Jumat, 04 Sep 2026 13:45 WIB

Kasus Covid-19 di Surabaya Kembali Meningkat, Dinkes: Gejala Ringan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Jun 2022 10:01 WIB
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna

selalu.id - Kasus Covid-19 di Surabaya mengalami peningkatan, terutama pada pascalibur lebaran lalu. Tercatat sekitar 20 hingga 30 kasus dilaporkan perharinya.

"Sampai hari ini tadi kita kasus aktif di Kota Surabaya 90 kasus. Rata-rata naik 30an, naik turun. Tapi beberapa hari terakhir ada peningkatan. Mudahan tidak terlalu lama, dan bisa turun kembali," kata Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Nanik menyampaikan, dari 90 kasus tersebut, sebanyak 28 orang sedang dirawat di rumah sakit dan sisanya memilih insoman di rumah.

"Gejala masih sama seperti yang lama kategori ringan,"tuturnya.

Faktor kenaikan kasus covid-19 di Surabaya, menurut Nanik, disebabkan perjalanan warga dari luar negeri seperti di Jakarta yang saat ini meningkat tajam.

"Jadi masyarakat juga sekarang sudah mulai longgar terhadap prokes, itu mungkin jadi penyebabnya, apalagi Surabaya masih di level 1, jadi jangan lupa tetap cuci tangan kemudian pakai masker,"jelasnya.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Lebih lanjut Nanik menjelaskan, untuk vaksin masih cukup tersedia. Sehingga, Dinkes menghimbau warga untuk segera booster dan menghubungi puskesmas.

"Kita siap di 63 puskesmas. Kita juga minggu kemarin buka di Galaxy Mall untuk masyarakat yang tidak sempat ke puskesmas, mungkin lagi ngemal mereka bisa mampir,"tuturnya.

Nanik menambahkan, total vaksin nonlansia saat ini sudah 100 persen dari masyarakat yang siap vaksin.

Baca Juga: Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

"Jadi mereka yang sudah lebih dari 3 bulan dosis kedua itu sudah lebih dari 100 persen,"tuturnya.

Sedangkan, vaksin untuk lansia masih posisi 55,9 persen. Kemudian, cakupan booster sebanyak 42,2 persen dari angka 936.298.

"Persediaan vaksin kita cukup. InsyaAllah. Ada di semua puskesmas. Berapapun masyarakat kita akan penuhi. Jadi sampai saat ini, kita ada ketersediaan untuk semua dosis InsyaAllah cukup,"pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.