Selasa, 04 Agu 2026 14:12 WIB

DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 04 Agu 2026 12:54 WIB
Ketua Pansus Pengendalian dan Penanggulangan Banjir DPRD Surabaya, Sukadar. (Foto: Ade/selalu.id).
Ketua Pansus Pengendalian dan Penanggulangan Banjir DPRD Surabaya, Sukadar. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - DPRD Surabaya menyoroti pola penanganan saluran air yang selama ini dinilai terlalu bergantung pada laporan warga. 

Panitia Khusus (Pansus) Pengendalian dan Penanggulangan Banjir meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola tersebut dengan melakukan normalisasi saluran secara berkala tanpa menunggu adanya keluhan dari masyarakat.

Baca Juga: Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

Ketua Pansus Pengendalian dan Penanggulangan Banjir DPRD Surabaya, Sukadar, mengatakan sedimentasi di saluran air tidak bisa ditangani secara insidental. Menurutnya, pengerukan harus dilakukan secara rutin agar kapasitas saluran tetap terjaga.

“Normalisasi tidak boleh menunggu permintaan masyarakat. Kalau menunggu laporan terus, sedimentasi akan semakin tebal dan kapasitas saluran terus berkurang,” jelasnya, Selasa (4/82026).

Pansus mengusulkan agar normalisasi dilakukan secara menyeluruh setiap tiga tahun sekali. Skema itu dinilai mampu membuat seluruh wilayah Surabaya mendapatkan penanganan secara bergilir dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, DPRD juga mendorong penyediaan peralatan normalisasi di seluruh kelurahan. Selama ini, proses pengerukan kerap terhambat karena alat harus dipindahkan dari satu wilayah ke wilayah lain.

Sukadar menilai kondisi tersebut membuat penanganan saluran berjalan lambat, terutama ketika muncul kebutuhan mendesak di lingkungan permukiman.

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

“Kalau kita ingin melakukan normalisasi di seluruh Surabaya, alatnya tidak boleh hanya berada di satu lokasi. Selama ini alat harus bergantian dipindahkan sehingga permintaan masyarakat sering kali harus menunggu,” katanya.

Sukadar menyatakan bahwa kebutuhan anggaran untuk pengadaan peralatan di 153 kelurahan diperkirakan mencapai sekitar Rp1,4 miliar. Angka tersebut mencakup pengadaan peralatan ringan, seperti jack hammer, cangkul, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Sementara itu, alat berat seperti ekskavator mini diusulkan untuk ditempatkan di tingkat kecamatan agar penggunaannya lebih efektif.

Baca Juga: Viral Isu Bocah 5 Tahun Dieksploitasi Ayah Kandung di Surabaya, Ini Penjelasan Pemkot

Pansus menilai langkah tersebut akan mengubah pola pengendalian banjir di Surabaya dari sistem reaktif menjadi sistem pencegahan yang lebih terukur.

Selain mengandalkan pemerintah, Sukadar juga meminta masyarakat ikut menjaga kondisi saluran melalui kegiatan kerja bakti secara berkala.

“Kami ingin ada timeline yang jelas. Tiga tahun sekali dilakukan normalisasi besar di seluruh Surabaya. Setelah selesai satu siklus, program kembali dimulai dari awal sehingga kegiatan ini berlangsung terus-menerus,” pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kejati Jatim Lelang Mobil, Motor hingga Tanah di Mojokerto, Berikut Tanggal Dibuka dan Syaratnya

Kajati Jatim Abdul Qohar menjamin proses lelang transparansi dan masyarakat tak kuatir lantaran semua proses menggunakan sistem elektronik yang canggih.

Bidik Investasi Baru, SIER Promosikan Kawasan Industri kepada 100 Investor Taiwan

Di hadapan para investor, Jefri memperkenalkan berbagai fasilitas dan layanan yang telah dikembangkan SIER untuk mendukung kebutuhan industri modern.

TPK Bagendang Edukasi Bahaya Blind Spot dan Salurkan APD untuk Pekerja Pelabuhan

Selain edukasi, penyerahan 30 paket APD ini adalah bentuk komitmen nyata dan kepedulian perusahaan dalam memberikan perlindungan maksimal. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Bikin Senyum Mama, Berikut Rincian Lengkap Harga 0,5 hingga 100 Gram

Kondisi ini menambah tren baik harga emas Antam Logam Mulia yang sempat turun beberapa hari terakhir.

Mengenal Filza Isnaini, Guru SMPN 9 Jember yang Masuk 31 Terbaik Nasional

Yang membuat pencapaian tersebut semakin istimewa, Filza menjadi satu-satunya guru dari Kabupaten Jember yang berhasil lolos dalam program tersebut.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Semua Bintang Lagi Amazing, Siapkan Rencana untuk Tancap Gas

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta.  Semua diulas lengkap hari ini.