Selasa, 01 Sep 2026 00:45 WIB

The Alana Surabaya

Menatap Masa Depan Industri Kopi dari Panggung Junior Barista Showdown 2026

Coffee Mixology Competition Vol. 3 bertajuk Junior Barista Showdown 2026 yang digelar The Alana Surabaya. (Dok. The Alana Surabaya).
Coffee Mixology Competition Vol. 3 bertajuk Junior Barista Showdown 2026 yang digelar The Alana Surabaya. (Dok. The Alana Surabaya).

selalu.id - Dunia kopi kini tak lagi sekadar soal teknik menyeduh secangkir kopi hitam. Eksplorasi rasa, kreativitas penyajian, hingga karakter minuman menjadi penentu arah perkembangan industri beverage saat ini.

Menjawab tantangan tersebut, The Alana Surabaya kembali menggelar ajang bergengsi Coffee Mixology Competition Vol. 3 bertajuk Junior Barista Showdown 2026.

Baca Juga: The Alana Surabaya Rayakan HUT ke-12 dengan Kegiatan Sosial

Ajang ini hadir sebagai panggung utama bagi para barista muda untuk menguji mental, mengasah keterampilan, sekaligus mengeksplorasi ide-ide segar mereka di dunia mixology.

Tidak hanya dituntut menyajikan minuman dengan rasa yang presisi, para peserta juga diuji dalam hal penguasaan teknik, presentasi, dan keberanian menumpahkan identitas diri ke dalam racikan karya mereka.

Ajang kali ini menghadirkan deretan juri kompeten dari berbagai latar belakang industri hospitality dan beverages.

Mulai dari F&B Manager ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center Ivan Andriansyah, Mixologist Jumeirah Al Naseem Dubai Steve Ranu, R&D Beverages Excelso & Societe Ade Herlambang, hingga Principal Toza Juice Jatim Bonny Haruna.

Kehadiran para praktisi ini memberi kesempatan emas bagi peserta untuk mendapatkan evaluasi dan wawasan langsung dari para ahli.

General Manager The Alana Surabaya, Fabio P. Simorangkir menegaskan, Junior Barista Showdown dirancang lebih dari sekadar ajang kompetisi berburu gelar juara.

Baca Juga: The Alana Surabaya Gelar Kelas Makeup Bareng Viva Cosmetics

“Kami ingin acara ini menjadi ruang tumbuh bagi barista muda yang memiliki passion tinggi. Di sini mereka bisa mengukur kemampuan, membangun jaringan dengan profesional, dan memetik pengalaman berharga,” kata Fabio dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Ia menambahkan, pengalaman bertanding dan berinteraksi dengan praktisi senior menjadi modal penting bagi karier masa depan para peserta.

"Bisa jadi hari ini mereka berlomba sebagai peserta, tetapi pengalaman di sini menjadi pijakan awal mereka untuk berkembang di industri hospitality. Nilai itulah yang membuat acara ini bermakna," jelasnya.

Senada dengan Fabio, Food & Beverage Manager The Alana Surabaya, Miftahol Arifin menilai coffee mixology memberi kebebasan ekspresi yang lebih luas bagi seorang barista.

Baca Juga: The Alana Surabaya Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan Lewat Fire Drill Training

“Coffee mixology menantang barista tidak hanya tangkas secara teknik, tetapi juga mampu meramu karakter rasa yang unik. Kami ingin melihat sejauh mana peserta berani mendobrak batas dan mewujudkan ide mereka,” ujarnya.

Keseruan eksplorasi para peserta turut didukung oleh sejumlah brand terkemuka di industri beverage, seperti Excelso yang mengawal aspek kopi, serta Delifru Flavor Expert, Yakult, dan Toza yang memperkaya variasi rasa.

Kolaborasi ini membuka ruang eksperimen yang luas bagi para peserta dalam memadukan berbagai bahan baku premium.

Selain memperebutkan total hadiah bernilai jutaan rupiah, The Alana Surabaya menekankan bahwa manfaat terbesar yang dibawa pulang peserta adalah jejaring, ilmu baru, dan kepercayaan diri untuk terus berkarya di industri beverage Tanah Air.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kapolres di Jawa Timur Dimutasi, Berikut Daftarnya

Abast mengatakan Polda Jatim menyatakan siap mengawal instruksi Mabes Polri tersebut. Prosesi serah terima jabatan pun bakal digelar dalam waktu dekat.

Potret Kebijakan Absurd Penanganan Judi Online di Indonesia

Djoni menegaskan bahwa masyarakat yang menjadi pemain kerap kali berakhir hanya sebagai korban dari lemahnya pengawasan sistem.

Kebakaran Hutan di Lereng Semeru Meluas hingga 592 Hektar, Pendakian Ditutup Total

Isnugroho menyatakan bahwa sebaran titik api saat ini berada di sepanjang jalur pendakian Gunung Semeru, mulai dari kawasan Pos 1 hingga Pos 4.

Air Mata Syukur Mbah Sapekyah, Rumahnya yang Ludes Terbakar Segera Diperbaiki Pemkab Sidoarjo

Guna memastikan pengerjaan berjalan cepat, material bangunan dijadwalkan sudah mulai tiba di lokasi pada Selasa besok.

Potret Aksi 'Agustus Kelam' di Surabaya, Serukan Perlindungan hingga DBH Migas Madura

Aksi ini digelar sebagai ruang refleksi mendalam atas sederet persoalan bangsa sepanjang bulan Agustus sekaligus awal konsolidasi jelang gerakan September Hitam

Target PAD Parkir Terlalu Tinggi, DPRD Surabaya: Jangan Hanya Kejar Angka, Layani Warga!

Aning menilai persoalan parkir Surabaya tidak akan selesai hanya dengan mendorong masyarakat membayar parkir secara digital.