Senin, 02 Mar 2026 20:52 WIB

Pemkot Mojokerto Terima 51 Sertifikat Aset Tanah, Ning Ita Dorong Percepatan K1 dan K2

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat terima 51 sertifikat aset tanah. (Dok. Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat terima 51 sertifikat aset tanah. (Dok. Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto menerima penyerahan sertifikat hak pakai atas aset tanah milik Pemkot Tahun 2025 dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Mojokerto, Senin (2/3/2026).

Penyerahan dilakukan di Ruang Sabha Pambojana Rumah Rakyat dan dihadiri oleh Kepala BPN Kota Mojokerto, Solehudin.

Baca Juga: Melihat Kemegahan Masjid Agung Al Fattah Mojokerto yang Berusia 148 Tahun

Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), total aset tanah milik Pemkot Mojokerto pada 2024 tercatat sebanyak 1.370 bidang. 

Dari jumlah tersebut, 1.234 bidang telah bersertifikat per 31 Desember 2024, sedangkan 136 bidang belum bersertifikat.

Dari 136 bidang tersebut, 35 bidang masuk kategori K1 (clear and clear), 90 bidang kategori K2 (masih berperkara sehingga baru dicatat dalam buku tanah), dan 11 bidang kategori K3 (belum memenuhi syarat dan masih dalam pencatatan buku tanah).

Pada 2025, Pemkot menargetkan 50 sertifikat, namun realisasinya mencapai 51 sertifikat (26 bidang).

Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Solar Terjun dari Tol Jombang Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan apresiasi kepada BPN atas dukungan dalam percepatan sertifikasi aset daerah.

“Saya atas nama Pemerintah Kota Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada BPN Kota Mojokerto atas sinergi dalam rangka memenuhi target kinerja kami dalam MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) KPK, yaitu pensertifikatan aset yang sudah terselesaikan sebanyakb 51 sertifikat,” jelasnya.

Sertifikasi aset merupakan bagian penting dari pengamanan barang milik daerah, baik dari sisi administrasi maupun hukum. 

Baca Juga: Mirip Kapal Pesiar, Masjid Ar Rahman di Mojokerto Miliki Filosofi Mendalam

Ning Ita meminta agar bidang tanah kategori K1 segera diproses karena statusnya sudah clear and clear, dan untuk segera menyelesaikan kategori K2.

“Untuk K1 yang sudah clear and clear, saya minta bisa diproses lebih cepat dan dimasukkan dalam target penyelesaian 2026, ditambah sisanya yang K2. Semoga bisa terus menguatkan sinergi kita dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab bersama," katanya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pekerja Tewas di Apartemen Waterplace Surabaya, Begini Jawaban Simpel Manajemen

Ditanya lebih jauh soal kejadian ini, Melly belum mau menjelaskan detail. Ia mengaku saat ini masih fokus berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Pekerja Tewas Terjebak dalam Gondola Itu di Apartemen Waterplace Surabaya, Ini Identitasnya

Dalam evakuasi itu, satu pekerja dinyatakan selamat, sementara satunya meninggal dunia.

Terminal Petikemas Surabaya Perkuat Layanan Logistik Lewat Pembaruan Operasional dan Alat Baru

Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo menyatakan bahwa upaya ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan menarik kunjungan kapal lebih banyak.

Ular Piton 3 Meter Masuk Rumah Warga Babatan Indah Surabaya

Petugas mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan, karena reptil liar kerap keluar dari habitatnya dan masuk ke area permukiman.

Menteri Agama Minta Maaf soal Pernyataan Tinggalkan Zakat

Ia menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya.

Pekerja Terjebak di Gondola Apartemen Ascot Surabaya: Satu Meninggal, 1 Selamat

Peristiwa mencekam ini terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Surabaya Barat.