Air Mata Syukur Mbah Sapekyah, Rumahnya yang Ludes Terbakar Segera Diperbaiki Pemkab Sidoarjo
- Penulis : Ariyanto
- | Senin, 31 Agu 2026 18:58 WIB
selalu.id - Harapan Mbah Sapekyah untuk kembali meretas kehangatan di rumah tinggalnya kini mulai menemui titik terang.
Rumahnya di Desa Bluru Kidul RW 2, Kabupaten Sidoarjo, yang sebelumnya ludes dilalap si jago merah pada Jumat (28/8/2026) lalu, dipastikan bakal segera diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo.
Baca Juga: Saat Reog Bertemu Teknologi Digital, Balongbendo Sidoarjo Bergerak jadi Pusat Ekonomi Kreatif
Kepastian tersebut didapat usai Bupati Sidoarjo, Subandi, turun langsung meninjau puing-puing bangunan rumah lansia tersebut pada Senin (31/8/2026).
Melihat kondisi bangunan yang mengalami kerusakan berat, di mana seluruh bagian atap hangus tak tersisa, Pemkab Sidoarjo bergerak cepat memprioritaskan penanganan musibah ini.
Guna memastikan pengerjaan berjalan cepat, material bangunan dijadwalkan sudah mulai tiba di lokasi pada Selasa besok.
"Ya, hari Selasa sudah ada pengiriman material. Nanti akan pakai baja ringan, setelah itu atapnya pakai spandek. Instalasinya kita perbaiki semuanya, habis itu kita cat, sudah kembali lagi seperti sebelumnya," ungkap Subandi di lokasi peninjauan.
Perbaikan hunian ini digarap secara intensif dengan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo.
Pemkab Sidoarjo memanfaatkan alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) agar pengerjaan fisik di lapangan bisa mendahului proses pencairan dan berkas administrasi.
"Kita sudah teruskan ke BPBD untuk segera dilakukan, terutama mendahulukan pembangunan dulu. Yang penting sudah ada perencanaannya. Terkait nanti pencairan, ini kan nanti kita pakai BTT. Yang penting segera ada penanganan," jelas Subandi.
Baca Juga: KDMP Ngingas Didorong jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata
Sebelum bantuan Pemkab tiba, warga sekitar bergotong-royong memasang atap galvalum darurat agar lansia 70 tahun itu tetap terhindar dari terik panas dan hujan.
Mengenai pemicu si jago merah yang melahap bangunan tersebut, dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Pasalnya, tidak ada saksi mata yang melihat langsung awal mula kemunculan titik api hingga membesar.
Insiden ini turut menjadi atensi serius Bupati Subandi, terlebih peristiwa terjadi di tengah ancaman cuaca ekstrem dan kemarau panjang. Ia meminta seluruh warga Sidoarjo untuk tidak sekali-kali melakukan pembakaran sampah yang berpotensi menyulut kebakaran hebat.
"Dengan kemarau yang panjang, dengan panas yang tinggi, tentu ini memudahkan terjadinya kebakaran. Apalagi warga kita kadang bakar sampah dan lain-lain. Saya minta tolong, dengan kondisi cuaca yang ekstrem panasnya ini, jangan ada pembakaran," imbaunya.
Rasa Haru Mbah Sapekyah
Baca Juga: TPST Berbek Sidoarjo Genap 10 Tahun, Sampah Rumah Tangga Disulap jadi Sumber Cuan Warga
Bagi Sapekyah, uluran tangan dan perhatian cepat dari pemerintah daerah serta tetangga sekitar bagaikan angin segar di tengah kepedihan akibat musibah yang menimpanya.
Rasa syukur tak henti-hentinya ia ucapkan saat menerima kunjungan orang nomor satu di Pemkab Sidoarjo tersebut.
"Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sudah diberikan. Saya sangat bersyukur masih banyak yang peduli dan membantu setelah musibah ini. Semoga rumah saya bisa segera diperbaiki dan semuanya berjalan lancar," ujar Sapekyah.
Pemkab Sidoarjo menargetkan percepatan pemenuhan dokumen serta laporan kelengkapan agar proses pengajuan BTT tuntas, sehingga Sapekyah bisa secepatnya kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.
Editor : Zein Muhammad