Senin, 28 Sep 2026 19:02 WIB

Penampakan Terkini Pagar Grahadi Surabaya yang Dirusak Pendomo saat Ricuh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Jun 2026 21:33 WIB
Penampakan pagar besi di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang dirusak pendemo saat ricuh. (Foto: Ade/selalu.id).
Penampakan pagar besi di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang dirusak pendemo saat ricuh. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Pagar besi di Gedung Negara Grahadi Surabaya terlihat rusak cukup parah imbas demo anarkis pada Jumat (26/6/2026) malam.

Pantauan selalu.id, pagar besi yang sebelumnya dipasang sebagai bagian dari proyek renovasi itu bahkan hampir seluruhnya terlepas.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak mengatakan kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena material pagar yang copot berpotensi digunakan sebagai alat untuk melakukan aksi perusakan.

“Memang saat ini sedang dalam proses renovasi, termasuk pagarnya. Tadi akibat demonstrasi ada kerusakan sehingga hampir semua besi pagar sudah lepas. Kalau tidak diamankan, nanti justru bisa dijadikan senjata untuk melakukan perusakan lagi,” katanya

Emil menjelaskan, aksi yang dilakukan sebagian massa sudah tidak lagi sebatas menyampaikan aspirasi, melainkan mengarah pada tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

“Ada sebagian yang bukan lagi fokus menyuarakan aspirasi, tetapi bagaimana caranya merusak. Tindakan seperti ini tentu bisa berdampak lebih luas terhadap stabilitas keamanan,” ungkapnya.

Emil menegaskan pemerintah tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat. Namun, tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum tidak dapat dibenarkan.

“Kalau aspirasi masyarakat tentu harus kita dengarkan. Pemerintah selalu membuka telinga. Tetapi kalau tujuannya sudah merusak, tentu harus ada tindakan pengamanan,” tegasnya.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Tak Mau Seragam Bikin Sekolah Negeri Terlihat Beda Kasta

Pihaknya mengapresiasi aparat kepolisian yang dinilai mampu mengendalikan situasi secara humanis meski menghadapi berbagai ancaman di lapangan.

“Petugas juga mendapat risiko. Mereka dilempari, diserang, bahkan ada dugaan bom molotov. Namun proses pengamanan tetap dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mengedepankan pendekatan humanis,” ujar Emil.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Harga Daging Sapi Kelas Satu Naik, RPH Surabaya Sarankan Langsung Beli di Lapak Mitra

Masyarakat diminta tidak hanya mempertimbangkan harga saat membeli daging sapi, tetapi juga memperhatikan tempat pembeliannya.

DPRD Jatim Sahkan Perda Hak Disabilitas, Perkuat Perlindungan dan Kesetaraan Hukum

Perda ini menjadi payung hukum resmi yang mengikat seluruh pemangku kepentingan di Jatim untuk mewujudkan lingkungan yang ramah, inklusif, dan adil bagi semua.

Kerangka Manusia Misterius Ditemukan di Hutan Tenggerejo Lamongan

Kerangka tanpa identitas atau misterius tersebut ditemukan berserakan di lahan tebu yang baru saja terbakar. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan.

Wabup Sidoarjo Mimik Temukan Material Tak Sesuai Spesifikasi dan Pekerjaan Lamban Saat Sidak Proyek

Proyek Rumah Pompa Sidokare I dan II menjadi perhatian karena bangunan senilai Rp2.928.000.000 itu berkaitan langsung dengan penanganan banjir.

Pertahankan Gelar, Kota Mojokerto Borong 8 Penghargaan dan Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Penghargaan diserahkan langsung Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Hasil UEFA Nations League 2026: Portugal Kalahkan Norwegia 2-1, Joao Felix dan Goncalo Ramos Cetak Gol

Hasil ini membuat Portugal kokoh di puncak klasemen Grup 4 UEFA Nations League A 2026/2027.