Rabu, 22 Jul 2026 23:33 WIB

Gubernur Khofifah Resmikan Rumah Sakit Berteknologi Canggih di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 15 Apr 2022 22:47 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husada Prima di Karang Tembok, Semampir Surabaya, Jumat (15/4/2022) sore.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husada Prima di Karang Tembok, Semampir Surabaya, Jumat (15/4/2022) sore.

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husada Prima di Karang Tembok, Semampir, Surabaya, Jumat (15/4/2022) sore.

"Harapan kami dengan diresmikannya RSUD Husada Prima semakin dikenal oleh kalangan luas. dan yang tadinya kami hanya terbatas di pelayanan paru, sekarang ternyata punya tenaga spesialis dan pelayanan lengkap," kata Khofifah saat menghadiri persemian RSUD Husada Prima.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Saat peresmian tersebut, Khofifah juga berkunjung dan melihat beberapa ruangan anyar serta fasilitas kesehatan serta teknologi yang ada di sana.

"Wah, ada robotnya juga ya, ini juga untuk melayani pasien ya," kata Khofifah.

Ia pun juga mengapresiasi jajaran pihak RSUD Husada Prima lantaran telah menyiapkan beragam teknologi, faskes, hingga ruangan sesuai kebutuhan para pasien.

"Saya harap seluruh nakes bisa dapat melayani pasien secara maksimal,"ujarnya.

Kepala RSUD Husada Prima, drg. Dyah Retno menambahkan, sebelumnya rumah sakit tersebut sebatas pelayanan paru saja. Namun, saat ini lebih dari itu

Baca Juga: Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

"Saat ini, kami ternyata punya tenaga spesialis dan pelayanan lengkap. Bahkan, ada 4 layanan unggulan, persalinan, metode XXZ tanpa rasa nyeri segera pulih langsung, menyusui dan medical checkup," ujarnya.

Tak hanya itu, Dyah menyampaikan, pihaknya juga menawarkan konsep pelayanan mudah bagi masyarakat yang waktunya sedikit.

Artinya, masyarakat hanya perlu menghubungi pelayanan online tanpa perlu datang ke lokasi.

"Kami langsung datang (setelah ada pasien yang mendaftar). Tapi, ada pemeriksaan yang alatnya gak bisa dibawa, treadmill USG EKG langsung kesini," tuturnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Ia mengklaim, pelayanan yang ditawarkan akan selalu cepat dan responsif. Bahkan, hasil dan keakuratan serta tetap konsisten.

"Pada 2030, terintegrasi 1 atap di red area, genteng hijau merah dan green area. Layanan tumbuh kembang deteksi sedini mungkin tumbuh kembang anak bisa untuk stunting," katanya.

Ia berharap, dengan diresmikannya RSUD Husada Prima, dapat segera dikenal dan diketahui khalayak serta warga sekitar Jawa Timur. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.