Jumat, 26 Jun 2026 21:50 WIB

Polisi Semprotkan Air Pukul Mundur Massa Provokasi di Grahadi Surabaya

Polisi saat pukul mundur massa yang provokasi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Polisi saat pukul mundur massa yang provokasi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Polisi mulai pukul mundur para pendemo yang melakukan provokasi di depan Gedung Negara Grahadi dengan menyemprotkan air menggunakan mobil water canon, Jumat (26/6/2026) malam.

Pantauan di lokasi, puluhan anggota Brimob diterjunkan untuk meredam massa aksi.

Baca Juga: Kemenag Jatim Salurkan 35.835 Paket Santunan Lewat Lebaran Yatim 2026 

Massa yang berada di sisi timur, kemudian langsung berlarian, namun terlihat terus melakukan pelemparan.

Baca Juga: Penampakan Terkini Pagar Grahadi Surabaya yang Dirusak Pendomo saat Ricuh

Polisi melalui pengeras suara, lantas meminta massa aksi untuk membubarkan diri, bila tidak ingin ditindak tegas.

"Mohon untuk massa segera membubarkan diri," suara petugas kepolisian saat memukul mundur massa.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Jatim Gelar Upacara Pemuliaan Nilai Luhur Tribrata

Hingga kini, aksi demonstrasi tersebut masih berlangsung. Kepolisian terus berupaya meredam agar kericuhan tidak berlanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

"Operasional yang tertata dan budaya K3 yang kuat, jadi kunci agar layanan berkualitas," ujar Terminal Head TPK Bagendang Bumiharjo, Akhmad Fajar.

Demo di Grahadi Surabaya Makin Panas, Massa Mulai Serang Petugas hingga Geber-geber Motor

Saat ini, kepolisian yang berjaga di arwah Gedung Negara Grahadi Surabaya berusaha meredam massa aksi yang semakin memanas.

Demo di Grahadi Surabaya Memanas, Massa Lempar Batu hingga Rusak Pagar

Hingga kini, massa terus melakukan pelemparan, dan berusaha merusak pagar pembatas Gedung Negara Grahadi.

Demonstrasi di Surabaya: Massa Bentangkan Spanduk Meme Prabowo

Spanduk bernuansa meme dengan bahasa lokal Surabaya itu menjadi salah satu simbol kritik massa terhadap kebijakan pemerintah pusat.

Pemkab Sidoarjo Percepat Proyek Flyover Gedangan yang Telan Anggaran Rp400 M

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memfokuskan penyelesaian pembebasan lahan. Proyek ini dibangun untuk mengurai kemacetan.

ASN Tewas Dalam Mobil di Bandara Juanda Itu Diduga Korban Kekerasan

Namun, hingga kini polisi belum dapat menyimpulkan lebih jauh karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.