Senin, 19 Okt 2026 06:02 WIB

SPPG Baru di Mojokerto Diresmikan, Ning Ita Ingatkan Pentingnya Kualitas Operasional

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat potong pita peresmian SPPG. (Dok. Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat potong pita peresmian SPPG. (Dok. Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (14/5/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita ini mengatakan pentingnya standar kelayakan operasional dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Mojokerto.

Baca Juga: Green Action, Pemuda Kota Mojokerto Tanam Pohon di Taman Bahari Mojopahit

Menurutnya, program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Dalam rangka menjamin agar makan bergizi gratis ini bisa terlaksana sesuai niat baik Bapak Presiden untuk menyehatkan anak-anak Indonesia dan menciptakan generasi emas, maka SPPG yang bertugas menyiapkan MBG harus memenuhi standar kelayakan operasional,” kata Ning Ita.

Ia mengapresiasi langkah SPPG Wates yang telah mengikuti arahan tim verifikasi untuk melakukan relokasi dapur agar seluruh standar operasional dapat terpenuhi secara maksimal.

Ning Ita menjelaskan, untuk menjaga kualitas makanan yang disajikan jumlah SPPG di Kota Mojokerto semula 17 menjadi 28 SPPG dengan kapasitas 2.500 penerima manfaat.

Baca Juga: Rekomendasi 5 Wisata Air Terjun di Mojokerto yang Cocok Buat Healing dan Bikin Betah

"Mari kita jaga bersama-sama dan kita awasi bersama,” tegasnya.

Ning Ita menambahkan bahwa program MBG juga ditautkan dengan berbagai program prioritas nasional lain seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program ketahanan pangan.

Menurutnya, integrasi tersebut diharapkan mampu membangun sirkular ekonomi di tingkat kelurahan dan desa.

Baca Juga: Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

SPPG nantinya diharapkan bersinergi dengan Koperasi Merah Putih yang akan bekerja sama dengan kelompok tani, kelompok budidaya ikan, hingga peternak lokal untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan.

“Kalau program-program ini saling bertautan, maka akan terbentuk sirkular ekonomi di masing-masing wilayah terkecil,” jelas Ning Ita.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.