Kamis, 13 Agu 2026 17:32 WIB

Satgas Anti Mafia Tanah Polri Selidiki Dugaan Penyerobotan Lahan di Pasuruan

Lahan di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang diduga diserobot. (Dok. Istimewa).
Lahan di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur yang diduga diserobot. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Dugaan penyerobotan lahan yang mengatasnamakan kepentingan objek vital nasional terungkap di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. 

Kasus ini diduga telah berlangsung selama 13 tahun, sejak 2013 hingga 2026, dan saat ini sedang ditangani oleh Satgas Anti Mafia Tanah Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. 

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Berdasarkan keterangan ahli waris dan dokumen hukum yang ada, tanah seluas 25.300 meter persegi tersebut tercatat atas dua nama, yakni 16.100 meter persegi atas nama Salmah, dan 9.200 meter persegi atas nama Solehudin, yang kini diwariskan kepada H. Sodek. 

Sebagian dari lahan itu, diperkirakan seluas 2.300 meter persegi, diduga digunakan sebagai akses jalan dan jalur pemasangan pipa gas oleh sejumlah perusahaan, yaitu PT HCML, PT Panaraya, Isargas, dan Pertagas.

Awalnya, lahan tersebut hanya dilintasi jalan setapak selebar sekitar 60 sentimeter. Namun seiring berjalannya waktu, jalan itu diperlebar hingga mencapai lebar 6,5 meter tanpa persetujuan resmi dari pemilik tanah maupun ahli warisnya.

Menurut Christopher Tjandra Siacahyo, Kuasa Hukum ahli waris, penggunaan lahan tersebut dimulai sejak PT HCML berdiri pada tahun 2013. 

Pada saat itu, izin penggunaan lahan diduga tidak diminta secara langsung kepada ahli waris, melainkan hanya melalui Kepala Desa Semare saat itu bernama Mustaqim. 

Baca Juga: Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Sejak saat itu hingga tahun 2026, tidak ada pemberitahuan resmi, permohonan izin, maupun pembayaran ganti rugi atau kompensasi apapun yang diterima oleh pihak ahli waris.

“Selama 13 tahun lahan itu digunakan untuk akses jalan dan penanaman pipa gas. Sampai saat ini belum ada bentuk ganti rugi atau kesepakatan apapun yang disepakati bersama,” tegas Christopher kepada selalu.id, Senin (29/6/2026).

Ia menambahkan bahwa meskipun yang dikuasai hanya sebagian lahan, dampaknya terasa hingga keseluruhan areal tanah milik ahli waris. 

Kondisi itu membuat pemilik sah tidak dapat memanfaatkan, mengelola, maupun mengembangkan lahannya secara maksimal, sehingga menimbulkan kerugian materiil yang nyata. 

Baca Juga: DPRD-Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027, APBD Segera Masuk Tahap Penyusunan

"Kasus ini kemudian kami laporkan ke pihak kepolisian dan kini telah masuk tahap penyelidikan," jelas Christopher.

Berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor: SP.Lidik/2372/III/RES.1.24./2026/Dittipidum tertanggal 31 Maret 2026, Satgas Anti Mafia Tanah telah melakukan pemeriksaan awal yang melibatkan Kepala Desa Semare, perwakilan PT HCML, serta pihak-pihak terkait lainnya.

"Pihak ahli waris berharap proses hukum berjalan transparan dan adil, sehingga hak atas tanah dapat dipulihkan dan kerugian yang diderita dapat diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

FPTI Lamongan Punya Nahkoda Baru, Founder Apparel Allegiant M Harryanto jadi Ketum dengan Aklamasi

Kepengurusan baru diharapkan segera bergerak menyusun program kerja untuk menghidupkan kembali pembinaan atlet panjat tebing di Lamongan.

Kebakaran Bromo Meluas ke Puncak Seruni Point, Jalur Wisata Ditutup Total

Jarak api ke jembatan kaca diperkirakan kurang lebih sekitar 2 KM. Saat ini pula api telah berada tepat di bawah empat pilar wisata Seruni Point.

Harga Emas Antam Hari Ini: Sudah Kembali Naik Mama, Ini Detail Rinciannya

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Hati yang Tersakiti, Tapi Keuangan Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis

Saat ini, kecelakaan maut tersebut tengah didalami kepolisian setempat untuk mengungkap penyebabnya. Sementara semua korban sudah ditangani di rumah sakit.

Manjakan Tamu di HUT RI ke-81, ASTON Inn Jemursari Surabaya Siapkan Promo Menginap hingga Upgrade Kamar Gratis

Hotel berkonsep modern ini menghadirkan promo khusus bertajuk "Merdeka Deals" yang berlaku sepanjang bulan Agustus 2026.