Minggu, 04 Okt 2026 17:02 WIB

Daftar 3 Layanan Publik Buruk di Surabaya, Camat dan Lurahnya Disebut Kerja Seenaknya Sendiri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 30 Jun 2026 18:44 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan camat dan lurah di tiga kecamatan yang pelayanan publiknya buruk masuk dalam daftar evaluasi mutasi pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Ketiga wilayah tersebut adalah Kecamatan Sukomanunggal, Semampir, dan Sawahan. Menurut Eri, evaluasi tidak hanya menyasar camat, tetapi juga seluruh lurah di wilayah tersebut.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Bersih-bersih ASN Nakal, Ada Petugas LH hingga Lurah

"Tiga kecamatan itu sudah termasuk dengan lurah-lurahnya," kata Eri, Selasa (30/6/2026).

Pernyataan itu sekaligus menegaskan bahwa rotasi pejabat yang akan dilakukan dalam waktu dekat bukan sekadar penyegaran organisasi, melainkan bagian dari evaluasi terhadap kinerja aparatur di lapangan.

Sebelumnya, Eri mengaku geram setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) hingga dini hari dan menemukan sejumlah persoalan yang dinilai tidak segera ditangani oleh pejabat wilayah.

Di Kecamatan Sukomanunggal, ia menemukan pasar tumpah yang memicu kemacetan serta tumpukan sampah di saluran air. 

Di Kecamatan Semampir, Eri menyoroti tidak hadirnya camat dan lurah saat kemacetan parah terjadi di kawasan pasar. 

Sementara di Kecamatan Sawahan, tepatnya kawasan Blauran, ia masih mendapati parkir liar yang dibiarkan menggunakan trotoar.

Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, Standarisasi Jadi Kunci Efisiensi

Menurut Eri, camat dan lurah merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat sehingga harus siap bekerja kapan pun dibutuhkan.

"Jabatan struktural ini bukan untuk tidur nyenyak di malam hari. Kalau mau tidur nyenyak seperti juragan, ya jangan pernah jadi pejabat. Ketika mengambil jabatan ini, maka waktu, jiwa, dan pemikiran harus didedikasikan penuh untuk warga Surabaya," tegasnya.

Atas temuan tersebut, Eri telah menginstruksikan Inspektorat Kota Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap camat dan lurah di tiga kecamatan tersebut. 

Jika hasil pemeriksaan merekomendasikan pencopotan jabatan, ia mengaku tidak akan ragu mengambil tindakan.

Baca Juga: Aturan dan Peringatan Keras Wali Kota Eri untuk Hiburan Malam di Surabaya 

"Kalau rekomendasinya diturunkan atau dicopot dari jabatannya, ya langsung saya copot," tegas dia.

Selain tiga kecamatan itu, Eri mengungkapkan masih ada tiga hingga lima pejabat wilayah lainnya yang turut menjalani pemeriksaan karena tidak dapat dihubungi saat dirinya melakukan sidak.

Ia juga memastikan evaluasi terhadap seluruh pejabat struktural akan terus dilakukan secara berkala. Pejabat yang tidak mampu memenuhi target pelayanan kepada masyarakat akan dikenai sanksi, termasuk dimutasi atau dicopot dari jabatannya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Daftar Lengkap 23 Pati Naik Pangkat dan 19 Kapolda yang Berganti

Kapolri berharap seluruh pejabat yang dilantik dan menerima kenaikan pangkat bisa secepatnya beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan layani masyarakat.

Bea Cukai Probolinggo Ingatkan Warga Waspadai Rokok Ilegal dan Penipuan Siber

Selain rokok ilegal, masyarakat juga diingatkan tidak mudah percaya ketika menerima telepon atau pesan yang mengatasnamakan petugas Bea Cukai.

Kesadisan Pemuda yang Bunuh dan Bakar Pelajar SMK di Pasuruan, Bikin Istighfar

Penyidik menjerat tersangka dengan pasal berlapis, yakni Pasal 479 subsider Pasal 458 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Pemkab Sidoarjo Siapkan Area Bawa Flyover Tenggulunan-Sumokali jadi Pusat UMKM

Secara swadaya, warga turun tangan mempercantik kawasan Flyover Tenggulunan-Sumokali demi mengikis kesan kumuh akibat maraknya coretan mural liar.

Kembali Dipercaya Investor, SIER Teken Dua LoI di EJIF 2026

Penandatanganan LoI dilakukan di sela pelaksanaan EJIF 2026 yang berlangsung di Grand City Convex Surabaya yang digelar selama dua hari mulai 1-2 Oktober 2026.

Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh Paman Sendiri Gegara Kalah Judi Online 

Peristiwa bermula pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, tersangka meminta korban menjemputnya di wilayah Sukorejo.