Kamis, 06 Agu 2026 21:44 WIB

DPRD Surabaya Minta PLN Tak Seenaknya Sendiri Padamkan Listrik, Apalagi di Jam Sibuk

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Jun 2026 19:00 WIB
Ilustrasi pembetulan listrik oleh petugas PLN. (Dok. PLN Jatim).
Ilustrasi pembetulan listrik oleh petugas PLN. (Dok. PLN Jatim).

selalu.id -  Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko meminta PT PLN memastikan pemadaman tidak dilakukan pada jam-jam sibuk yang berpotensi mengganggu pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Politisi yang akrab disapa Cak Yebe itu menilai waktu pelaksanaan pemadaman menjadi faktor penting yang harus diperhatikan. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Polemik RM Ayam Goreng Ny Suharti Tuntas dengan Transparan dan Humanis

Menurutnya, pemadaman pada jam primer atau prime time dapat menimbulkan dampak berantai, mulai dari terganggunya pelayanan publik hingga meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap mekanisme pemberlakuan pemadaman listrik ini jangan sampai terjadi di prime time atau waktu-waktu primer. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dan jangan sampai terganggu,” kata Yona saat ditemui di DPRD Surabaya, Senin (22/6/2026).

Ia mengingatkan PLN agar memberikan perhatian khusus terhadap objek-objek vital yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, seperti kantor pelayanan publik, fasilitas umum, rumah sakit, hingga persimpangan jalan yang bergantung pada lampu lalu lintas.

Padamnya listrik di titik-titik tersebut dapat memicu gangguan yang lebih luas.

“Kalau sampai traffic light mati karena pemadaman listrik, tentu akan menimbulkan kekacauan lalu lintas dan berpotensi menyebabkan kecelakaan. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegas Yona.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tuan Rumah, DPRD Surabaya Ingin Porprov Jatim 2027 Berbasis Sportainment dan Dongkrak UMKM

Pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan pihak PLN wilayah Karangpilang terkait durasi pemadaman yang terjadi. Yona berharap gangguan kelistrikan dapat segera ditangani agar masyarakat tidak terdampak dalam waktu lama.

Selain pelayanan publik, ia juga menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik. Menurut Yona, pelaku usaha kecil menjadi kelompok yang paling rentan mengalami kerugian ketika listrik padam berjam-jam.

“Kalau listrik mati tentu ada potensi kerugian ekonomi. Pelaku usaha harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli freezer, genset, dan berbagai kebutuhan lainnya agar usaha tetap berjalan,” jelasnya.

Baca Juga: Tiga Direksi PDAM Surabaya Resmi Berganti, Berikut Namanya

Yona juga berharap PLN mempertimbangkan jadwal pemadaman saat berlangsungnya siaran langsung ajang olahraga internasional yang banyak disaksikan masyarakat melalui kegiatan nonton bareng (nobar).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang interaksi sosial yang positif di tengah masyarakat.

“Kami berharap PLN tidak mematikan listrik pada saat ada siaran langsung pertandingan sepak bola dunia. Saat ini masyarakat juga membutuhkan hiburan dan ruang berkumpul yang positif,” tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

60 Remaja di Sidoarjo Idap HIV: Tujuh Meninggal, 53 Berjuang Hidup

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina meminta masyarakat tidak merespons angka ini dengan kepanikan.

Tekan Penularan HIV pada Remaja, Pemkab Sidoarjo Geser Fokus ke Edukasi dan Promotif

Guna membendung penularan vertikal ini, layanan skrining berdasarkan siklus hidup terus diperkuat, termasuk lewat program triple eliminasi.

Bahan Baku Tisu PT SPS di Sukoanyar Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Pemadaman Dikerahkan

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi mengatakan awal mula kebakaran pabrik produksi tisu itu dari lahan tebu lalu merembet ke area bahan baku tisu.

Propam Polres Jember Sidak Samsat dr Soebandi, Pastikan Bebas Pungli dan Calo

Suwito menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari program pengawasan Waspada Pungli (WDP) untuk memberikan kepastian hukum dan kenyamanan bagi masyarakat.

Ombudsman RI Puji Pelayanan MPP Mini Tanggul Jember, Tetap Cepat dan Solutif Meski Jam Rawan

Apresiasi tersebut disampaikan Rahmadi usai melakukan inspeksi mendadak sekaligus melihat langsung aktivitas pelayanan publik di lokasi.

BPBD Jatim Terjunkan Drone Water Spray dan Truk Air Padamkan Kebakaran Bromo

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jatim, luas area sementara yang terdampak kebakaran mencapai kurang lebih sekitar 70 hektare.