Jumat, 04 Sep 2026 15:16 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Berniat Kembangkan Program Padat Karya ke Sektor Wisata

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Jun 2022 17:29 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berupaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran di Kota Surabaya dengan program padat karya untuk UMKM dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, padat karya yang digerakkan oleh MBR itu nantinya bukan hanya di bidang cuci motor dan mobil, permak jeans, kuliner dan lain sebagainya

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Namun, Eri menyampaikan ingin tetapi menggerakkan padat karya di bidang pertanian dan peternakan.

"Ada lahan tertentu yang akan kita gunakan untuk ketahanan pangan, seperti untuk budidaya Porang. Nah itu nanti juga kita gunakan sesuai dengan lingkungannya agar tepat sasaran," jelasnya.

Dalam peresmian Rumah Padat Karya di eks lokalisasi Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo kemarin, Eri juga menyampaikan kepada jajaran Kepala PD, camat dan lurah, untuk membuat wisata offroad di kawasan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri.

"Jadi Padat Karya itu bukan hanya berupa wadah seperti ini (di Sambikerep dn Sememi) saja, ada lahan seluas 9 hektar di Bangkingan itu bisa dijadikan wisata adventure seperti di Yogyakarta atau Malang,"ungkapnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

"Tolong itu segera dijalankan, sehingga padat karya itu tidak hanya seperti ini saja, tapi ada banyak jenisnya,"imbuhnya.

Lebih lanjut Eri menjelaskan, di wilayah Kelurahan Bangkingan, Kecamatan Lakarsantri saja, dirinya ingin lahan pemkot yang lain seperti di kawasan taman hutan raya yang ada di Pakal.

Menurutnya, lahan Balas Klumprik dan Bangkingan itu juga bisa dimanfaatkan untuk lahan peternakan.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

"Nanti bisa dimanfaatkan untuk pertanian, kemudian dibelikan sapi dan kambing yang kualitasnya bagus, kemudian diekspor. Jadi kalau sudah berbicara Padat Karya, itu jangan terpaku seperti yang kita resmikan kali ini," terangnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.