Jumat, 04 Sep 2026 18:01 WIB

Wali Kota Eri Resmikan Program Master Meter Mempercepat Pemasangan Air PDAM

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 30 Mei 2022 20:38 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Resmikan Master Meter  di Jalan Karangan Gang 5, Sawunggaling,  Kecamatan Wonokromo
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Resmikan Master Meter di Jalan Karangan Gang 5, Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan program Master Meter Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya. Program tersebut guna mempercepat layanan masyarakat untuk mendapatkan air dari PDAM dan mewujudkan target '2023 semua terlayani'.

"Ada beberapa yang belum dipasang. Namun bukan berarti PDAM tidak bisa memasang, karena ada aturan yang tidak boleh. Salah satunya tanahnya bukan milik pribadi," kata Eri, usai meresmikan Master Meter di Jalan Karangan Gang 5, Senin (30/5/2022).

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Eri menyampaikan bahwa tanah warga tersebut merupakan irigasi. Sehingga, PDAM belum bisa memasangkan. Sebab itu, dibuat program Meteran Master, yang bertanggung jawab Kelompok Swadaya Masyarakat.

"Jadi master meternya itu adalah meteran gede itu masuk ke meteran ke tanah orang yang punya, milik pribadi,"ujarnya.

"Dan orang tadi ini dengan kelebihan hatinya, akhirnya dibuatkan lagi sambungan ke rumah yang belakangnya," imbuhnya.

Sehingga, warga Surabaya mempunyai meteran masing-masing. Eri menyebut pemasangan ini juga dari kelompok masyarakat Surabaya yang selalu bergotong royong.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

"Makanya saya bilang ke pak direktur waktu pertama kali dilantik, saya pingin 2023 seluruh surabaya bisa teraliri air PDAM,"ungkapnya.

Penangggung Jawab Forum Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), Budi Santoso menambahkan, jumlah penerima manfaat untuk Master Meter ini sebanyak 184 di Surabaya

" Aman Sebetulnya ditanam tempat yang legal. Jadi PDAM memberikan syarat ditempat yang legal," kata Budi.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Budi menyampaikan, untuk paket tarifnya yang paling murah yakni Rp 1.800 ribu. Tarif tersebut juga untuk pengelolaan, pemeliharaan, perusakan, maupun untuk pengurus.

"Forkom menjadi target kalau PDAM bayar lewat hape bisa nantinya untuk perwilayah juga. Jadi nanti mereka akan mandiri semua,"jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.