Kamis, 23 Jul 2026 00:25 WIB

Produser Laskar Pelangi Bakal Bikin Film Soal Surabaya, Tunggu Tanggal Mainnya!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Agu 2022 20:13 WIB
Diskusi para pembuat film dengan Wali Kota Surabaya
Diskusi para pembuat film dengan Wali Kota Surabaya

selalu.id - Produser Film Nasional, Avesina Soebli bakal menggarap film romantis di Surabaya, mulai bulan September 2022.

Film yang berjudul 'Karena Cinta Bukan Bayangan' ini, rencananya, akan tayang di bioskop pada awal tahun 2023.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Avesine Soebli yang juga produser film dari Sepatu Presiden, Perahu Kertas hingga Laskar Pelangi ini bakal mengenalkan potensi-potensi wisata, kuliner serta budaya Surabaya pada filmnya.

"Semoga film ini bisa dinikmati. InsyaAllah sekitar kuarter pertama tahun depan. Kita akan coba mengajak para pemain-pemain yang sudah dikenal luas, sudah populer," kata Avesina, Rabu (3/8/2022).

Namun, Avesina enggan menyebut nama-nama pemeran film tersebut. Menurutnya harus dirahasiakan agar menjadi suprise.

"Mudah-mudahan jadi surprise yang akan terlibat di dalam film ini," ujarnya.

Ia pun membocorkan sedikit terkait alur cerita itu, yakni bagaimana ketika orang Surabaya itu pergi ke mana pun, maka akan kembali lagi ke Kota Surabaya.

"Ada rasa cinta, Surabaya ini nyawa. Jadi, orang dari manapun pasti pulangnya ke Surabaya. Nah, nyawa ini yang akan kita ceritakan dalam kisah cinta yang sangat manis," ungkapnya.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Film tersebut, kata dia, bakal disutradarai oleh Benni Setiawan. Yakni, sosok penulis skenario sekaligus sutradara dalam film Layangan Putus.

"Dulu pernah bikin film di Surabaya, kok kita ini bisa larut di Surabaya ingin balik lagi, ingin balik lagi. Nah, suasana hati ini yang saya ajak di dalam film ini. Karena nyawanya itu beda dengan saya datang ke kota-kota lain," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi manambahkan, Produser film telah silaturahmi ke Pemkot sekaligus meminta izin akan memproduksi film di Surabaya.

Eri pun mengaku senang Surabaya dipilih sebagai lokasi pembuatan film tersebut. Menurutnya, hal ini sesuai pemikiran dia untuk memperkenalkan Surabaya, bukan hanya dari sisi pekerjaan. Namun, dari seni hiburan.

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Karena Surabaya hari ini yang kita kenal kan luar biasa. Ada Tunjungan Romansa, Susur Sungai (Kalimas) nanti Insyaallah juga kita bentuk Kya-kya," kata Eri

Saat ditanya apakah akan terlibat dalam pembuatan film tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bakal melihat dulu bagaimana alur ceritanya. Jika dinilai alur cerita film tersebut cocok, ia pun bersedia terlibat di dalamnya.

"Ya kita lihat nanti kalau jadi orang muda ya tidak pantas, saya kan (umur) 45. Kalau misalnya nanti diajak atau diminta ya kita lihat dulu, pantas atau tidak. Kalau pantas ya dilakoni (dijalani)," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.