersadan.

Baca Juga: Geledah Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto, KPK Sita Dokumen dan Amplop Berisi Uang

"Masjid Agung Al Fattah ini dulu bernama Masjid Jami. Pendirian itu dulu di masa Bupati Mojokerto pertama Raden Adipati Kromodjojo Adinegoro III atau Raden Ersadan pada tahun 1877," terang Ismail, Senin (2/3/2026).

Ia menambahkan, masjid tertua di Mojokerto yang berada di Lingkungan Kauman, Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto atau tepatnya di depan Alun-alun Kota Onde-onde.

"Terkenal masjid tertua di Mojokerto dan saat ini bisa menampung 5.500 jamaah sampai saat ini sejak ada perluasan. Untuk kegiatan Masjid Agung Al Fattah ini mulai dari pengajian jamaah, majelis taklim, pengajian rutin atau reboan yang sudah dari awal dilakukan oleh almarhum Kiai Mudakkir Makruf," kata Ismail.

Baca Juga: Korban KM Virgo asal Mojokerto Pulang, Keluarga Guyurkan Air Kembang

Masjid Agung Al Fattah Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).Masjid Agung Al Fattah Mojokerto. (Foto: Supri/selalu.id).

Menurutnya, dari awal pendirian yang dulunya bernama Masjid Jami hingga saat ini bernama Masjid Agung Al Fattah. Tiang pondasi utama masih terpasang kokoh di pilar utama.

"Ketika awal pembangunan sampai rehab renovasi saat ini ada yang menjadi bukti bahwasanya masjid ini menjadi masjid yang tertua yaitu tiang soko (pondasi atau penyangga) yang ada di tengah bangunan masjid yang sudah direnovasi," jelas Ismail.

Baca Juga: Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Untuk arsitektur atau ornamen majapahit dan Timur Tengah. Bangunan utamanya meniru gaya Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi.

"Arsitekturnya adalah majapahit dikombinasi dengan arsitektur Timur Tengah, sehingga arsitektur majapahitnya akan terlihat pada ukiran yang ada yang sekiranya menampakkan majapahit, dan ada modifikasi dari khas timur tengah yang ada di Masjid Nabawi, Madinah. Pintu pintunya agak persis dengan pintu gerbang masjid yang ada di Madinah," tandas Ismail.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ribuan Santri Adu Bakat dalam PORSADIN VII Jatim di Lumajang

Para juara nantinya akan mewakili Jawa Timur di PORSADIN Nasional yang rencananya digelar di Jakarta pada November 2026.

Bentuk Karakter Penolong, Pemkot Surabaya Rencanakan PMR jadi Ekskul Wajib Pilihan SD-SMP

Wali Kota Eri berpesan agar para pemuda tidak sekali-kali melupakan budaya lokal, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling membantu.

Guruh Soekarnoputra di Mata Wakil DPD PDI Perjuangan Jatim: Indonesia Kehilangan Marhaenis

selalu.id – Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Mas Guruh Soekarnoputra, Mohammad Guruh Irianto S

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia di 73 Tahun

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membenarkan kabar duka tersebut.

Layanan Home Care Pemkab Jember Dilirik Kemenkes, Jadi Inspirasi Daerah Lain

Meski begitu, Kemenkes tetap memberikan perhatian pada evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitasnya di lapangan.

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.