Kamis, 03 Sep 2026 11:27 WIB

Pemkab Sidoarjo Raih Predikat AA dari ANRI, Nilainya Capai 90,84 

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 21 Mei 2026 14:04 WIB
Prosesi penyerahan di Gedung ANRI, Jakarta. (Dok.Diskominfo Sidoarjo)
Prosesi penyerahan di Gedung ANRI, Jakarta. (Dok.Diskominfo Sidoarjo)

selalu.id - Tata kelola arsip Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Pemkab Sidoarjo berhasil meraih predikat AA dengan nilai 90,84 atau kategori sangat memuaskan dalam pengawasan kearsipan tahun 2025 yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Sidoarjo, Subandi, dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan dan Anugerah Kearsipan Tahun 2026 yang digelar di Gedung ANRI, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Subandi didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan.

Baca Juga: APBD Sidoarjo 2027 Naik jadi Rp5,15 T, Fokus Perbaiki Infrastruktur dan Kesehatan

Predikat AA menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu daerah dengan sistem pengelolaan arsip terbaik secara nasional. Penilaian itu merujuk pada implementasi Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Kearsipan.

Menurut Subandi, capaian tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola administrasi pemerintahan di lingkungan Pemkab Sidoarjo berjalan tertib dan sesuai standar.

“Alhamdulillah, seluruh OPD, camat, pemerintah desa, hingga sekolah dari TK, SD, sampai SMP negeri maupun swasta telah menerapkan pengelolaan kearsipan sesuai ketentuan,” ujar Bupati Subandi.

Baca Juga: Air Mata Syukur Mbah Sapekyah, Rumahnya yang Ludes Terbakar Segera Diperbaiki Pemkab Sidoarjo

Ia menilai pengelolaan arsip bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Karena itu, sistem kearsipan yang tertata harus terus diperkuat hingga ke seluruh lini pelayanan publik.

Subandi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo yang dinilai konsisten mendorong budaya tertib arsip di lingkungan pemerintahan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan, menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya tertib arsip mulai terbentuk secara konsisten di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Baca Juga: KDMP Ngingas Didorong jadi Pusat Ekonomi Desa, Akses Jalan Mulai Ditata

“Kami tidak ingin berhenti di predikat AA. Fokus kami menjaga konsistensi, memperluas digitalisasi, dan memastikan seluruh unit kerja benar-benar tertib arsip,” tambahnya.

Di sisi lain, penghargaan dari ANRI tersebut juga dinilai menjadi modal penting bagi Pemkab Sidoarjo dalam memperkuat reformasi birokrasi berbasis pelayanan publik. Sistem arsip yang tertib dianggap mampu mendukung efektivitas pemerintahan sekaligus mempermudah akuntabilitas kebijakan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.