Selasa, 16 Jun 2026 01:41 WIB

Mahasiswa hingga Dosen Surabaya Minta Militer Kembali ke Barak, HAM juga Disorot

Masyarakat Surabaya saat demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).
Masyarakat Surabaya saat demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Masyarakat Surabaya yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Surabaya, yang terdiri dari mahasiswa,dosen dan buruh menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (15/6/2026).

Puluhan massa itu membawa poster agar militer kembali ke barak. Selain itu juga dibentangkan berbagai poster lainnya yang dijadikan media dalam menyuarakan aspirasinya.   

Baca Juga: Komitmen HGI dalam Majukan Domino Lewat Piala Wali Kota Surabaya

Dalam orasinya, massa meminta pemerintah agar militer ataupun polri tidak masuk pada ranah politik agar tidak terjadi pemerintahan yang anti kritik.

"Kalau militer masuk pada ranah politik akan terjadi pemerintahan yang anti kritik. Tentara yang bertugas di bawah komando, kembalikan ke barak dan menjalankan fungsinya sebagai pertahanan," ungkap salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Bakal Bawa Tuntutan Mahasiswa ke Pusat

Massa juga menyoroti masih terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh pihak-pihak terhadap masyarakat yang meenyuarakan kebijakan jalannya pemerintahan yang dinilai tidak demokrasi.

"Hingga saat ini masih terjadi pembungkaman kepada masyarakat yang menyuarakan atas kebijakan yang dilakukan pemerintah. Bahkan terjadi pelanggaran HAM berat di masa lalu yang sampai sekarang belum diselesaikan secara hukum," tambahnya.

Baca Juga: Penampakan Alat Kontrasepsi yang Disediakan Terapis Gion Spa Surabaya

Ichsan Aditya, Kordinator Lapangan menjelaskan bahwa saat ini Indonesia dalam darurat. Oleh karena itu pihaknya akan terus menyuarakan aspirasi untuk merespon agar pemerintahan kedepannya dapat berjalan lebih baik .

"Tentunya ini bagian respon kami. Sebagai rakyat melalui gerakan Surabaya tentunya kita harapkan bisa ada aksi kedepannya yang lebih masif lagi. Mungkin aksi sebagai pembuka, dan untuk aksi-aksi selanjutnya yang lebih masif lagi," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pura-pura Beli Alat Tulis, Pasutri di Mojokerto Bawa Kabur Motor Vario

Pencurian ini telah dilaporkan ke polisi, dan saat ini tengah dilakukan serangkaian penyelidikan lebih lanjut.

PORKAB Sidoarjo 2026 Resmi Dibuka, Begini Pesan Khusus Wabup Mimik

Mimik menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap atlet-atlet potensial agar prestasi olahraga Sidoarjo terus meningkat.

Ini Isi Tuntutan Mahasiswa saat Demo di DPRD Surabaya

Mahasiswa juga meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penggunaan APBN dan menekan pemborosan belanja negara.

Desak Evaluasi Program MBG, Ratusan Mahasiswa Gelar Demonstrasi di Gedung DPRD Surabaya

Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan terkait kebijakan nasional, mulai dari harga BBM hingga tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hindari Tengah Kota Surabaya, Ada Demo Depan Grahadi Hari Ini

Ikhsan berharap demonstrasi tersebut dapat meningkatkan kepedulian publik terhadap berbagai persoalan sosial dan ekonomi yang sedang terjadi.

Kabar Gembira, Program Bayi Tabung Kini Hadir di Mojokerto

Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat permudah akses masyarakat terhadap teknologi reproduksi modern sekaligus mendukung pemerataan layanan kesehatan.