Jumat, 04 Sep 2026 16:40 WIB

Eri Cahyadi Disebut Berpotensi Tandingi Khofifah di Pilgub Jatim 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Jun 2022 19:11 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (kanan) bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam suatu acara. Foto: Kominfo Jatim
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (kanan) bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam suatu acara. Foto: Kominfo Jatim

selalu.id - Nama Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi moncer di Surabaya bahkan Jawa Timur. Berdasar hasil survei Poltracking, Eri Cahyadi menempati peringkat kedua setelah Wakil Gubernur Jatim, Emil Elistiano Dardak dengan 13,2 persen.

Angka ini secara otomatis menjadikan legitimasi nama Eri Cahyadi untuk berpeluang dalam palagan pemilihan Gubernur Jawa Timur 2024 mendatang.

Baca Juga: PDIP Jatim Target Rebut Kursi Gubernur di Pilgub 2029

Pengamat politik asal Universitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo menyebut bahwa Eri Cahyadi berpotensi menjadi kandidat potensial yang dapat dijagokan untuk bertarung di Pilgub Jatim 2024.

"Potensi ada, sepanjang bisa mengelolanya. Mas Eri memang punya potensi," ujar Suko saat dikonfirmasi selalu.id.

Kemunculan nama Eri seakan menjadi angin segar bagi PDIP, pasalnya partai berlambang banteng moncong putih tersebut 3 kali puasa kemenangan di Jawa Timur yang merupakan salah satu kantong penyumbang suara terbesar PDIP.

"Eri diuntungkan berada di ibukota Jawa Timur, tetapi masih perlu membangun komunikasi politik lebih luas dengan lembaga politik dan publik Jatim," imbuh Suko.

Jika merujuk peryataan Suko Widodo, Eri Cahyadi hanya perlu dukungan mesin politik PDIP yang solid.

Senada denga Suko, pengamat politik asal Universitas Trunojoyo, Madura, Surokhim Abdussalam mengatakan, bahwa Eri memiliki potensi untuk maju pada kancah pertarungan Pilgub Jatim 2024.

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

"Potensi ada (calon Wagub Jatim), tapi saya kira tipis," ujar surokhim saat dikonfirmasi selalu.id.

Tipisnya potensi Eri tersebut dapat disokong dengan pemilihan pasangan yang tepat serta kinerja mesin partai PDIP yang solid. Terlebih Eri belum pernah berkeliling ke wilayah Jawa timur secara khusus soal pilkada, namun memperoleh angka survei yang lumayan tinggi.

Surokhim menyebut bahwa posisi Eri sebagai Wali Kota Surabaya diuntungkan secara geopolitik.

"Surabaya kan juga ibukota Provinsi secara geopolitik. Pasti pemimpin Surabaya diuntungkan," ujarnya.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR


Sosok Eri Cahyadi sendiri diketahui memiliki basis massa yang tidak dimiliki oleh kader PDIP lainnya. Eri Cahyadi dikenal akrab dengan kelompok Nahdiyin dan memiliki sejarah kuat disana. Ini menjadi keuntungan tersendiri bagi PDIP.

Secara keseluruhan sosok Eri Cahyadi pantas untuk dipertimbangkan oleh PDIP untuk menuntaskan dahaga kekalahan selama 3 kali berturut masa jabatan Gubernur Jawa Timur.

Diketahui kekalahan pertama PDIP saat mengusung Sucipto-Ridwan Hisjam yang dikalahkan oleh Soekarwo-Saifullah Yusuf. Kekalahan kedua PDIP mengusung Bambang DH-Said Abdullah versus Seokarwo-Saifullah Yusuf, dan yang terakhir PDIP mengusung Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno melawan Khofifah-Emil Elistiano Dardak.

Momen moncernya Eri Chayadi ini patut menjadi perhatian oleh DPP PDIP untuk mempertimbangkan 'naik kelasnya' Eri Cahyadi ke kancah pertarungan Pilgub Jatim 2024. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.