Selasa, 21 Jul 2026 01:29 WIB

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pemerkosaan Remaja Disabilitas di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Jun 2022 23:27 WIB
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa
ilustrasi perkosaan. Foto: Istimewa

selalu.id - Polisi mengamankan tersangka HA (45) yang diduga memperkosa remaja disabilitas di Surabaya.

Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Wardi mengatakan, HA sempat melarikan diri sejak, Rabu (22/6/2022) dan berhasil diamankan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

"Terlapor sudah naik status jadi tersangka dan akan segera diperiksa," kata Wardi, Jumat (24/6/2022).

Wardi mengatakan bahwa penetapan HA telah memenuhi syarat materil untuk menjadi tersangka. Ia menyebut terduga harus memenuhi dua alat bukti.

"Kami sudah mengumpulkan keterangan saksi korban, hasil visum rumah sakit juga terbukti, korban mengalami luka robek baru di kemaluan,"ujarnya.

Kata dia, polisi juga telah mengamankan barang bukti petunjuk dari hasil olah TKP. Yakni baju dan celana tersangka.

"Kami juga menemukan tali rafia. Terakhir, keterangan tersangka ada pengakuan dan persesuaian peristiwa yang terjadi," jelasnya.

Lebih lanjut Wardi menyampaikan, saat ini polisi belum bisa menjelaskan banyak terkait identitas pelaku. Sehingga, pihaknya meminta waktu untuk penyeledikan.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Sekarang masih disidik," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kerabat korban mengungkapkan bahwa kronologi pemerkosaan itu diketahui oleh Ibu korban yang terbangun pukul 00.30 WIB dan kaget korban tidak ada di kamarnya, Rabu (22/6/2022) dini hari.

"Anak ini ternyata bangun memang pukul 00.00 WIB, terus dia ke dapur dan makan. Setelah makan, duduk-duduk di teras," kata ibu korban, Kamis (23/6/2022).

Kemudian, ibu korban mengatahui anaknya dibujuk oleh tetangganya HA pergi ke rumahnya dan dirayu jika diberi kue dan uang.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Karena korban menerima bujukan HA hingga masuk kedalam rumah tetangganya tersebut. Apalagi, rumah HA tak jauh dari rumah korban.

Di waktu yang sama, ibu korban mencari anaknya sambil berkeliling di sekitar kampung hingga pukul 03.00 WIB dan korban belum ditemukan.

Lalu, sang ibu melihat anaknya keluar dari rumah tetangga HA. Ibunya pun terkejut dan marah terhadap putrinya.

"Ibunya sempat mencari di sekitar kampung, jam 3 pagi, ibunya melihat jika korban keluar dari rumah terduga pelaku. Saat itu ibunya marah, karena anaknya keluar dari rumah tetangganya pagi dini hari," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.