Senin, 19 Okt 2026 18:26 WIB

Kasus Covid-19 di Surabaya Kembali Meningkat, Dinkes: Gejala Ringan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 21 Jun 2022 10:01 WIB
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna
Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna

selalu.id - Kasus Covid-19 di Surabaya mengalami peningkatan, terutama pada pascalibur lebaran lalu. Tercatat sekitar 20 hingga 30 kasus dilaporkan perharinya.

"Sampai hari ini tadi kita kasus aktif di Kota Surabaya 90 kasus. Rata-rata naik 30an, naik turun. Tapi beberapa hari terakhir ada peningkatan. Mudahan tidak terlalu lama, dan bisa turun kembali," kata Kepala Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukritisna, Senin (20/6/2022).

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Nanik menyampaikan, dari 90 kasus tersebut, sebanyak 28 orang sedang dirawat di rumah sakit dan sisanya memilih insoman di rumah.

"Gejala masih sama seperti yang lama kategori ringan,"tuturnya.

Faktor kenaikan kasus covid-19 di Surabaya, menurut Nanik, disebabkan perjalanan warga dari luar negeri seperti di Jakarta yang saat ini meningkat tajam.

"Jadi masyarakat juga sekarang sudah mulai longgar terhadap prokes, itu mungkin jadi penyebabnya, apalagi Surabaya masih di level 1, jadi jangan lupa tetap cuci tangan kemudian pakai masker,"jelasnya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Atur Lalu Lintas di Surabaya

Lebih lanjut Nanik menjelaskan, untuk vaksin masih cukup tersedia. Sehingga, Dinkes menghimbau warga untuk segera booster dan menghubungi puskesmas.

"Kita siap di 63 puskesmas. Kita juga minggu kemarin buka di Galaxy Mall untuk masyarakat yang tidak sempat ke puskesmas, mungkin lagi ngemal mereka bisa mampir,"tuturnya.

Nanik menambahkan, total vaksin nonlansia saat ini sudah 100 persen dari masyarakat yang siap vaksin.

Baca Juga: Kuota Haji Jatim Tetap, Kemenhaj: Jemaah Harus Sehat untuk Dapat Surat Istithaah

"Jadi mereka yang sudah lebih dari 3 bulan dosis kedua itu sudah lebih dari 100 persen,"tuturnya.

Sedangkan, vaksin untuk lansia masih posisi 55,9 persen. Kemudian, cakupan booster sebanyak 42,2 persen dari angka 936.298.

"Persediaan vaksin kita cukup. InsyaAllah. Ada di semua puskesmas. Berapapun masyarakat kita akan penuhi. Jadi sampai saat ini, kita ada ketersediaan untuk semua dosis InsyaAllah cukup,"pungkasnya. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Cerita Warga Jember Rasakan Manfaat Mobil Cinta, Pulang Berobat Tak Lagi Pikir Biaya

Zaini mengaku bersyukur karena keluarganya tidak harus memikirkan biaya transportasi, mulai dari proses mendapatkan pelayanan kesehatan hingga kembali ke rumah.

Kapolresta Sidoarjo Berganti, Ini Pesan Khusus Bupati Subandi

Kombes Pol Christian Tobing, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dua tahun sepuluh bulan masa jabatannya saat jadi Kapolresta Sidoarjo.

Sekolah di Surabaya Diminta Outing Kelas di Ruang Publik Tanpa ke Luar Kota

Surabaya memiliki banyak ruang publik dan destinasi edukasi yang bisa dimanfaatkan sekolah.

Ketua DPRD Jatim: Pembangunan Harus Merata, Berkelanjutan, dan Diawasi Ketat

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan antara DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

RSD Soebandi Jember Gelar Skrining Gratis, Target 10 Ribu Peserta Jember Cinta Kesehatan

Masyarakat dari kabupaten lain di Jawa Timur yang membutuhkan penanganan medis juga dipersilakan ikut.

5 Tahun Beroperasi, Pabrik Kosmetik Ilegal Rp 16 Miliar di Mojokerto Dibongkar BPOM

Dalam penggerebekan pada 8 Oktober 2026, BPOM menyita barang bukti senilai Rp 16 miliar.