Selasa, 29 Sep 2026 22:14 WIB

Polisi Semprotkan Air Pukul Mundur Massa Provokasi di Grahadi Surabaya

Polisi saat pukul mundur massa yang provokasi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Polisi saat pukul mundur massa yang provokasi demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Polisi mulai pukul mundur para pendemo yang melakukan provokasi di depan Gedung Negara Grahadi dengan menyemprotkan air menggunakan mobil water canon, Jumat (26/6/2026) malam.

Pantauan di lokasi, puluhan anggota Brimob diterjunkan untuk meredam massa aksi.

Baca Juga: 172 PPDS FK Unair Muntah dan Pusing, Begini Kondisinya 

Massa yang berada di sisi timur, kemudian langsung berlarian, namun terlihat terus melakukan pelemparan.

Baca Juga: Hindari Penyekapan, Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan Perwali Penyaluran ART di Surabaya

Polisi melalui pengeras suara, lantas meminta massa aksi untuk membubarkan diri, bila tidak ingin ditindak tegas.

"Mohon untuk massa segera membubarkan diri," suara petugas kepolisian saat memukul mundur massa.

Baca Juga: SPKLU di DPRD Jatim Diresmikan, Ali Kuncoro: Terbuka untuk Masyarakat Umum

Hingga kini, aksi demonstrasi tersebut masih berlangsung. Kepolisian terus berupaya meredam agar kericuhan tidak berlanjut.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Prabowo dan Megawati Janjian Makan Nasi Goreng, Mau Bahas Apa Ya?

Sajian nasi goreng Megawati sendiri punya rekam jejak historis dalam hubungan kedua tokoh nasional ini.

Awas! Ratusan Ton Emas Ilegal Beredar di Indonesia, Kenali Ciri-cirinya

Dari total pemetaan nasional, tercatat sedikitnya 1.221 lokasi PETI emas yang beroperasi tanpa menyetor rupiah sedikit pun ke kas negara.

Proyek Revitalisasi Sekolah di Jember Gerakkan Ekonomi Warga, Jadi Berkah dan Bahagia

Dari proyek tersebut, sekitar 5.160 tenaga kerja terlibat, dengan rincian 2.000 tukang dan 3.160 asisten tukang. Juga gerakkan ekonomi warga lainnya.

Soal Seragam Sekolah, DPRD Surabaya Minta Pemkot Kaji Pembiayaan Batik Lewat BOPDA

Ajeng mengatakan usulan terkait pengadaan seragam batik secara terpusat masih perlu dibahas lebih lanjut bersama Dispendik agar tak jadi persoalan baru.

Wamenkes Nilai Kota Mojokerto Mampu jadi Percontohan Nasional Eliminasi TB

Menurutnya, Kota Mojokerto memiliki posisi strategis dalam penanganan TB karena selama ini turut memberikan layanan pengobatan bagi pasien dari luar wilayah.

Jatanras Polda Jatim Gulung Komplotan Curanmor Lintas Kota, Ini Tampang Pelakunya

Saat ini, polisi terus melakukan pendalaman lebih lanjut. Masyarakat juga diimbau selalu waspada dengan segala bentuk modus kejahatan.