Selasa, 01 Sep 2026 00:46 WIB

Air Mata Syukur Mbah Sapekyah, Rumahnya yang Ludes Terbakar Segera Diperbaiki Pemkab Sidoarjo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Senin, 31 Agu 2026 18:58 WIB
Mbah Sapekyah, korban kebakaran saat terima bantuan dari Pemkab Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Mbah Sapekyah, korban kebakaran saat terima bantuan dari Pemkab Sidoarjo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Harapan Mbah Sapekyah untuk kembali meretas kehangatan di rumah tinggalnya kini mulai menemui titik terang.

Rumahnya di Desa Bluru Kidul RW 2, Kabupaten Sidoarjo, yang sebelumnya ludes dilalap si jago merah pada Jumat (28/8/2026) lalu, dipastikan bakal segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.

Baca Juga: Saat Reog Bertemu Teknologi Digital, Balongbendo Sidoarjo Bergerak jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Kepastian tersebut didapat usai Bupati Sidoarjo, Subandi, turun langsung meninjau puing-puing bangunan rumah lansia tersebut pada Senin (31/8/2026).

Melihat kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berat, di mana seluruh bagian atap hangus tak tersisa, Pemkab Sidoarjo bergerak cepat memprioritaskan penanganan musibah ini.

Guna memastikan pengerjaan berjalan cepat, material bangunan dijadwalkan sudah mulai tiba di lokasi pada Selasa besok.

"Ya, hari Selasa sudah ada pengiriman material. Nanti akan pakai baja ringan, setelah itu atapnya pakai spandek. Instalasinya kita perbaiki semuanya, habis itu kita cat, sudah kembali lagi seperti sebelumnya," ungkap Subandi di lokasi peninjauan.

Perbaikan hunian ini digarap secara intensif dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo.

Pemkab Sidoarjo memanfaatkan alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) agar pengerjaan fisik di lapangan bisa mendahului proses pencairan dan berkas administrasi.

"Kita sudah teruskan ke BPBD untuk segera dilakukan, terutama mendahulukan pembangunan dulu. Yang penting sudah ada perencanaannya. Terkait nanti pencairan, ini kan nanti kita pakai BTT. Yang penting segera ada penanganan," jelas Subandi.

Baca Juga: KDMP Ngingas Didorong jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata

Sebelum bantuan Pemkab tiba, warga sekitar bergotong-royong memasang atap galvalum darurat agar lansia 70 tahun itu tetap terhindar dari terik panas dan hujan.

Mengenai pemicu si jago merah yang melahap bangunan tersebut, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Pasalnya, tidak ada saksi mata yang melihat langsung awal mula kemunculan titik api hingga membesar.

Insiden ini turut menjadi atensi serius Bupati Subandi, terlebih peristiwa terjadi di tengah ancaman cuaca ekstrem dan kemarau panjang. Ia meminta seluruh warga Sidoarjo untuk tidak sekali-kali melakukan pembakaran sampah yang berpotensi menyulut kebakaran hebat.

"Dengan kemarau yang panjang, dengan panas yang tinggi, tentu ini memudahkan terjadinya kebakaran. Apalagi warga kita kadang bakar sampah dan lain-lain. Saya minta tolong, dengan kondisi cuaca yang ekstrem panasnya ini, jangan ada pembakaran," imbaunya.

Rasa Haru Mbah Sapekyah

Baca Juga: TPST Berbek Sidoarjo Genap 10 Tahun, Sampah Rumah Tangga Disulap jadi Sumber Cuan Warga

Bagi Sapekyah, uluran tangan dan perhatian cepat dari pemerintah daerah serta tetangga sekitar bagaikan angin segar di tengah kepedihan akibat musibah yang menimpanya.

Rasa syukur tak henti-hentinya ia ucapkan saat menerima kunjungan orang nomor satu di Pemkab Sidoarjo tersebut.

"Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sudah diberikan. Saya sangat bersyukur masih banyak yang peduli dan membantu setelah musibah ini. Semoga rumah saya bisa segera diperbaiki dan semuanya berjalan lancar," ujar Sapekyah.

Pemkab Sidoarjo menargetkan percepatan pemenuhan dokumen serta laporan kelengkapan agar proses pengajuan BTT tuntas, sehingga Sapekyah bisa secepatnya kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Abast mengatakan Polda Jatim menyatakan siap mengawal instruksi Mabes Polri tersebut. Prosesi serah terima jabatan pun bakal digelar dalam waktu dekat.

Menatap Masa Depan Industri Kopi dari Panggung Junior Barista Showdown 2026

Fabio P. Simorangkir menegaskan bahwa pengalaman bertanding dan berinteraksi dengan praktisi senior menjadi modal penting bagi karier masa depan para peserta.

Potret Kebijakan Absurd Penanganan Judi Online di Indonesia

Djoni menegaskan bahwa masyarakat yang menjadi pemain kerap kali berakhir hanya sebagai korban dari lemahnya pengawasan sistem.

Kebakaran Hutan di Lereng Semeru Meluas hingga 592 Hektar, Pendakian Ditutup Total

Isnugroho menyatakan bahwa sebaran titik api saat ini berada di sepanjang jalur pendakian Gunung Semeru, mulai dari kawasan Pos 1 hingga Pos 4.

Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Aksi ini digelar sebagai ruang refleksi mendalam atas sederet persoalan bangsa sepanjang bulan Agustus sekaligus awal konsolidasi jelang gerakan September Hitam

Target PAD Parkir Terlalu Tinggi, DPRD Surabaya: Jangan Hanya Kejar Angka, Layani Warga!

Aning menilai persoalan parkir Surabaya tidak akan selesai hanya dengan mendorong masyarakat membayar parkir secara digital.