Senin, 02 Feb 2026 21:35 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Berniat Kembangkan Program Padat Karya ke Sektor Wisata

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Jun 2022 17:29 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Kota Surabaya dengan program padat karya untuk UMKM dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, padat karya yang digerakkan oleh MBR itu nantinya bukan hanya di bidang cuci motor dan mobil, permak jeans, kuliner dan lain sebagainya

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Namun, Eri menyampaikan ingin tetapi menggerakkan padat karya di bidang pertanian dan peternakan.

"Ada lahan tertentu yang akan kita gunakan untuk ketahanan pangan, seperti untuk budidaya Porang. Nah itu nanti juga kita gunakan sesuai dengan lingkungannya agar tepat sasaran," jelasnya.

Dalam peresmian Rumah Padat Karya di eks lokalisasi Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo kemarin, Eri juga menyampaikan kepada jajaran Kepala PD, camat dan lurah, untuk membuat wisata offroad di kawasan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri.

"Jadi Padat Karya itu bukan hanya berupa wadah seperti ini (di Sambikerep dn Sememi) saja, ada lahan seluas 9 hektar di Bangkingan itu bisa dijadikan wisata adventure seperti di Yogyakarta atau Malang,"ungkapnya.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Tolong itu segera dijalankan, sehingga padat karya itu tidak hanya seperti ini saja, tapi ada banyak jenisnya,"imbuhnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, di wilayah Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri saja, dirinya ingin lahan pemkot yang lain seperti di kawasan taman hutan raya yang ada di Pakal.

Menurutnya, lahan Balas Klumprik dan Bangkingan itu juga bisa dimanfaatkan untuk lahan peternakan.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Nanti bisa dimanfaatkan untuk pertanian, kemudian dibelikan sapi dan kambing yang kualitasnya bagus, kemudian diekspor. Jadi kalau sudah berbicara Padat Karya, itu jangan terpaku seperti yang kita resmikan kali ini," terangnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.