Rabu, 08 Jul 2026 08:13 WIB

Jaga Kesehatan Hewan Kurban Jelang Iduladha, Begini Kolaborasi SPTP dan Pemkot Surabaya

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra bersama jajaran direksi dan Pemkot Surabaya saat meninjau hewan kurban jelang Iduladha 1447 H. (Dok. Pelindo Terminal Petikemas)
Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra bersama jajaran direksi dan Pemkot Surabaya saat meninjau hewan kurban jelang Iduladha 1447 H. (Dok. Pelindo Terminal Petikemas)

selalu.id - PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah melalui dukungan teknis dan operasional pemeriksaan di sejumlah lapak penjualan ternak di Kota Surabaya.

Kegiatan pengawasan berlangsung mulai 18 hingga 26 Mei 2026 dan dilaksanakan di berbagai titik penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Surabaya. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari relawan perguruan tinggi dan akademisi, Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma), hingga Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Kolaborasi, Ajak Anak Kenal Pelabuhan

Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, aman, dan layak konsumsi bagi masyarakat menjelang Iduladha.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi sosial perusahaan sekaligus upaya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan kurban.

“Kami tergerak untuk bisa mengedukasi masyarakat bahwa berkurban itu tidak hanya hewannya memenuhi syarat sah, tetapi juga harus dipastikan benar-benar sehat dan layak untuk dikonsumsi. Hewan yang sehat perlu diverifikasi dengan baik melalui pemeriksaan yang sesuai,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pelindo Terminal Petikemas ingin terus menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung aspek kesehatan dan keamanan pangan.

“Melanjutkan program tahun sebelumnya, Pelindo Terminal Petikemas juga telah menginisiasi program Juru Sembelih Halal bersertifikasi. Tahun ini kami memperkuat fokus pada pengawasan kesehatan hewan kurban bersama DKPP Kota Surabaya dan seluruh pihak terkait,” tambahnya.

Baca Juga: Perkuat Daya Saing Global, PT Terminal Petikemas Surabaya Dukung Logistik Multimoda dan Transhipment

Pada momentum Iduladha tahun ini, Pelindo Terminal Petikemas juga menyalurkan sebanyak 150 hewan kurban ke berbagai wilayah kerja perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi sosial kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara menyeluruh di seluruh kecamatan di Kota Surabaya dengan melibatkan ratusan tenaga medis hewan.

“Kami melakukan pengawasan di 31 kecamatan dengan melibatkan sekitar 190 tenaga medis hewan. Sampai Selasa ini sudah dilakukan pemeriksaan di 61 lapak penjualan hewan kurban dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah hingga lebih dari 100 lapak,” katanya.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan secara administratif maupun pemeriksaan kesehatan fisik hewan oleh petugas dan dokter hewan.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan di Kalteng, TPK Bagendang Perkuat Operasional dan Budaya K3

“Pemeriksaan meliputi pengecekan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal, pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan, hingga pemantauan kondisi hewan secara langsung untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Selain pengawasan di tingkat lapak penjualan, pengendalian kesehatan hewan juga dilakukan sejak dari daerah asal ternak. Kepala Balai Besar Veteriner Farma (Pusvetma) Kementerian Pertanian di Surabaya, Edy Budi Susila, memastikan pengawasan kesehatan hewan telah dilakukan melalui program vaksinasi dan pengendalian penyakit hewan menular strategis.

“Kita memastikan bahwa ternak yang dilalulintaskan itu sudah memenuhi persyaratan. Jadi ternak yang masuk ke sini sudah tervaksin terhadap penyakit LSD, PMK, dan beberapa penyakit strategis lainnya sehingga dipastikan ternak dalam kondisi sehat,” tutupnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Proses memasak dan mengaduk adonan di atas wajan dengan api kecil berlangsung terus-menerus selama kurang lebih empat jam.

Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Bagian bamper depan kiri truk menyenggol bagian belakang motor. Korban kemudian terjatuh dan kepala korban terlindas ban belakang truk itu.

Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Menurut sang ibu, putrinya yang berusia 18 tahun itu mengalami depresi dan tekanan psikologis sejak kasus tersebut terungkap.

SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Berdasarkan laporan keuangan, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp10,63 triliun, sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp10,55 triliun.

KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Kota Mojokerto bersama Kabupaten Bojonegoro jadi dua pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur yang memperoleh nilai sempurna (100 persen) di Triwulan II 2026.

440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

“Kalau hanya Kota Surabaya yang bekerja tentu tidak cukup. Pemerintah pusat juga harus menjalankan kewenangannya,” kata Hidayat.