Senin, 07 Sep 2026 00:47 WIB

Istri Tersangka Pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang Angkat Bicara

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 12 Agu 2022 22:56 WIB
Istri tersangka kasus pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang
Istri tersangka kasus pencabulan di Ponpes Shiddiqiyyah Jombang

selalu.id - Istri tersangka kasus pencabulan di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Jombang, Mas Bechi, Duhrottun muncul dan angkat bicara soal kasus yang menimpa suaminya, Jumat (12/8/2022).

Dihadapan awak media, Sunnah panggilan akrabnya, menyebut kasus tersebut merupakan fitnah dari sekelompok orang.

Baca Juga: Kisah Pilu Gadis di Surabaya, Disetubuhi Ayah Tiri Sejak SD hingga Dicekoki Ekstasi

Sunnah mengungkapkan, dirinya merasa sedih melihat beban suaminya yang difitnah. Ia mengaku sangat mengetahui sifat Mas Bechi yang baik dan tidak diketahui publik.

"Pemberitaan itu fitnah dan keji, kami keluarga tahu masalah ini. Mereka yang belum tahu sisi baik Mas Bechi banyak kebaikan-kebaikan yang dilakukanya,"ungkap Sunnah, kepasa awak media, saat konferensi pers di Hotel Ibis Jalan Tidar Surabaya.

Misalnya, Sunnah menceritakan bahwa suaminya itu telah membangun rumah layak untuk rakyat miskin, membangun masjid, dan mefasilitasi pengobatan masyarakat yang kurang mampu

"Tapi kita gak pernah mengumbar atau pamer ke teman-teman media,"tuturnya.

Sunnah pun mengaku, juga merasa sedih bahwa hal ini menjadi beban moral dan mental yang dialami Mas Bechi.

Ia menyebut dirinya harus menjadi satu-satunya orang tua yang merawat keempat anaknya pasca Mas Bechi ditahan di Rutan kelas 1 Medaeng.

"Saya sudah melahirkan satu bulan yang lalu, apalagi Kedua anak saya sudah bisa membaca, sudah melihat kabar abahnya di televisi dan Youtube, kenapa abah ada di Tv, ada di Youtube, hal itu menjadi beban psikis bagi mereka dan bagi saya,"

Baca Juga: Bareskrim Bongkar Kasus Kekerasan Seksual dan Pengantin Pesanan, Amankan Pelatih hingga Tokoh Agama

Lebih lanjut Sunnah menerangkan, dirinya yakin suaminya tersebut tidak melakukan pemerkosaan. Ia menyebut korban ialah yang mencoba merayu Mas Bechi.

""Saya tau betul, sebetulnya dia (kroban) yang senang dengan suami saya, dia yang berusaha mendekati suami saya, dengan cara merayu lewat chat, mengirim foto selfie karena saya lihat sendiri chat itu," beber Sunnah.

Saat dihadapan media, Sunnah terlihat menahan tangis dengan mata berkaca-kaca. Dia meyakinkan publik bahwa Bechi dan keluarganya adalah korban.

Sebab, atas hal ini nama keluarga besar Shiddiqiyyah sudah dicemarkan.

Baca Juga: Kisah Pilu Bunga, Gadis Tunanetra Korban Kekerasan Seksual Anak Pelimik Panti Asuhan di Surabaya

Ia menyebut, dalam kasus ini, ada sekelompok orang yang disebut sebagai gerombolan. Gerombolan diklaim telah melalukan fitnah terhadap Mas Bechi.

"Sudah tidak satu dua kali mas Bechi difitnah, ini sudah berkali-kali mas Bechi di fitnah, tapi untuk kali ini mereka masukkan ke media, ya itu yang membuat keluarga tidak terima, berita ini negatif sekali," pungkasnya.

Ia menambahkan gerombolan tersebut adalah mantan keluarga Bechi. Mereka disebut ingin menghancurkan Bechi.

"Fitnah ini sangat keji sekali untuk hal pemerkosaan, pencabulan,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.