Kamis, 04 Jun 2026 15:29 WIB

Ditinggal Jemput Anak Sekolah, Rumah di Pondok Maritim Surabaya Terbakar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 06 Agu 2022 17:06 WIB
Sisa-sisa kebakaran rumah di Pondok Maritim, Surabaya
Sisa-sisa kebakaran rumah di Pondok Maritim, Surabaya

selalu.id - Sebuah rumah di Pondok Maritim Indah Blok C1, Kecamatan Wiyung, Surabaya terbakar saat pemilik rumah sedang menjemput anaknya sekolah, Sabtu (7/8/2022).

Kebakaran tersebut diduga karena arus listrik di pendek dan merambat ke tumpukan buku hingga mengeluarkan kepulan asap.

Baca Juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (PMK) Surabaya, Dedik Irianto mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukukl 11.46 WIB dan kondisi rumah dalam keadaan kosong.

"Menurut keterangan warga sekitar, kejadian itu saat pemilik rumah sedang menjemput anaknya untuk pulang sekolah,"kata Dedik.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Kemudian, selang beberapa menit, salah satu warga yang melintas di rumah tersebut melihat kepulan asap di dalam rumah dan langsung menghubungi 112 Comand Center.

Dedik menyampaikan, petugas langsung tiba di lokasi pukul 11.50 WIB dan melakukan pembasahan serta dinyatakan kondusif 12.25 WIB.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Pada waktu petugas tiba di lokasi, api sudah padam, hanya kepulan asap. Yang terbakar tumpukan buku di ruang tamu lantai 1, untuk Lantai 2 aman,"jelasnya.

10 unit pemadam kebakaran dikerahkan dalam kejadian ini, diantaranya Unit Tempur Rayon 4 Wiyung, 1 Unit Tempur Pos Jambangan, 1 Unit Tempur Pos Waru Gunung, 6 Unit Tim Rescue. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.