Selasa, 21 Jul 2026 06:15 WIB

Kasus Covid-19 di Surabaya Kembali Meningkat, Dinkes: Gejala Ringan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Jun 2022 10:01 WIB
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna

selalu.id - Kasus Covid-19 di Surabaya mengalami peningkatan, terutama pada pascalibur lebaran lalu. Tercatat sekitar 20 hingga 30 kasus dilaporkan perharinya.

"Sampai hari ini tadi kita kasus aktif di Kota Surabaya 90 kasus. Rata-rata naik 30an, naik turun. Tapi beberapa hari terakhir ada peningkatan. Mudahan tidak terlalu lama, dan bisa turun kembali," kata Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Nanik menyampaikan, dari 90 kasus tersebut, sebanyak 28 orang sedang dirawat di rumah sakit dan sisanya memilih insoman di rumah.

"Gejala masih sama seperti yang lama kategori ringan,"tuturnya.

Faktor kenaikan kasus covid-19 di Surabaya, menurut Nanik, disebabkan perjalanan warga dari luar negeri seperti di Jakarta yang saat ini meningkat tajam.

"Jadi masyarakat juga sekarang sudah mulai longgar terhadap prokes, itu mungkin jadi penyebabnya, apalagi Surabaya masih di level 1, jadi jangan lupa tetap cuci tangan kemudian pakai masker,"jelasnya.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

Lebih lanjut Nanik menjelaskan, untuk vaksin masih cukup tersedia. Sehingga, Dinkes menghimbau warga untuk segera booster dan menghubungi puskesmas.

"Kita siap di 63 puskesmas. Kita juga minggu kemarin buka di Galaxy Mall untuk masyarakat yang tidak sempat ke puskesmas, mungkin lagi ngemal mereka bisa mampir,"tuturnya.

Nanik menambahkan, total vaksin nonlansia saat ini sudah 100 persen dari masyarakat yang siap vaksin.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

"Jadi mereka yang sudah lebih dari 3 bulan dosis kedua itu sudah lebih dari 100 persen,"tuturnya.

Sedangkan, vaksin untuk lansia masih posisi 55,9 persen. Kemudian, cakupan booster sebanyak 42,2 persen dari angka 936.298.

"Persediaan vaksin kita cukup. InsyaAllah. Ada di semua puskesmas. Berapapun masyarakat kita akan penuhi. Jadi sampai saat ini, kita ada ketersediaan untuk semua dosis InsyaAllah cukup,"pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.