Jumat, 05 Jun 2026 00:54 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pemerkosaan Remaja Disabilitas di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Jun 2022 23:27 WIB
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa

selalu.id - Polisi mengamankan tersangka HA (45) yang diduga memperkosa remaja disabilitas di Surabaya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Wardi mengatakan, HA sempat melarikan diri sejak, Rabu (22/6/2022) dan berhasil diamankan.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Terlapor sudah naik status jadi tersangka dan akan segera diperiksa," kata Wardi, Jumat (24/6/2022).

Wardi mengatakan bahwa penetapan HA telah memenuhi syarat materil untuk menjadi tersangka. Ia menyebut terduga harus memenuhi dua alat bukti.

"Kami sudah mengumpulkan keterangan saksi korban, hasil visum rumah sakit juga terbukti, korban mengalami luka robek baru di kemaluan,"ujarnya.

Kata dia, polisi juga telah mengamankan barang bukti petunjuk dari hasil olah TKP. Yakni baju dan celana tersangka.

"Kami juga menemukan tali rafia. Terakhir, keterangan tersangka ada pengakuan dan persesuaian peristiwa yang terjadi," jelasnya.

Lebih lanjut Wardi menyampaikan, saat ini polisi belum bisa menjelaskan banyak terkait identitas pelaku. Sehingga, pihaknya meminta waktu untuk penyeledikan.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Sekarang masih disidik," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kerabat korban mengungkapkan bahwa kronologi pemerkosaan itu diketahui oleh Ibu korban yang terbangun pukul 00.30 WIB dan kaget korban tidak ada di kamarnya, Rabu (22/6/2022) dini hari.

"Anak ini ternyata bangun memang pukul 00.00 WIB, terus dia ke dapur dan makan. Setelah makan, duduk-duduk di teras," kata ibu korban, Kamis (23/6/2022).

Kemudian, ibu korban mengatahui anaknya dibujuk oleh tetangganya HA pergi ke rumahnya dan dirayu jika diberi kue dan uang.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Karena korban menerima bujukan HA hingga masuk kedalam rumah tetangganya tersebut. Apalagi, rumah HA tak jauh dari rumah korban.

Di waktu yang sama, ibu korban mencari anaknya sambil berkeliling di sekitar kampung hingga pukul 03.00 WIB dan korban belum ditemukan.

Lalu, sang ibu melihat anaknya keluar dari rumah tetangga HA. Ibunya pun terkejut dan marah terhadap putrinya.

"Ibunya sempat mencari di sekitar kampung, jam 3 pagi, ibunya melihat jika korban keluar dari rumah terduga pelaku. Saat itu ibunya marah, karena anaknya keluar dari rumah tetangganya pagi dini hari," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.