Selasa, 11 Agu 2026 00:18 WIB

Penampakan Terkini Pagar Grahadi Surabaya yang Dirusak Pendomo saat Ricuh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Jun 2026 21:33 WIB
Penampakan pagar besi di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang dirusak pendemo saat ricuh. (Foto: Ade/selalu.id).
Penampakan pagar besi di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang dirusak pendemo saat ricuh. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Pagar besi di Gedung Negara Grahadi Surabaya terlihat rusak cukup parah imbas demo anarkis pada Jumat (26/6/2026) malam.

Pantauan selalu.id, pagar besi yang sebelumnya dipasang sebagai bagian dari proyek renovasi itu bahkan hampir seluruhnya terlepas.

Baca Juga: Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, Wadah Pemersatu Talenta Muda Sepak Bola

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak mengatakan kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena material pagar yang copot berpotensi digunakan sebagai alat untuk melakukan aksi perusakan.

“Memang saat ini sedang dalam proses renovasi, termasuk pagarnya. Tadi akibat demonstrasi ada kerusakan sehingga hampir semua besi pagar sudah lepas. Kalau tidak diamankan, nanti justru bisa dijadikan senjata untuk melakukan perusakan lagi,” katanya

Emil menjelaskan, aksi yang dilakukan sebagian massa sudah tidak lagi sebatas menyampaikan aspirasi, melainkan mengarah pada tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Baca Juga: Jawa Barat Tekuk Tuan Rumah Jatim 4-1 di Laga Pembuka Soekarno Cup U-17

“Ada sebagian yang bukan lagi fokus menyuarakan aspirasi, tetapi bagaimana caranya merusak. Tindakan seperti ini tentu bisa berdampak lebih luas terhadap stabilitas keamanan,” ungkapnya.

Emil menegaskan pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan.

“Kalau aspirasi masyarakat tentu harus kita dengarkan. Pemerintah selalu membuka telinga. Tetapi kalau tujuannya sudah merusak, tentu harus ada tindakan pengamanan,” tegasnya.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni jadi Tergugat di PN Surabaya, Segera Jalani Sidang

Pihaknya mengapresiasi aparat kepolisian yang dinilai mampu mengendalikan situasi secara humanis meski menghadapi berbagai ancaman di lapangan.

“Petugas juga mendapat risiko. Mereka dilempari, diserang, bahkan ada dugaan bom molotov. Namun proses pengamanan tetap dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mengedepankan pendekatan humanis,” ujar Emil.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Mencekam! Kelompok Perguruan Silat Bikin Onar hingga Bentrok dengan Warga Mojokerto

Keributan itu sempat terekam kamera pengendara yang melintas di lokasi kejadian. Nampak dari video, beberapa motor terlihat bergeletakan di jalan raya.

Tak Hanya Lindungi Pesisir, Pemkab Sidoarjo Sulap Kawasan Mangrove jadi Penggerak Ekonomi Warga

Menurut Bupati Sidoarjo Subandi keberlanjutan ekosistem harus berjalan beriringan dengan peningkatan produktivitas dan ketahanan ekonomi warga.

Kemenag Jatim Turun Gunung Geber Masjid 2026, Bahtiar: Momentum Hidupkan Gotong Royong!

Menag Nasaruddin menegaskan bahwa kebersihan rumah ibadah adalah bagian dari memuliakan rumah Allah sekaligus sarana pembersihan jiwa.

Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember Diharapkan Dongkrak Infrastruktur dan Ekonomi Warga

Karena itu, keberhasilan pembiayaan tersebut nantinya tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran, tetapi dari hasil nyata yang diterima masyarakat.

Langkah Sigap Pelindo Terminal Petikemas Lindungi Pekerja dan Warga dari Asap Karhutla di Sampit

Berdasarkan pantauan BMKG Kotawaringin Timur, akumulasi hotspot atau titik panas telah menembus 204 titik hanya dalam 24 jam terakhir. 

MAKI Jatim Batal Gelar Aksi, Dukung Pinjaman Pemkab Jember Rp786,57 Miliar ke PT SMI

Meski begitu, MAKI Jatim tetap meminta agar seluruh proses pembiayaan dilakukan secara transparan dan akuntabel.