Sabtu, 13 Jun 2026 17:27 WIB

22 Tahun Reformasi, PDIP Surabaya: Semangatnya Relevan untuk Lawan Covid-19

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 20 Mei 2020 12:09 WIB

Surabaya – PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya ikut berefleksi memperingati 22 Tahun Gerakan Reformasi, yang ditandai turunnya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998. Spirit gerakan itu dinilai masih terus relevan sampai kapan pun, termasuk saat sekarang menghadapi pandemi Covid-19.

”Indonesia berutang budi kepada Angkatan 98 yang telah menggerakkan Reformasi, dan akhirnya menghasilkan perubahan terus-menerus terhadap tatanan kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Akuntabilitas, transparansi, trust atau kepercayaan publik, dan partisipasi publik menjadi ciri-ciri yang menandai tatanan pasca Reformasi 1998,” ujar Abdul Ghoni Mukhlas Niam, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Rabu (21/5/2020).

Baca Juga: Di Bulan Bung Karno, Armuji Tantang Kader Gen Z PDIP Surabaya jadi Anggota Dewan

Mantan aktivis PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) IAIN Sunan Ampel itu mengatakan, hari ini kita memperingati 22 Tahun Reformasi dalam situasi penuh keprihatinan dengan adanya pandemi Covid-19.

Achmad Hidayat, Wakil Sekretaris DPC PDIP Kota Surabaya, menambahkan, di masa pendemi Covid-19 seluruh sendi kehidupan yang dibangun pasca Reformasi terpukul. Termasuk aspek-aspek kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, spirit Gerakan Reformasi harus kembali digelorakan dalam menghadapi pandemi Covid-19,

”Spirit Reformasi adalah kesatupaduan seluruh elemen gerakan rakyat ketika itu dalam mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Maka sekarang semua elemen bangsa juga harus bersatu. Menyingkirkan berbagai latar primordial dan golongan seperti yang dilakukan kelompok penggerak Reformasi, untuk bergotong royong melewati pandemi ini,” papar Achmad Hidayat, yang juga mantan aktivis GMNI Universitas Negeri Surabaya.

Agatha Retnosari, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, menambahkan, jiwa aktivis terus melekat di seluruh penggerak Reformasi 1998. Mereka kini telah ikut mewarnai panggung-panggung publik dengan idealisme dan gagasannya.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

”Dari perjalanan selama ini, saya belajar bahwa yang dulu menjadi aktivis yang kental dengan idealisme dan gagasan yang menyala-nyala ikut terbawa dalam kehidupan politik praktis,” ujar Agatha Retnosari, alumni Teknik Lingkungan ITS.

Setelah selesai menjadi aktivis di kampus, Agatha saat ini terjun ke politik praktis. Dia menjadi anggota DPRD Jawa Timur 2 periode dari PDI Perjuangan, melalui perjuangan ketat di Daerah Pemilihan Surabaya.

“Para aktivis yang terjun ke gelanggang politik membawa gagasan dan semangatnya, bertarung argumentasi, untuk menghasilkan kebijakan publik yang pro-rakyat,” kata Agatha, yang saat ini menempuh studi magister di Universitas Airlangga.

Baca Juga: Anas Karno Resmi Dilantik jadi Anggota DPRD Surabaya Lewat PAW

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya Hadrean Renanda mengatakan, 22 Tahun Reformasi memang masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah bagi bangsa ini. Apalagi ditambah dengan pandemi Covid-19, maka persoalan semakin kompleks.

”Memang, upaya membangun bangsa ini adalah sebuah proses yang terus-menerus. Tidak ada mandeknya. Oleh karena itu, semangat Gerakan Reformasi harus terus hadir mengiringi perjalanan Indonesia,” ujar Handrean, yang juga Bendahara DPD KNPI Jawa Timur.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pertama Kali Pasca Islah, Subandi-Mimik Pamer Kekompakan di Depan Publik Sidoarjo

Sebelumnya, kedua belah pihak bahkan sempat saling melayangkan laporan ke pihak kepolisian atas pertikaian itu.

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.