Senin, 02 Feb 2026 10:03 WIB

Sukses Uji Coba Co-Firing PLTU Paiton, PLN Siap Sukseskan KTT G20

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 09 Jul 2022 23:13 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton

selalu.id - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) mampu meningkatkan porsi penggunaan biomassa dalam program co-firing hingga 6 persen pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton Unit 1 dan 2 yang turut memasok listrik ke Bali. PLTU Paiton Unit 1&2 sendiri berkapasitas 2 x 400 MW.

Direktur Operasi 1 PT PJB, Yossy Noval di Surabaya mengatakan, peningkatan ini merupakan salah satu upaya PJB mendukung program strategis korporat Green Booster, dan menambah pasokan listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam mendukung pelaksanaan KTT G20 pada November 2022 di Bali.

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gelar Portival Nusantara 2025 Wadahi Kolaborasi UMKM dan Generasi Muda

"Dengan persentase lebih tinggi dari yang sebelumnya 5 persen menjadi 6 persen, Alhamdulillah semua peralatan beroperasi normal dan SO2, NOx emisi dalam kondisi bagus dibawah batas nilai maksimum yang ditetapkan KLHK. Kemarin kita juga sudah mencoba di PLTU Tembilahan hingga 100 persen co-firing biomassa cangkang sawit secara bertahap dari 25, 50, 75 hingga 100 persen dalam waktu 4 hari dengan hasil secara umum daya maksimum tercapai masih dalam batasan normal," katanya.

Uji coba peningkatan porsi biomassa dari 5 persen menjadi 6 persen pada PLTU Paiton unit 1 dan 2 dilaksanakan pada 5 dan 8 Juli 2022 dan dalam waktu dekat akan dilanjutkan dengan persentase lebih besar.

Ia berharap, uji coba peningkatan porsi co-firing ini bisa dilanjutkan pada peningkatan porsi biomassa yang sebelumnya dilakukan pengujian sampel cangkang sawit sebagai biomassa untuk penerapan co-firing.

"Selanjutnya dalam waktu dekat akan dilanjutkan uji high co-firing rasio untuk PLTU Paiton 1,2 hingga 30 persen biomassa. Biomassa juga termasuk carbon netral, yang memiliki kadar sulfur yg lebih rendah, kadar abu yang kecil sehingga menurunkan emisi SOx dan lebih ramah lingkungan," tambahnya.

Ditambahkan, biomassa yang akan menggantikan batu bara memiliki kelebihan dalam pembakaran yang lebih optimal dibanding batu bara, selain itu kadar abu yang dari hasil pembakaran lebih ramah lingkungan dan tidak mempengaruhi Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik. 

Baca Juga: Pelindo Petikemas Optimis Capai Target 2025, Arus Peti Kemas Tumbuh 5 Persen

Hingga Juni 2022 PT PJB telah menghasilkan 114,065.87 MWH green energi yang berasal dari cofiring dan hingga juni 2022 PJB telah sukses mengurangi CO2 sebesar 176,111.76 metrik Ton CO2 equivalent avoided. PLTU Paiton 1-2 sendiri berhasil mengurangi CO2 sebesar 70,626.54 metrik Ton CO2.

VP EBT Bioenergi PT PLN (Persero), Anita Puspita Sari yang juga mengunjungi secara langsung ke PLTU Paiton 1-2 di Probolinggo pada Jumat (8/7) turut menyampaikan harapan dan semangat PLN dalam mendorong energi bersih di Indonesia melalui Co-Firing.

"Program Co Firing adalah program yg masuk dalam Transformasi GREEN untuk mendukung energy transisi menuju net zero emisi 2060 yang paling memungkinkan dilaksanakan dengan cepat dan tidak memerlukan biaya investasi yang besar," ungkapnya.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Keberlanjutan Industri Hijau, SIER Tanam Ratusan Trembesi di PIER

PT PJB optimis kenaikan porsi co-firing pada PLTU Paiton Unit 1 dan 2 akan berjalan lancar. Hal ini berdasarkan pengalaman PJB dalam meningkatkan co-firing di PLTU Tembilahan secara bertahap hingga 100 persen yang secara penuh menggantikan batu bara sebagai bahan bakarnya.

Sementara itu, untuk uji coba PLTU Paiton 1-2 yang mencapai 6 persen co-firing, dalam kurun waktu 16 jam membutuhkan serbuk kayu sebanyak ±240 ton/jam. Kenaikan porsi biomassa menjadi 6 persen pada PLTU Paiton Unit 1&2 meningkatkan pasokan listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 48 megawatt (MW).

Dengan penambahan itu, PJB juga tidak menambah belanja modal (capex) untuk mendapatkan green capacity tersebut. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.