Selasa, 22 Sep 2026 22:38 WIB

Dua Legenda Timnas Turun Gunung, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf Kawal Pembinaan Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Legenda Timnas Indonesia, Anang Ma'ruf. (Dok. Istimewa).
Legenda Timnas Indonesia, Anang Ma'ruf. (Dok. Istimewa).

selalu.id – Komitmen terhadap masa depan sepak bola Indonesia terus digelorakan. Dua legenda Timnas Indonesia, Yusuf Ekodono dan Anang Ma'ruf, resmi bergabung dalam kepanitiaan turnamen sepak bola usia muda Soekarno Cup U-17 2026.

Turnamen kelompok umur edisi ketiga ini bakal mengumpulkan 400 talenta muda dari 16 provinsi se-Indonesia.

Baca Juga: Saat Semangat Bung Karno dan Bung Tomo Menyatu di Final Soekarno Cup 2026

Gelaran kompetisi dijadwalkan berlangsung pada 10–24 Agustus 2026 yang tersebar di tiga daerah di Jawa Timur, yakni Surabaya, Gresik, dan Bangkalan.

Tak sekadar menjadi juru bicara, Yusuf dan Anang juga memegang peran vital untuk memantau langsung jalannya pertandingan guna memilih man of the match di setiap laga.

Juru Bicara Soekarno Cup, Anang Ma'ruf mengungkapkan, keterlibatannya didasari atas kepedulian terhadap fondasi pembinaan sepak bola sejak dini.

Pemilik 31 caps bersama Timnas Indonesia itu menilai banyak anak daerah yang belum mendapatkan panggung di kompetisi resmi.

Baca Juga: Naikkan Standar Kompetisi, Soekarno Cup 2026 Gunakan Wasit Liga 1 dan Teknologi VAR

"Saya percaya pembinaan usia muda adalah investasi terbesar bagi masa depan sepak bola Indonesia. Masih banyak anak-anak bertalenta di pelosok-pelosok Tanah Air yang membutuhkan kesempatan untuk tampil dan berkembang. Soekarno Cup menjadi wadah untuk itu," tegas mantan bek kanan andalan Garuda tersebut.

Senada, legenda penyerang Timnas Indonesia Yusuf Ekodono mengapresiasi aturan ketat turnamen yang hanya memperbolehkan pemain yang belum pernah tampil di Liga 1, Liga 2, Liga 3, maupun Elite Pro Academy (EPA).

"Aturan itu sangat baik karena benar-benar memberikan ruang kepada pemain yang belum pernah mendapatkan panggung. Mereka inilah yang perlu kita dorong agar kepercayaan dirinya tumbuh," jelas pahlawan peraih medali emas SEA Games 1991 tersebut.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Yusuf menegaskan, hadirnya Soekarno Cup bukan untuk menyaingi kompetisi resmi garapan federasi seperti Piala Soeratin atau EPA. Turnamen ini justru hadir sebagai pelengkap ekosistem pencarian bakat agar semakin luas.

"Soekarno Cup saling mendukung dengan kompetisi yang didorong federasi. Kami berharap, dari turnamen ini muncul talenta muda yang kelak mengenakan jersey Garuda kebanggaan Timnas Indonesia," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bikin Merinding, Begini Suara Mengerikan saat Medan Magnet Bumi Berbalik Arah

Data inti es menunjukkan kadar Berilium-10, isotop yang terbentuk dari hantaman radiasi kosmik, melonjak hingga dua kali lipat.

Aturan Baru Jalan Tol, Jangan Diabaikan Bila Tak Mau Kena Sanksi Tegas

Regulasi ini disiapkan untuk memperkuat ketentuan lama yang diatur dalam Permen PU Nomor 16 Tahun 2014.

Revitalisasi Sekolah di Jember Bawa Berkah, 5.000 Tukang dan Kuli Bangunan Ketiban Rezeki

Bagi para pekerja, kesempatan tersebut menjadi tambahan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka pun mengaku senang atas program tersebut.

Jangan Lakukan Ini pada Kendaraanmu jika Tak Mau Dipenjara

Ancaman sanksi bagi pengendara yang membandel diatur jelas dalam Pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Sederet Langkah Serius Pemkab Jember dalam Menata Pasar Tanjung

Pemkab Jember juga menjadwalkan sosialisasi skenario penataan kawasan dan trotoar kepada para pedagang sebelum kebijakan resmi diterapkan permanen di lapangan.

Maling Motor asal Sidoarjo Dibekuk Polisi Mojokerto, 3 Penadah Ikut Diamankan

Kasus ini terungkap setelah tim melakukan penyelidikan intensif dengan menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian.