Kamis, 23 Jul 2026 02:45 WIB

Tunggu Izin BPOM, Vaksin Merah Putih Siap Diuji Klinis Fase 3

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Jun 2022 18:09 WIB
Ilustrasi vaksin. Foto: Istimewa
Ilustrasi vaksin. Foto: Istimewa

selalu.id - Vaksin Merah Putih Universitas Airlangga (Unair) tak lama lagi akan memasuki uji klinis fase tiga. Sebelumnya vaksin ini telah masuk uji klinis fase satu dan dua pada 9 Februari 2022 lalu.

Rektor Unair, Prof Muhammad Nasih mengatakan bahwa uji klinis tiga ini telah menyerahkan sepenuhnya urusan Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

"Artinya, UNAIR siap melaksanakan uji klinis fase 3 kapan pun sesuai ijin dari BPOM," kata Prof Nasih, Minggu (12/6/2022).

Prof Nasih menyampaikan, seperti fase-fase sebelumnya, Vaksin Merah Putih Unair yang telah ditunggu oleh jutaan masyarakat Indonesia ini membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat Indonesia.

"Kebutuhan relawan untuk menjadi subyek pada fase 3 ini cukup banyak, mencapai sekitar 3500-4000 relawan,"jelasnya.

Untuk itu, Nasih mengungkapkan, peran serta masyarakat, terutama yang belum pernah divaksin untuk menjadi bagian dalam sejarah bangsa Indonesia juga sangat ditunggu

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Sehingga, Vaksin Merah Putih Unair ini dapat segera dirasakan manfaatnya bagi bangsa Indonesia.

"Unair berharap dapat memenuhi timeline yang dirancang, agar karya anak bangsa ini bermanfaat secara optimal untuk negara," ucap Prof Nasih.

Lebih lanjut, Prof Nasih menerangkan, proses riset dan pengembangan Vaksin Merah Putih UNAIR ini sudah bekerja sama dengan berbagai pihak.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Termasuk dalam hal pembiayaan untuk fase 3 juga sudah disetujui oleh Kementerian Kesehatan RI.

"Vaksin Merah Putih ini mulai A-Z-nya dikelola dan kemudian di-manage dikembangkan oleh putra putri Indonesia dan di dalam laboratorium yang ada di Indonesia,"terangnya.

"Tentu ini menjadi awal yang bagus dan sekali lagi kami sedang menunggu arahan kawan-kawan yang punya otoritas di sini yakni BPOM,” terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.