Jumat, 24 Jul 2026 19:05 WIB

Usut Dugaan Korupsi Pabrik Gula Asembagus, Bareskrim Geledah 4 Lokasi di Jatim

Kepala Bagian Operasi Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi dan tim saat penggeledahan di Surabaya.(Foto: Dony/selalu.id).
Kepala Bagian Operasi Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi dan tim saat penggeledahan di Surabaya.(Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Tim Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipidkor) Bareskrim Polri menggeledah sejumlah lokasi di Surabaya, Gresik, dan Jakarta mengusut dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Pabrik Gula Asembagus, Jawa Timur.

Penggeledahan itu dipimpin langsung Kepala Bagian Operasi Kortastipidkor Polri, Kombes Pol Ahmad Yusuf Afandi.

Baca Juga: Polri Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, 287 WNA dan 4 WNI jadi Tersangka

“Kami sengaja melaksanakan penggeledahan di Surabaya hari ini. Ada dua lokasi yang kami geledah, yakni kantor PT Multinas dan kediaman direktur utama perusahaan tersebut,” kata Yusuf, Selasa (9/6/2026).

Selain dua lokasi di Surabaya, tim juga melakukan penggeledahan di Kantor PT Barata Indonesia yang berlokasi di Gresik, serta kantor PT Wijaya Karya di Jakarta. Keempat perusahaan tersebut diduga terlibat dalam pelaksanaan proyek pembangunan pabrik gula itu.

Yusuf menyebut, penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan serta menemukan bukti-bukti yang relevan untuk dianalisis dan diperiksa secara mendalam oleh tim penyidik.

Baca Juga: Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Hal ini bertujuan untuk menentukan pihak-pihak mana saja yang dapat dimintai pertanggungjawaban secara pidana atas dugaan penyimpangan yang terjadi.

“Kami melakukan penggeledahan dan penyitaan untuk mendapatkan dokumen penting serta barang bukti lainnya. Dari keempat lokasi tersebut, kami berhasil mengamankan sekitar 33 kotak berisi dokumen dan barang bukti yang berkaitan langsung dengan kasus ini,” jelasnya.

Dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Pabrik Gula Asembagus ini diduga menimbulkan kerugian keuangan negara yang cukup besar.

Baca Juga: Diduga jadi Bos Narkoba, Petinggi Geng Motor Hells Angels Australia Ditangkap di Bali

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai kerugian negara yang diperkirakan mencapai Rp645 miliar.

"Hingga saat ini, seluruh dokumen dan barang bukti yang disita sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik terus mendalami peran masing-masing pihak yang terlibat untuk memastikan proses hukum berjalan transparan dan akuntabel," tegas Yusuf.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lapak Barang Bekas di Kaliwaron Digerebek, Temukan Kursi Besi Berlogo Pemkot Surabaya

Dalam temuan ini, seorang yang diduga sebagai pemilik lapak turut dibawa ke Polsek Gubeng untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Makam Keputih Surabaya Bakal Diterapkan Parkir Non-Tunai dan Sistem Gate Ber-CCTV

Langkah ini diambil setelah banyaknya laporan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan atau terlalu mahal.

Sidoarjo Sandang Status Kabupaten STBM 5 Pilar, Jadi yang ke-5 di Jawa Timur

Predikat itu diperoleh setelah tim verifikasi lapangan Kementerian Kesehatan melakukan penilaian di 12 desa dan kelurahan yang tersebar di enam kecamatan.

Harga Emas Antam Hari Ini: Turun Drastis Bosku, Mama Pasti Marah Ini

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Awas Ada Orang Licik Suka Menghasut, Tapi Kebaikan juga Datang

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan. Meski begitu tetap waspada.

FKPPH Jatim Tebar Semangat Kepedulian Lingkungan Lewat Aksi Tanam Mangrove

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Anniversary FKPPH Ke-39 yang mengusung tema "39 Tahun Mengabdi, Berkarya Sepenuh Hati".