Kamis, 04 Jun 2026 14:24 WIB

Wali Kota Eri Resmikan Program Master Meter Mempercepat Pemasangan Air PDAM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Mei 2022 20:38 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Resmikan Master Meter  di Jalan Karangan Gang 5, Sawunggaling,  Kecamatan Wonokromo
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Resmikan Master Meter di Jalan Karangan Gang 5, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan program Master Meter Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya. Program tersebut guna mempercepat layanan masyarakat untuk mendapatkan air dari PDAM dan mewujudkan target '2023 semua terlayani'.

"Ada beberapa yang belum dipasang. Namun bukan berarti PDAM tidak bisa memasang, karena ada aturan yang tidak boleh. Salah satunya tanahnya bukan milik pribadi," kata Eri, usai meresmikan Master Meter di Jalan Karangan Gang 5, Senin (30/5/2022).

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Eri menyampaikan bahwa tanah warga tersebut merupakan irigasi. Sehingga, PDAM belum bisa memasangkan. Sebab itu, dibuat program Meteran Master, yang bertanggung jawab Kelompok Swadaya Masyarakat.

"Jadi master meternya itu adalah meteran gede itu masuk ke meteran ke tanah orang yang punya, milik pribadi,"ujarnya.

"Dan orang tadi ini dengan kelebihan hatinya, akhirnya dibuatkan lagi sambungan ke rumah yang belakangnya," imbuhnya.

Sehingga, warga Surabaya mempunyai meteran masing-masing. Eri menyebut pemasangan ini juga dari kelompok masyarakat Surabaya yang selalu bergotong royong.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Makanya saya bilang ke pak direktur waktu pertama kali dilantik, saya pingin 2023 seluruh surabaya bisa teraliri air PDAM,"ungkapnya.

Penangggung Jawab Forum Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Budi Santoso menambahkan, jumlah penerima manfaat untuk Master Meter ini sebanyak 184 di Surabaya

" Aman Sebetulnya ditanam tempat yang legal. Jadi PDAM memberikan syarat ditempat yang legal," kata Budi.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Budi menyampaikan, untuk paket tarifnya yang paling murah yakni Rp 1.800 ribu. Tarif tersebut juga untuk pengelolaan, pemeliharaan, perusakan, maupun untuk pengurus.

"Forkom menjadi target kalau PDAM bayar lewat hape bisa nantinya untuk perwilayah juga. Jadi nanti mereka akan mandiri semua,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.