Senin, 07 Sep 2026 15:04 WIB

Produser Laskar Pelangi Bakal Bikin Film Soal Surabaya, Tunggu Tanggal Mainnya!

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 03 Agu 2022 20:13 WIB
Diskusi para pembuat film dengan Wali Kota Surabaya
Diskusi para pembuat film dengan Wali Kota Surabaya

selalu.id - Produser Film Nasional, Avesina Soebli bakal menggarap film romantis di Surabaya, mulai bulan September 2022.

Film yang berjudul 'Karena Cinta Bukan Bayangan' ini, rencananya, akan tayang di bioskop pada awal tahun 2023.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Avesine Soebli yang juga produser film dari Sepatu Presiden, Perahu Kertas hingga Laskar Pelangi ini bakal mengenalkan potensi-potensi wisata, kuliner serta budaya Surabaya pada filmnya.

"Semoga film ini bisa dinikmati. InsyaAllah sekitar kuarter pertama tahun depan. Kita akan coba mengajak para pemain-pemain yang sudah dikenal luas, sudah populer," kata Avesina, Rabu (3/8/2022).

Namun, Avesina enggan menyebut nama-nama pemeran film tersebut. Menurutnya harus dirahasiakan agar menjadi suprise.

"Mudah-mudahan jadi surprise yang akan terlibat di dalam film ini," ujarnya.

Ia pun membocorkan sedikit terkait alur cerita itu, yakni bagaimana ketika orang Surabaya itu pergi ke mana pun, maka akan kembali lagi ke Kota Surabaya.

"Ada rasa cinta, Surabaya ini nyawa. Jadi, orang dari manapun pasti pulangnya ke Surabaya. Nah, nyawa ini yang akan kita ceritakan dalam kisah cinta yang sangat manis," ungkapnya.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Film tersebut, kata dia, bakal disutradarai oleh Benni Setiawan. Yakni, sosok penulis skenario sekaligus sutradara dalam film Layangan Putus.

"Dulu pernah bikin film di Surabaya, kok kita ini bisa larut di Surabaya ingin balik lagi, ingin balik lagi. Nah, suasana hati ini yang saya ajak di dalam film ini. Karena nyawanya itu beda dengan saya datang ke kota-kota lain," ungkapnya.

Sementara Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi manambahkan, Produser film telah silaturahmi ke Pemkot sekaligus meminta izin akan memproduksi film di Surabaya.

Eri pun mengaku senang Surabaya dipilih sebagai lokasi pembuatan film tersebut. Menurutnya, hal ini sesuai pemikiran dia untuk memperkenalkan Surabaya, bukan hanya dari sisi pekerjaan. Namun, dari seni hiburan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Karena Surabaya hari ini yang kita kenal kan luar biasa. Ada Tunjungan Romansa, Susur Sungai (Kalimas) nanti Insyaallah juga kita bentuk Kya-kya," kata Eri

Saat ditanya apakah akan terlibat dalam pembuatan film tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bakal melihat dulu bagaimana alur ceritanya. Jika dinilai alur cerita film tersebut cocok, ia pun bersedia terlibat di dalamnya.

"Ya kita lihat nanti kalau jadi orang muda ya tidak pantas, saya kan (umur) 45. Kalau misalnya nanti diajak atau diminta ya kita lihat dulu, pantas atau tidak. Kalau pantas ya dilakoni (dijalani)," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Kurang Baik Tapi Masih Lumayan, Ini Rinciannya 

Sebagai informasi, harga buyback ini merupakan harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual kembali emasnya.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Pengangguran Lagi Beruntung, Yang Kerja juga Ada Peluang Menarik

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.