Minggu, 18 Okt 2026 16:20 WIB

Dorong Percepatan Investasi, DPMPTSP Jatim Gelar Bimtek OSS RBA dan LKPM

DPMPTSP Provinsi Jawa Timur saat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) OSS RBA dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). (Dok. DPMPTSP Provinsi Jawa Timur).
DPMPTSP Provinsi Jawa Timur saat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) OSS RBA dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM). (Dok. DPMPTSP Provinsi Jawa Timur).

selalu.id - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) OSS RBA dan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM).

Bimtek ini ditujukan bagi pengusaha Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Jawa Timur, sebagai upaya mendorong percepatan realisasi investasi daerah.

Baca Juga: DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

Kegiatan yang diselenggarakan di Malang itu bekerja sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI serta KADIN Jawa Timur itu mengangkat tema "Mendorong Percepatan Realisasi Investasi di Provinsi Jawa Timur".

Bimtek tersebut dilatarbelakangi oleh realisasi investasi Jawa Timur pada Triwulan I 2026 yang baru mencapai Rp32,6 triliun dari target tahunan sebesar Rp147,7 triliun yang ditetapkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

"Diperlukan peningkatan pemahaman dan kepatuhan pelaku usaha terhadap ketentuan penanaman modal, khususnya terkait pelaksanaan investasi dan penyampaian LKPM," kata Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Dyah Wahyu Ermawati dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Dyah menyebut Jawa Timur sendiri mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,96 persen secara tahunan (year on year) pada Triwulan I 2026, menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Pulau Jawa.

Melalui bimtek ini, pelaku usaha mendapat pembekalan terkait penggunaan sistem OSS RBA serta tata cara penyusunan LKPM.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Di antaranya mencakup realisasi penanaman modal, realisasi tenaga kerja, realisasi produksi termasuk nilai ekspor, kewajiban kemitraan, dan kewajiban lainnya sesuai ketentuan.

"LKPM wajib disampaikan oleh seluruh pelaku usaha, baik perorangan maupun badan usaha, sebagai bagian dari mekanisme pengendalian pelaksanaan penanaman modal di daerah," jelas Dyah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.

Wisata Hutan Kota Jeruk Surabaya: Murah, Indah, dan Cocok untuk Keluarga

Menjelang sore hari, para pengunjung disuguhkan lanskap persawahan yang asri sembari diiringi alunan musik akustik.

600 Penari Ramaikan Festival Munali Patah 2026 di Sidoarjo

Kegiatan ini melibatkan penari dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, hingga Malang.

KSPSI Apresiasi Desk Ketenagakerjaan Kapolri dan Batalkan Aksi Buruh 20 Oktober

Desk Ketenagakerjaan sudah berdiri di 35 Polres yang tersebar di 14 Polda.

Kapolri Kunjungi Museum Marsinah di Nganjuk, Kenang Perjuangan Pahlawan Buruh

Rombongan disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea.

Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

selalu.id - Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo mengusulkan pengembangan ekonomi hijau berbasis masyarakat di kawasan Clungup Mangrove Conservation atau CMC