Selasa, 15 Sep 2026 21:05 WIB

Mahasiswa hingga Dosen Surabaya Minta Militer Kembali ke Barak, HAM juga Disorot

Masyarakat Surabaya saat demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).
Masyarakat Surabaya saat demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Masyarakat Surabaya yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Surabaya, yang terdiri dari mahasiswa,dosen dan buruh menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (15/6/2026).

Puluhan massa itu membawa poster agar militer kembali ke barak. Selain itu juga dibentangkan berbagai poster lainnya yang dijadikan media dalam menyuarakan aspirasinya.   

Baca Juga: Menangkap Cahaya Rindu: Cerita di Balik 100 Mahakarya Lukisan SBY di Surabaya

Dalam orasinya, massa meminta pemerintah agar militer ataupun polri tidak masuk pada ranah politik agar tidak terjadi pemerintahan yang anti kritik.

"Kalau militer masuk pada ranah politik akan terjadi pemerintahan yang anti kritik. Tentara yang bertugas di bawah komando, kembalikan ke barak dan menjalankan fungsinya sebagai pertahanan," ungkap salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Baca Juga: Penyakit ISPA di Surabaya Melonjak, DPRD Ingatkan Demam Tinggi Anak Bisa jadi Sinyal DBD

Massa juga menyoroti masih terjadinya pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilakukan oleh pihak-pihak terhadap masyarakat yang meenyuarakan kebijakan jalannya pemerintahan yang dinilai tidak demokrasi.

"Hingga saat ini masih terjadi pembungkaman kepada masyarakat yang menyuarakan atas kebijakan yang dilakukan pemerintah. Bahkan terjadi pelanggaran HAM berat di masa lalu yang sampai sekarang belum diselesaikan secara hukum," tambahnya.

Baca Juga: Diduga Ditemukan Larva di Dalam Jeruk MBG, Dinkes Surabaya Soroti SLHS SPPG

Ichsan Aditya, Kordinator Lapangan menjelaskan bahwa saat ini Indonesia dalam darurat. Oleh karena itu pihaknya akan terus menyuarakan aspirasi untuk merespon agar pemerintahan kedepannya dapat berjalan lebih baik .

"Tentunya ini bagian respon kami. Sebagai rakyat melalui gerakan Surabaya tentunya kita harapkan bisa ada aksi kedepannya yang lebih masif lagi. Mungkin aksi sebagai pembuka, dan untuk aksi-aksi selanjutnya yang lebih masif lagi," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

SBY Buka-bukaan Soal Isu Politik Praktis di Surabaya, Jawab Begini

Hal tersebut disampaikan SBY di tengah kesibukannya menggelar pameran karya seni lukis di Voza Tower Surabaya, Selasa (15/9/2026).

Bikin Geger, Kakek di Mojokerto Terjepit Tembok Selama 1 Jam Jelang Magrib

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan memakan waktu hingga satu jam. Warga terpaksa membongkar dinding bata ringan yang masih dalam tahap pembangunan itu.

Pansus DPRD Surabaya Bidik Pekerja Kebersihan Kampung Masuk BPJS Ketenagakerjaan

Kelompok ini dinilai masuk kategori pekerja rentan karena berpenghasilan rendah dan memiliki risiko kerja yang tinggi.

KPAI Desak Transparansi Manifes Kapal Virgo Transport 8, Keselamatan Anak jadi Prioritas

KPAI menilai, kepastian identitas serta manifes yang akurat bukan sekadar urusan administrasi, melainkan hak mendasar bagi keluarga korban.

Cara Cek Desil Bansos Melalui HP Pakai NIK, Bisa juga Perbarui Data

Warga juga bisa datang langsung ke kantor desa atau kelurahan setempat untuk mengajukan pembaruan data DTSEN.

Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

Nanang mengatakan bahwa keberanian warga untuk melapor sangat krusial guna memutus rantai intimidasi dan trauma yang dialami korban.