Kamis, 03 Sep 2026 11:17 WIB

SPPG Baru di Mojokerto Diresmikan, Ning Ita Ingatkan Pentingnya Kualitas Operasional

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat potong pita peresmian SPPG. (Dok. Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat potong pita peresmian SPPG. (Dok. Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (14/5/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan pentingnya standar kelayakan operasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Mojokerto.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Menurutnya, program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Dalam rangka menjamin agar makan bergizi gratis ini bisa terlaksana sesuai niat baik Bapak Presiden untuk menyehatkan anak-anak Indonesia dan menciptakan generasi emas, maka SPPG yang bertugas menyiapkan MBG harus memenuhi standar kelayakan operasional,” kata Ning Ita.

Ia mengapresiasi langkah SPPG Wates yang telah mengikuti arahan tim verifikasi untuk melakukan relokasi dapur agar seluruh standar operasional dapat terpenuhi secara maksimal.

Ning Ita menjelaskan, untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan jumlah SPPG di Kota Mojokerto semula 17 menjadi 28 SPPG dengan kapasitas 2.500 penerima manfaat.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

"Mari kita jaga bersama-sama dan kita awasi bersama,” tegasnya.

Ning Ita menambahkan bahwa program MBG juga ditautkan dengan berbagai program prioritas nasional lain seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program ketahanan pangan.

Menurutnya, integrasi tersebut diharapkan mampu membangun sirkular ekonomi di tingkat kelurahan dan desa.

Baca Juga: BGN Suspend SPPG Penyedia MBG yang Diduga Picu Keracunan Ratusan Santri Sidoarjo

SPPG nantinya diharapkan bersinergi dengan Koperasi Merah Putih yang akan bekerja sama dengan kelompok tani, kelompok budidaya ikan, hingga peternak lokal untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan.

“Kalau program-program ini saling bertautan, maka akan terbentuk sirkular ekonomi di masing-masing wilayah terkecil,” jelas Ning Ita.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.