Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya
- Penulis : Dony Maulana
- | Jumat, 05 Jun 2026 20:20 WIB
selalu.id - Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M terus berlangsung secara tertib dan lancar di Asrama Haji Kelas I Surabaya.
Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya per 4 Juni 2026, sebanyak 5.684 jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Surabaya atau sekitar 13 persen dari total jemaah dan petugas yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
Baca Juga: 2 Jemaah Haji Probolinggo Masih Tertahan di Arab Saudi, Ini Identitas dan Penyebabnya
Jumlah tersebut merupakan akumulasi kepulangan jemaah dan petugas hingga Kloter 15, terdiri atas 5.579 jamaah, 25 Petugas Haji Daerah (PHD), 20 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), serta 60 petugas kloter dan petugas pendukung lainnya.
Secara keseluruhan, Embarkasi Surabaya memberangkatkan 44.000 jemaah dan petugas pada musim haji 1447 H/2026 M yang berasal dari Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam menyampaikan bahwa proses pemulangan jemaah berjalan sesuai prosedur dengan dukungan seluruh unsur pelayanan yang bertugas di Asrama Haji Surabaya.
“Alhamdulillah, operasional debarkasi hingga Kloter 15 berjalan dengan lancar. Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan memperoleh layanan yang optimal setelah menunaikan ibadah haji,” kata Anam, Jumat (5/6/2026).
Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), tercatat 10 kloter tiba tepat waktu, sementara 5 kloter mengalami keterlambatan, dan tidak terdapat penerbangan yang datang lebih awal dari jadwal.
Baca Juga: Corridor Gate, Layanan Baru Dirjen Imigrasi dalam Permudah Kepulangan Jemaah Haji Indonesia
Dalam proses debarkasi, PPIH juga mencatat 17 mutasi keluar, yang terdiri atas 8 jemaah wafat di Arab Saudi, 4 jemaah sakit di Arab Saudi, serta 5 kursi kosong (seat kosong).
Sementara itu, terdapat 1 mutasi masuk dari kategori jemaah yang telah memiliki kloter sebelumnya.
PPIH Debarkasi Surabaya juga menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jemaah asal Kota Malang yang tercatat dalam proses debarkasi.
Mereka di antaranya Hery Widianto (69), Kloter 12, wafat di bandara, Wayan Rohani Suwasti (63), Kloter 12, wafat saat menjalani perawatan di RS Haji.
Baca Juga: Update Haji Jatim: 13 Jemaah Meninggal, 10 Masih Tertunda Berangkat
“Kami turut berduka cita atas wafatnya jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” tutur Anam.
Hingga laporan ini diterbitkan, masih terdapat tiga jemaah yang belum dapat dipulangkan karena menjalani perawatan medis di Arab Saudi, di antaranya Mohammad Dzikri Muiz (65), Kabupaten Probolinggo, Kloter 4, dirawat di RS Jeddah karena kanker, Siti Mutmainah Asari (64), Kota Malang, Kloter 14, dirawat di RS Bandara Taif, dan Matory Ahmad Jalil (78), Kota Malang, Kloter 14, dirawat di RS King Faisal karena sesak napas.
PPIH Debarkasi Surabaya memastikan koordinasi dengan otoritas kesehatan dan petugas haji di Arab Saudi terus dilakukan untuk memantau kondisi jamaah yang masih menjalani perawatan tersebut.
PPIH Debarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik selama proses pemulangan jamaah haji hingga seluruh kloter kembali ke Tanah Air dengan selamat.
Editor : Zein Muhammad