Sabtu, 24 Okt 2026 01:48 WIB

Sukses Uji Coba Co-Firing PLTU Paiton, PLN Siap Sukseskan KTT G20

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 09 Jul 2022 23:13 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton

selalu.id - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) mampu meningkatkan porsi penggunaan biomassa dalam program co-firing hingga 6 persen pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton Unit 1 dan 2 yang turut memasok listrik ke Bali. PLTU Paiton Unit 1&2 sendiri berkapasitas 2 x 400 MW.

Direktur Operasi 1 PT PJB, Yossy Noval di Surabaya mengatakan, peningkatan ini merupakan salah satu upaya PJB mendukung program strategis korporat Green Booster, dan menambah pasokan listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam mendukung pelaksanaan KTT G20 pada November 2022 di Bali.

Baca Juga: SIER Perkuat Kerja Sama dengan Investor Jepang, Konjen Dukung Rencana Pengembangan Kawasan Industri

"Dengan persentase lebih tinggi dari yang sebelumnya 5 persen menjadi 6 persen, Alhamdulillah semua peralatan beroperasi normal dan SO2, NOx emisi dalam kondisi bagus dibawah batas nilai maksimum yang ditetapkan KLHK. Kemarin kita juga sudah mencoba di PLTU Tembilahan hingga 100 persen co-firing biomassa cangkang sawit secara bertahap dari 25, 50, 75 hingga 100 persen dalam waktu 4 hari dengan hasil secara umum daya maksimum tercapai masih dalam batasan normal," katanya.

Uji coba peningkatan porsi biomassa dari 5 persen menjadi 6 persen pada PLTU Paiton unit 1 dan 2 dilaksanakan pada 5 dan 8 Juli 2022 dan dalam waktu dekat akan dilanjutkan dengan persentase lebih besar.

Ia berharap, uji coba peningkatan porsi co-firing ini bisa dilanjutkan pada peningkatan porsi biomassa yang sebelumnya dilakukan pengujian sampel cangkang sawit sebagai biomassa untuk penerapan co-firing.

"Selanjutnya dalam waktu dekat akan dilanjutkan uji high co-firing rasio untuk PLTU Paiton 1,2 hingga 30 persen biomassa. Biomassa juga termasuk carbon netral, yang memiliki kadar sulfur yg lebih rendah, kadar abu yang kecil sehingga menurunkan emisi SOx dan lebih ramah lingkungan," tambahnya.

Ditambahkan, biomassa yang akan menggantikan batu bara memiliki kelebihan dalam pembakaran yang lebih optimal dibanding batu bara, selain itu kadar abu yang dari hasil pembakaran lebih ramah lingkungan dan tidak mempengaruhi Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik. 

Baca Juga: SIER Perkuat Peluang Investasi Indonesia–Taiwan melalui Solusi Kawasan Industri Terintegrasi

Hingga Juni 2022 PT PJB telah menghasilkan 114,065.87 MWH green energi yang berasal dari cofiring dan hingga juni 2022 PJB telah sukses mengurangi CO2 sebesar 176,111.76 metrik Ton CO2 equivalent avoided. PLTU Paiton 1-2 sendiri berhasil mengurangi CO2 sebesar 70,626.54 metrik Ton CO2.

VP EBT Bioenergi PT PLN (Persero), Anita Puspita Sari yang juga mengunjungi secara langsung ke PLTU Paiton 1-2 di Probolinggo pada Jumat (8/7) turut menyampaikan harapan dan semangat PLN dalam mendorong energi bersih di Indonesia melalui Co-Firing.

"Program Co Firing adalah program yg masuk dalam Transformasi GREEN untuk mendukung energy transisi menuju net zero emisi 2060 yang paling memungkinkan dilaksanakan dengan cepat dan tidak memerlukan biaya investasi yang besar," ungkapnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Datangi PLN Usai Warga Lapor Kena Denda 1,2 Juta, Yona: Saya Bayar Semua

PT PJB optimis kenaikan porsi co-firing pada PLTU Paiton Unit 1 dan 2 akan berjalan lancar. Hal ini berdasarkan pengalaman PJB dalam meningkatkan co-firing di PLTU Tembilahan secara bertahap hingga 100 persen yang secara penuh menggantikan batu bara sebagai bahan bakarnya.

Sementara itu, untuk uji coba PLTU Paiton 1-2 yang mencapai 6 persen co-firing, dalam kurun waktu 16 jam membutuhkan serbuk kayu sebanyak ±240 ton/jam. Kenaikan porsi biomassa menjadi 6 persen pada PLTU Paiton Unit 1&2 meningkatkan pasokan listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 48 megawatt (MW).

Dengan penambahan itu, PJB juga tidak menambah belanja modal (capex) untuk mendapatkan green capacity tersebut. (CIN/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sering Bikin Macet dan Rawan Kecelakaan, Parkir Liar di Nganjuk Ditertibkan

Langkah ini menjadi fokus utama kepolisian untuk menciptakan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Menelusuri Jejak Pergerakan Dr Soetomo di Nganjuk, Ada Alat Medis hingga Buku Bahasa Asing

Hadirnya koleksi lengkap di Monumen dan Museum Dr. Soetomo ini menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan edukasi unggulan di Nganjuk.

Geger, Dua Mayat Ditemukan dalam Sehari di Mojokerto

Dua peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap warga lanjut usia yang tinggal sendiri, agar kejadian tidak terulang kembali.

Angkat Kembali Identitas Daerah, Kawasan Perbatasan Sidoarjo-Surabaya Bakal Ditata Ulang

Lokasi yang menjadi sasaran penataan berada di perbatasan Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Surabaya, dengan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Warga mengaku terganggu setiap malam akibat suara truk, ayam, hingga mesin yang beroperasi hingga pagi hari. Baunya menyengat dan bikin bising.