Senin, 21 Sep 2026 21:12 WIB

GABSI Jember Gelar Mini Bridge, Jaring Bibit Atlet Popda dan Porprov

Pelajar saat mengikuti turnamen Mini Bridge yang digelar Gabsi Jember di Polije. (Foto: Nurul/selalu.id).
Pelajar saat mengikuti turnamen Mini Bridge yang digelar Gabsi Jember di Polije. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pengurus Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Kabupaten Jember menggelar turnamen Mini Bridge tingkat junior/pelajar di Gedung Olahraga Politeknik Negeri Jember (Polije), Kamis (6/8/2026).

Ajang ini menjadi langkah strategis memperkuat pembinaan sekaligus kaderisasi atlet bridge sejak usia sekolah.

Baca Juga: PAD Jember Melonjak 32,36 Persen, Bupati Fawait Anugerahi Insan Pajak dan Janjikan Insentif

Turnamen tersebut diikuti sekitar 80 hingga 100 peserta yang berasal dari 13 hingga 15 sekolah jenjang SMA, SMK, dan sederajat di wilayah Kabupaten Jember.

Ketua GABSI Jember, Saiful Anwar, menyampaikan bahwa turnamen mini bridge ini dirancang sebagai proyek percontohan (pilot project) untuk mencetak atlet-atlet pemula sekaligus menjaga keberlanjutan regenerasi atlet bridge di Jember.

"Ini merupakan proyek percontohan untuk menyiapkan atlet pemula. Kami berharap dari kegiatan ini muncul bibit-bibit atlet yang nantinya bisa dikembangkan lebih lanjut," katanya.

Menurut Saiful, keanggotaan atlet bridge di tingkat SD dan SMP di Jember sebenarnya sudah cukup berkembang. Namun, kondisi berbeda terlihat pada jenjang SMA/SMK sederajat yang jumlah atletnya masih relatif minim.

GABSI Jember pun mendorong penguatan pembinaan di tingkat SMA/SMK, termasuk dukungan dari para official dan kepala sekolah agar menjadikan bridge sebagai salah satu wadah prestasi non-akademik siswa.

"Kami perlu memperkuat pembinaan di tingkat SMA dan SMK. Kepala sekolah juga perlu melihat bahwa bridge bisa menjadi bagian dari pengembangan bakat, minat, dan prestasi siswa," jelasnya.

Baca Juga: 900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Saiful menambahkan, bridge merupakan olahraga yang mengandalkan kemampuan berpikir, konsentrasi, strategi, serta ketelitian, sehingga linier dengan prestasi akademik dan berisiko cedera fisik sangat minim.

Meskipun olahraga ini tidak menghadirkan riuk pikuk suporter secara ramai, karakter tersebut dinilai alami karena bridge membutuhkan ketenangan dan konsentrasi tinggi.

Selain menggelar turnamen, GABSI bersama Polije rutin menggelar latihan mingguan serta liga dua pekan sekali.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jember, NR Panca Hidayat, menilai kejuaraan bridge tingkat pelajar ini memiliki nilai strategis dalam mempersiapkan atlet menghadapi ajang olahraga pelajar maupun multi-event daerah.

Baca Juga: Polemik Yon TP Silo di Jember, Gus Fawait: Kita Menghadap Pemerintah yang Punya Kewenangan

"Ajang ini menjadi bagian dari persiapan dan kaderisasi atlet untuk menghadapi Popda maupun Porprov. Dari sini kita bisa melihat dan menyeleksi atlet-atlet terbaik yang nantinya diproyeksikan menjadi wakil Kabupaten Jember," tegasnya.

Panca juga menyoroti peluang besar bagi atlet bridge berprestasi untuk melanjutkan pendidikan perguruan tinggi di Polije melalui jalur prestasi maupun skema beasiswa.

"Ini menjadi simbiosis mutualisme antara cabang olahraga dengan perguruan tinggi. Atlet tidak hanya dipersiapkan untuk berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki masa depan akademik," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

Bagi keluarga Tifa, membeli perlengkapan sekolah baru adalah kemewahan yang belum sanggup dijangkau.

Heboh! Ada Lubang Hitam Muncul di Google Maps, Berikut Faktanya

Banyak warganet hingga penganut teori konspirasi menduga area itu disensor sengaja bahkan ada yang menyakini wilayah itu adalah pangkalan militer super rahasia.

Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai di Sidoarjo Dikebut

Wabup Mimik mengingatkan pelaku usaha industri agar tidak membuang limbah langsung ke saluran air agar tidak mencemari sungai.

RAPBD Jatim 2027 Defisit Rp1,01 Triliun, Banggar Andalkan SiLPA dan Minta Pemprov Genjot Pendapatan

Banggar meminta Pemprov menggenjot pendapatan melalui digitalisasi dan optimalisasi aset, serta mengantisipasi penurunan BBNKB akibat kendaraan listrik.

Gagal Dapat Motor, Dua Pemuda Surabaya Kini Tidur di Penjara

Dua pemuda ini dijatuhi hukuman penjara masing-masing selama 1 tahun 8 bulan oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Camat Krian Gandeng Satpol PP Tindak Tegas Pembuang Sampah Liar di Kawasan Kecamatan

Pihak kecamatan mengimbau masyarakat maupun para pelaku usaha di sekitar Krian untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.