Rabu, 22 Jul 2026 22:28 WIB

Istri Tersangka Pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Angkat Bicara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Agu 2022 22:56 WIB
Istri tersangka kasus pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang
Istri tersangka kasus pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

selalu.id - Istri tersangka kasus pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Mas Bechi, Duhrottun muncul dan angkat bicara soal kasus yang menimpa suaminya, Jumat (12/8/2022).

Dihadapan awak media, Sunnah panggilan akrabnya, menyebut kasus tersebut merupakan fitnah dari sekelompok orang.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Sunnah mengungkapkan, dirinya merasa sedih melihat beban suaminya yang difitnah. Ia mengaku sangat mengetahui sifat Mas Bechi yang baik dan tidak diketahui publik.

"Pemberitaan itu fitnah dan keji, kami keluarga tahu masalah ini. Mereka yang belum tahu sisi baik Mas Bechi banyak kebaikan-kebaikan yang dilakukanya,"ungkap Sunnah, kepasa awak media, saat konferensi pers di Hotel Ibis Jalan Tidar Surabaya.

Misalnya, Sunnah menceritakan bahwa suaminya itu telah membangun rumah layak untuk rakyat miskin, membangun masjid, dan mefasilitasi pengobatan masyarakat yang kurang mampu

"Tapi kita gak pernah mengumbar atau pamer ke teman-teman media,"tuturnya.

Sunnah pun mengaku, juga merasa sedih bahwa hal ini menjadi beban moral dan mental yang dialami Mas Bechi.

Ia menyebut dirinya harus menjadi satu-satunya orang tua yang merawat keempat anaknya pasca Mas Bechi ditahan di Rutan kelas 1 Medaeng.

"Saya sudah melahirkan satu bulan yang lalu, apalagi Kedua anak saya sudah bisa membaca, sudah melihat kabar abahnya di televisi dan Youtube, kenapa abah ada di Tv, ada di Youtube, hal itu menjadi beban psikis bagi mereka dan bagi saya,"

Baca Juga: Komitmen Pemkot Surabaya Beri Hak Pendidikan hingga Kesehatan Korban Kekerasan Seksual

Lebih lanjut Sunnah menerangkan, dirinya yakin suaminya tersebut tidak melakukan pemerkosaan. Ia menyebut korban ialah yang mencoba merayu Mas Bechi.

""Saya tau betul, sebetulnya dia (kroban) yang senang dengan suami saya, dia yang berusaha mendekati suami saya, dengan cara merayu lewat chat, mengirim foto selfie karena saya lihat sendiri chat itu," beber Sunnah.

Saat dihadapan media, Sunnah terlihat menahan tangis dengan mata berkaca-kaca. Dia meyakinkan publik bahwa Bechi dan keluarganya adalah korban.

Sebab, atas hal ini nama keluarga besar Shiddiqiyyah sudah dicemarkan.

Baca Juga: Wali Kota Eri Minta Hukuman Berat pada Ayah di Surabaya yang Hamili Anaknya

Ia menyebut, dalam kasus ini, ada sekelompok orang yang disebut sebagai gerombolan. Gerombolan diklaim telah melalukan fitnah terhadap Mas Bechi.

"Sudah tidak satu dua kali mas Bechi difitnah, ini sudah berkali-kali mas Bechi di fitnah, tapi untuk kali ini mereka masukkan ke media, ya itu yang membuat keluarga tidak terima, berita ini negatif sekali," pungkasnya.

Ia menambahkan gerombolan tersebut adalah mantan keluarga Bechi. Mereka disebut ingin menghancurkan Bechi.

"Fitnah ini sangat keji sekali untuk hal pemerkosaan, pencabulan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.