Selasa, 21 Jul 2026 01:27 WIB

Ini Ciri-ciri Pria yang Mengencani Wanita Tewas Telanjang di Hotel Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 02 Jun 2022 17:15 WIB
Evakuasi jenazah wanita tewas di hotel di Surabaya
Evakuasi jenazah wanita tewas di hotel di Surabaya

selalu.id - Seorang wanita paruh baya berisinial S (54) ditemukan meninggal di Hotel Hasma Jaya Jalan Pasar Kembang, Surabaya, Rabu (1/6/2022) siang kemarin.

Namun, meninggalnya S tersebut ada kejanggalan. Pasalnya, jasad korban pertama kali ditemukan dalam kondisi telanjang dengan posisi separuh badan masuk bak mandi yang berisi air.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Shokip, mengatakan, berdasar rekaman camera closed circuit television (CCTV) korban terlihat cek in bersama pria pada Senin (31/5/2022) dini hari.

Shokip menjelaskan yang dicari oleh polisi itu terpantau menggunakan masker, jaket dan topi. Sayangnya, rekaman CCTV untuk dijadikan bukti itu tidak merekam kendaraan terduga pelaku.

"Di CCTV keliatan pakai topi, masker dan jaket. Keliatan jalan berdua, masuk bareng, terus (si pria) keluar sendiri jalan kaki juga. Untuk kendaraan gak keliatan, mereka hanya keliatan jalan kaki," kata Shokip, Kamis (2/6/2022).

Saat ini, kata Shokip, jenazah korban sudah berada di kamar mayat RSUD dr. Soetomo. Sedangkan, untuk pelaku masih dalam penyelidikan.

"Jenazah sudah di RS Soetomo. Untuk pelaku, masih dalam lidik ," pungkasnya.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Sebelumnya, Kanit Binmas Polsek Sawahan, Hidayat Nurahman, mengatakan dalam keterangan saksi atau petugas hotel mengaku kamar no 42 Lantai 2 tersebut sudah check-in dua hari bersama pria.

"Informasi dari pihak hotel tanggal 31 kemarin. Kita masih belum bisa memastikan,(diduga dibunuh) kita masih dalami," kata Hidayat, Rabu (1/6/2022) kemarin.

Hidayat menjelaskan kronologi saat menemukan jenazah tersebut, petugas hotel curiga ketika waktu cek out tidak kunjung keluar. Sebab dalam keterangan hotel hanya sewa 1 x 24 jam.

"Saksi tadi pagi dicek dari cendela TV serta kipas angin kondisi masih menyala. Namun lampu dimatikan. Tidak telihat penguni kamar,"ujarnya

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Petugas hotel menunggu sampai siang, sekitar pukul 13.00 WIB. Hidayat menjelaskan, pihak hotel langsung melakukan pengecekan kembali ke kamar tersebut dengan pintu masih terkunci.

"Sempat dipanggil beberapa kali oleh saksi namun tidak ada respon,"ucapnya.

Kemudian, kata dia, petugas hotel membuka kamar tersebut dengan kunci cadangan. Setelah berhasil buka pintu, petugas mencium bau tidak sedap.

"Saat petugas hotel menyalakan lampu, ia melihat jenazah wanita di dalam kamar mandi dengan posisi terkelungkup diatas bak mandi tidak berbusana,"terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.