Rabu, 17 Jun 2026 23:15 WIB

Bentrok Mencekam di Kalijudan Surabaya: Satu Tewas, 2 Terluka

Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).

selalu.id - Konvoi diduga dari kelompok pesilat di Jalan Ir Soekarno (Merr), Surabaya pada Rabu (17/5/2026) dini hari berakhir bentrok. Tiga orang dikabarkan menjadi korban dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Informasi yang dihimpun selalu.id, peristiwa bermula dari adanya konvoi diduga dari kelompok pesilat yang merayakan malam pengesahan warga baru yang berlangsung di Kenjeran. 

Baca Juga: Insiden Proyek Maut Margorejo Surabaya, DPRD Jatim Desak Evaluasi Keamanan

Kelompok orang yang diduga dari perguruan silat lain kemudian melakukan provokasi kepada kelompok konvoi. Saat dikejar, kelompok yang memprovokasi malah lari ke arah perkampungan Kalijudan.

“Tadi saya tidur. Terus kebangun karena ramai-ramai. Saya keluar kok sudah ada bentrok. Ada yang bawa senjata tajam dan balok-balok kayu besar gitu mas,” kata Putri, warga Kalijudan.

Ia menyebut ada satu korban meninggal dunia dan dua korban luka-luka akibat bentrok tersebut. 

Korban meninggal dunia disebut dari kelompok silat yang diduga terkena senjata tajam. Sementara dua orang korban luka berasal dari warga Kalijudan yang berupaya untuk menghalau bentrok.

Baca Juga: Kejari Surabaya Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi di RSUD dr Soetomo

“Informasinya ada yang meninggal dunia satu orang dari kelompok silat. Tapi itu bukan warga sini. Lainnya ada dua warga jadi korban,” sebut Putri.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto. Ia menyatakan saat ini kejadian tersebut tengah dalam penyelidikan. 

“Saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang. Tentunya dalam waktu yang cepat akan kita ungkap siapa pelakunya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Demo Mahasiswa di Surabaya: Usai Seruan Reformasi, Eh Langsung Bubar

Edy mengaku bahwa pihaknya juga telah mengumpulkan bukti-bukti petunjuk terkait kasus tersebut. 

Ditanya terkait apakah peristiwa tersebut merupakan bentrok antar warga dengan kelompok silat, Edy masih enggan menyimpulkannya. Namun ia membenarkan adanya satu orang korban meninggal dunia. 

“Ini masih diselidiki supaya terang peristiwanya, baru nanti kita simpulkan,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kios Tambal Ban di Sidoarjo Terbakar, Uang Rp70 Juta hingga Motor Ludes

Pemilik kios, Arief, memperkirakan nilai kerugian dari kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp300 juta. 

Pemkab Probolinggo Kucurkan Hadiah Rp1,08 Miliar bagi Atlet Berprestasi di Porprov Jatim

Pemberian reward ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas perjuangan dan kerja keras para atlet selama menjalani proses latihan hingga meraih prestasi.

Surabaya Marathon 2026 Siap Digelar, Berhadiah Rp800 Juta hingga Diskon Belanja

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan bahwa ajang ini menjadi momentum kebangkitan sport tourism di Kota Pahlawan setelah sempat vakum akibat pandemi.

Terapkan Taxmon, Cara Pemkab Sidoarjo Awasi Transaksi Usaha agar tak Bocor

Langkah tersebut terus dipercepat seiring target pemasangan Taxmon yang ditetapkan mencapai 454 titik pada akhir Juli 2026. 

Isak Tangis Pecah saat Penyambutan Kepulangan 222 Jemaah Haji Mojokerto

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah haji dalam keadaan sehat dan utuh.

Wali Kota Eri Ancam Copot Kadis hingga Pimpro Proyek Maut di Margorejo Surabaya

Eri memberi waktu hingga besok pada Kepala DSDABM dan pimpinan proyek (pimpro) dan kontraktor untuk evaluasi menyeluruh pada sistem keamanan proyek.