Minggu, 02 Agu 2026 01:01 WIB

Bentrok Mencekam di Kalijudan Surabaya: Satu Tewas, 2 Terluka

Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).
Ilustrasi pengeroyokan. (Dok. Freepik).

selalu.id - Konvoi diduga dari kelompok pesilat di Jalan Ir Soekarno (Merr), Surabaya pada Rabu (17/5/2026) dini hari berakhir bentrok. Tiga orang dikabarkan menjadi korban dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Informasi yang dihimpun selalu.id, peristiwa bermula dari adanya konvoi diduga dari kelompok pesilat yang merayakan malam pengesahan warga baru yang berlangsung di Kenjeran. 

Baca Juga: 2 Oknum Petugas DLH Surabaya Peras Pedagang di Kawasan Tugu Pahlawan, Ini Tampangnya

Kelompok orang yang diduga dari perguruan silat lain kemudian melakukan provokasi kepada kelompok konvoi. Saat dikejar, kelompok yang memprovokasi malah lari ke arah perkampungan Kalijudan.

“Tadi saya tidur. Terus kebangun karena ramai-ramai. Saya keluar kok sudah ada bentrok. Ada yang bawa senjata tajam dan balok-balok kayu besar gitu mas,” kata Putri, warga Kalijudan.

Ia menyebut ada satu korban meninggal dunia dan dua korban luka-luka akibat bentrok tersebut. 

Korban meninggal dunia disebut dari kelompok silat yang diduga terkena senjata tajam. Sementara dua orang korban luka berasal dari warga Kalijudan yang berupaya untuk menghalau bentrok.

Baca Juga: Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Transparan di Sektor Energi, PGN Gandeng Kejati Jatim

“Informasinya ada yang meninggal dunia satu orang dari kelompok silat. Tapi itu bukan warga sini. Lainnya ada dua warga jadi korban,” sebut Putri.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto. Ia menyatakan saat ini kejadian tersebut tengah dalam penyelidikan. 

“Saat ini penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang. Tentunya dalam waktu yang cepat akan kita ungkap siapa pelakunya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Rabu (17/6/2026).

Baca Juga: Soal Polemik Pajak, Manajemen Rumah Makan AG Ny Suharti Surabaya Tegaskan Kooperatif

Edy mengaku bahwa pihaknya juga telah mengumpulkan bukti-bukti petunjuk terkait kasus tersebut. 

Ditanya terkait apakah peristiwa tersebut merupakan bentrok antar warga dengan kelompok silat, Edy masih enggan menyimpulkannya. Namun ia membenarkan adanya satu orang korban meninggal dunia. 

“Ini masih diselidiki supaya terang peristiwanya, baru nanti kita simpulkan,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Eks Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono Divonis 10 Tahun dalam Kasus Korupsi Dindik Jatim

Majelis menyatakan Hudiyono terbukti turut serta dalam perbuatan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara bersama mantan Kadispendik Jawa Timur dan Jimmy.

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Anggota PSHT di Ambyar Superclub Surabaya

Polrestabes Surabaya berkomitmen memproses seluruh pihak yang terbukti terlibat dalam tindak pidana tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Urgent! Balita Sakit Anemia Berat di Mojokerto Butuh Bantuan Donor Darah O Bombay Rhesus Positif

Saat ini, bayi yang berusia 2 tahun 3 bulan itu tengah dirawat di RS Sido Waras, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Membutuhkan bantuan segera.

Bukan Sekadar Jeruk: Cerita dari Bantaran Sungai Balongcangkring Mojokerto yang Menghidupi Sekolah

Di bawah kepemimpinan Eko Darsono, 200 pohon jeruk Siam Madu ditanam di atas lahan bantaran seluas sekitar 10 hektare. Hasilnya, untuk kebutuhan SPPG.

Pelindo Regional 3 dan Kejati Jatim Sepakati Optimalisasi Tata Kelola Perusahaan

Perjanjian Kerja Sama (PKS) kali ini juga memperkuat aspek pemulihan aset sebagai bagian penting dalam menjaga aset strategis negara.

APBD Sidoarjo 2025 Surplus Rp61,7 Miliar, DPRD Minta Percepatan Penyerapan Belanja

Namun di balik capaian tersebut, DPRD Sidoarjo tetap memberikan sejumlah catatan evaluatif, terutama terkait optimalisasi penyerapan belanja daerah.