Senin, 02 Feb 2026 00:54 WIB

Dukung Pemberdayaan Ekonomi Papua, Mensos Risma Serahkan Bantuan di Waropen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 23 Jul 2022 11:39 WIB
Mensos Risma saat memberikan bantuan di Papua
Mensos Risma saat memberikan bantuan di Papua

selalu.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Waropen, Papua pada Jum'at (22/7/2022) kemarin. Kunjungan dilakukan dengan agenda penyerahan bantuan hibah untuk pelayanan pada sidang XVIII Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua, Klasis GKI Waropen.

"Saya atas nama pemerintah menyampaikan selamat atas sidang XVIII Sinode GKI di Tanah Papua ini. Mudah-mudahan ini bisa meneruskan pergerakan pembangunan manusia di Papua," tutur Mensos Risma dalam sambutannya.

Baca Juga: Warga Pacarkeling Surabaya Mengadu Tak Kebagian Bansos, Begini Faktanya

Bantuan yang diberikan dari Kementerian Sosial sejumlah total Rp. 4.7 milyar. Bantuan ini terdiri dari Veltbed 2000 unit, kasur 2000 unit, selimut 2000 unit, peralatan dapur umum 25 paket, profil tank 50 unit, beras 30.000 kg, solar cell PJUTS 25 MW + tiang 3 M 100 unit, Solar cell SHS 25 MW 100 unit, learning school 1 paket, Tumbler 1000 buah dan bantal 2000 unit.

Ada juga bantuan untuk operasional layanan berupa komputer PC All in One 2 unit, peralatan olahraga dan alat permainan anak.

Bantuan hibah ini akan digunakan untuk akomodasi jemaat yang hadir dari berbagai tempat sebagai pengunjung, pengolahan/penyediaan konsumsi peserta dan pengunjung sidang, kebutuhan pos kesehatan, keamanan, penampungan air akomodasi, konsumsi peserta dan pengunjung, penerangan akomodasi hingga Learning school untuk suku terasing.

Mensos mengatakan jika pada sidang ini ada program-program yang bisa dilakukan bersama-sama.

"Saya selalu mendengar apa yang dikehendaki masyarakat saya. Jadi program itu dari panjenengan (kalian) semua, karena yang mengerti kebutuhan yaitu panjenengan semua," jelasnya.

Mensos juga menyampaikan bahwa dirinya percaya jika masyarakat sejahtera, maka semua akan menjadi mudah.

"saya akan coba untuk membantu anak-anak saya, terutama anak-anak di Papua. Bagi saya, anak-anak adalah masa depan bangsa ini," tuturnya.

Ketua Umum Sinode GKI di Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu menyambut baik kehadiran Mensos Risma yang bukan kali pertama.

Baca Juga: Mensos Targetkan Tambah 100 Sekolah Rakyat Permanen Setiap Tahun

"Ini tindakan nyata bersama pemerintah. Ini membuktikan bahwa kita punya semangat dan tanggung jawab yang sama," katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya pun siap mendukung dan mengerjakan apa yang diamanatkan negara melalui Kemensos.

"Kami apresiasi juga kebijakan pemerintah, juga bantuan bagi kami. Terima kasih untuk perhatian ini atas nama pemerintah RI," tutupnya.

*Mensos Konsetrasi pada Pemberdayaan di Papua*

Selama perjalanan menuju Kabupaten Waropen, Mensos transit di beberapa wilayah. Saat tiba di Biak, Mensos melihat potensi UMKM yang memasarkan makanan lokal, seperti sagu, singkong dan minyak VCO.

Baca Juga: Polri Percepat Pemulihan Infrastruktur dan Kebutuhan Dasar Pascabencana  

"Nanti saya bantu pasarkan," kata Mensos sambil melihat hasil karya UMKM Kabupaten Biak.

Tiba di Serui, Kepulauan Yapen, Mensos mengunjungi salah satu lokasi budidaya rumput laut di objek wisata Manabay. Mensos berdialog dengan para petani untuk mengetahui kebutuhan mereka.

Berdasarkan hasil dialog, Mensos akan mengirimkan bantuan berupa tenda permanen sesuai permintaan petani. Jenis tenda ini untuk melindungi rumput laut dari guyuran hujan saat sedang dikeringkan/dijemur.

Tiba di Kabupaten Waropen, Mensos disambut ceria oleh anak-anak Papua. Dengan jargon-jargonnya, anak-anak berani berekspresi dan mengungkapkan beberapa permintaan.

Ada yang meminta sepeda, kapal, bola hingga badminton. Mensos pun sempat bermain bersama anak-anak, mengajarkan bermain catur. Permintaan tersebut akan diupayakan oleh Kementerian Sosial untuk kebahagiaan generasi penerus bangsa. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.